Menu

Selasa, 02 April 2019

/
Assalammualaikum.Wr.Wb
 
www.mildaini.com_Berat Badan Ideal saat Hamil.Definisi berat badan ialah hasil olahan dari jenis makanan yang kita makan yang dikombinasi dengan berbagai kegiatan yang kita lakukan. Jika Ibu hamil dan menyusui sering mengonsumsi makanan enak berupa karbohidrat dalam jumlah minim dengan banyak daging, lemak, dan makanan manis, namun tidak mengimbanginya dengan olahraga, kalori yang berlebih tersebut akan berubah menjadi lemak tubuh. Efek jangka panjangnya, Ibu hamil dan menyusui akan mengalami kegemukan.

Sebaliknya,
Ibu hamil dan menyusui jika sangat aktif berolahraga dan memiliki aktivitas tinggi namun asupan makanan kurang, Ibu hamil dan menyusui akan mengalami defisit kalori. Tubuh perlahan-lahan akan semakin kurus. Pada ibu hamil dan menyusui, berat badan harus dipantau secara berkala, misalnya sebulan sekali. 
 
 
 
Pada ibu hamil dianjurkan untuk dapat meningkatkan berat badannya antara 11,5–16 Kg, terutama pada minggu ke 24 dan 32. Hal ini karena total berat rahim, janin, plasenta, dan cairan lebih dari setengah penambahan berat badan ibu hamil. 

Ibu yang tengah mengandung disarankan untuk mengecek berat badannya pada masa awal kehamilan, lalu mengontrolnya selama masa kehamilan hingga menjelang persalinan. Berat badan dan tinggi badan dapat dinyatakan dengan IMT (Indeks Masa Tubuh) yang dapat dihitung dengan rumus berikut ini:

Berat badan (kg)
Tinggi badan

Ibu hamil dengan IMT < 18,5 dianjurkan untuk menaikkan berat badannya hingga 12,5 – 18 kg. Sedangkan ibu hamil dengan IMT > 25,0 dianjurkan untuk menaikkan berat badannya hingga 7,0 – 11,5 kg.
 
Oleh karena itu perlu sekali sewaktu hamil ibu hamil menjaga asupan gizi yang masuk setiap harinya. Apalagi jika sudah melewati masa morning sickness. In sya Allah nagsu makan sudah membaik.
 
Di saat Nafsu makan sudah membaik dan kembali normal, maka ibu hamil sebaiknya mulai memperhatikan asupan gizi dengan baik. Meski demikian, jangan sampai juga kelebihan berat badan. Sebab tidak baik juga buat proses kelahiran termasuk dengan janinnya.
 
Untuk mengetahu berat janin secara rutin, maka saat melakukan pemeriksaan ke dokter, lewat USG. Maka ibu hamil harus juga bertanya kepada dokter berapa berat janin. Nanti dokter akan membantu memeriksa berat janin denga alat tertentu.
 
 
 
Lewat teknologi USG, kita bisa mendapatkan banyak informasi mengenai janin atau isi perut seseorang. Tentu saja hal ini, hanya bisa dibaca atau diketahui oleh dokter yang berpengalaman. Seperti dokter kandungan.
 
Oh, ya bagi ibu hamil yang butuh informasi mengenai nutrisi, resep atau informasi lainnya terkait masa kehamilan dan menyusui. Mungkin bisa membeli atau membaca buku saya yang berjudul Pintar Nutrisi Ibu Hamil dan Menyusui Golongan Darah. Nah, buku ini ada empat sesuai dengan golongan darah Manusia. Yaitu, golongan darah A,B,AB dan O
 
Buku ini bisa dibeli di toko buku seperti gramedia atau di toko online. Selain itu saat ini juga tersedia dalam bentuk E-book. Ibu hamil dan menyusui bisa memiliki dan membacanya secara online. Lebih praktis, sehingga tidak takut atau kuatir ketinggalan informasi 
 
    



Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.