Menu

Kamis, 31 Desember 2015

/ /
Anak, Liburan Sekolah dan Masalah Bangun Pagi Saat Bersekolah Lagi


Anak, Liburan Sekolah dan Masalah
Bangun Pagi Saat Bersekolah Lagi


          “Masih ngantuk Me” Jawab si Kakak Nawra
          “Sekolah Kak, hari ini kan pertama sekolah” balas saya
          Tubuh kecilnya yang baru kelas empat Sd itu menggeliat pelan, matanya masih tertutup. Waktu baru bergerak pelan menuju angka setengah enam pagi. Lima belas menit berikutnya saya bangunkan kembali.
          “Ngantuk Me” jawabnya lagi
          Saya tersenyum kecut, meski semua perlengkapan sekolah pertamanya setelah libur sudah disiapkan malam harinya. Dan malam tadi tidurnya lebih cepat. Tetap saja mengantuk dan susah buat dibangunkan.
          Hmmm, kondisi ini kerap sekali kita alami ya, saat hendak mengajak anak bersekolah dan bangun pagi. Efek liburan yang santai dan tak terjadwal membuat anak menjadi sedikit lalai dan kurang disiplin.
          Lalu, saya masuk kembali ke kamarnya, kali ini harus dengan segala jurus dan si kakak harus bangun karena waktu sudah bergerak menuju angka enam pagi. Pesannya tadi malam sama Babanya, kalo besok jangan sampai terlambat. Malu kalo terlambat.
          Akhirnya dengan segala cara, termasuk mengajaknya turun dari tempat tidur dan membopong pelan badannya untuk pindah ke depan Televisi, menghidupkan film kartun kesukaannya dan menawarkannya berbagai makanan yang dia sukai. Ya, supaya mau buka mata dan bangun.
          “Kak, belum salat subuh loh” jelasku di sampingnya. Sembari mengelus-elus rambut dan pipi kecilnya. Kemudian saya peluk-peluk supaya badannya mau bangun. Si kakak sangat suka jika saya perlakukan seperti itu. Sembari mengajak dia berbicara tentang hal-hal yang berkaitan dengan sekolahnya. Biasanya tak lama dia akan melek dan langsung mandi, hehehe. Dia sangat suka kalo diajak cerita dan curhat.
          Kejadian tersebut pasti pernah dialami oleh hampir semua ibu-ibu yang mempunyai anak yang masih sekolah. Ya, kesulitan untuk bangun pagi saat hendak bersekolah setelah liburan.
          Kejadian tersebut sering juga saya alami, saat kakak kelas satu, dua dulu. Namun menjelang dia di kelas tiga , saya mulai mempunyai metode untuk menghindari kejadian tersebut terulang. Ada beberapa hal yang saya lakukan, di antaranya adalah.
          Pertama, buatlah jadwal yang tetap meski saat liburan. Misalnya tetap bangun pagi. Jika anak masih mengantuk dan minta tidur. Mintalah dia untuk salat Shubuh dahulu setelah itu silakan tidur lagi. Biasanya anak-anak akan kesulitan atau gak mau tidur lagi jika sudah melakukan aktivitas . Atau bisa juga dengan menawarkan untuk sarapanpagi. Masalah setelah itu dia tidur lagi, itu ya gakpapa kan sudah bangun pagi.
          Kedua, ajak untuk merencanakan aktivitas pagi untuk esok hari. Misalnya , kita akan pergi ke suatu tempat, bersepeda, membereskan rumah dan lain sebagainya. Supaya di pagi hari anak tetap bersemangat karena biasanya banyak kegiatan di sekolah, maka saya membuat jadwal untuk dia membereskan tempat tidur, merapikan seprai, mengepel dan menyiram tanaman, membantu masak .
          Ketiga, tetap melakukan kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan sekolah. Kalo di sekolah si kakak, selama liburan anak tetap diminta untuk mengisi buku jadwal kegiatan sehari-hari atau sering disebut buku pengubung. Saya sendiri tetap membuatkan jadwal, untuk pengganti belajarnya, saya meminta dia menulis setiap malam 1-2 halaman yang diketik langsung di laptop. Jika ada malam dia melewatkan untuk menulis, maka esok malamnya saya minta dia menuliskan dobel. Menyuruhnya membaca buku cerita.
          Keempat,tetaplah membatasi anak untuk tidur di malam hari. Jika di hari biasa , anak tidur biasanya jam sembilan malam. Pada saat liburan boleh ditambahkan, tetapi hanya sekitar satu jam saja. Hal ini penting agar metabolisme tidur anak tidak berubah jauh.
          Kelima, jika berlibur di luar kota dan menginap di suatu tempat, jadwal pagi dan harian anak harus tetap dijalankan dan diawasi secara baik. Karena sering kali orang tua lalai dan lupa dengan aturan disiplin jika sudah di luar rumah.
          Keenam, batasi kegiatan di siang hari. Meski liburan, anak-anak harus tetap disiplin. Jangan dibiarkan untuk main seharian. Berikan jedah juga untuk melakukan aktivitas lain. Misalnya , makan, salat dan lain sebagainya.
          Nah, itu tadi beberapa hal yang biasa dan tetap saya terapkan kepada anak-anak. Supaya ritme dan metabolismenya tetap sama dan tak berubah jauh saat masuk sekolah nanti.
          Buibu lainnya pasti punya pengalaman dan cara tertentu ya dalam menjaga ritme kegiatan anak saat liburan. Sehingga tidak kesulitan saat memulai untuk sekolah lagi.
          Apa pun caranya tetaplah bersemangat demi anak-anak. Dan tetaplah menerapkan kedisiplinan terhadap anak, meski saat liburan. 
          "Selamat tinggal bangun kesiangan "
/ /
Hanya di Indonesia Kita Bisa Menikmati   Tiga Kali Pergantian  Waktu Tahun Baru






            Hal yang paling menarik saat tahun baru adalah detik-detik saat terjadinya pergantian waktu. Ketika jarum jam bergeser dari pukul 24.00 di malam hari atau pada saat tengah malam. Pada saat itu banyak yang menunggu saat-saat yang berkesan tersebut. Ada yang meniup terompet, kembang api, mercon , berteriak, berdoa dan lain sebagainya . ada saja alat atau benda yang mereka gunakan untuk mengganti simbol bergantinya waktu.
            Pada saat itu di semua belahan dunia akan merayakan pergatian tahun tersebut. Cara dan tradisi di setiap daerah juga berebda-beda. Banyak sekali yang unik dan hanya terjadi di daerah itu saja. Sehingga hal tersebut bisa menjadi tradisi khas suatu daerah dalam melakukan kegiatan tahun baru.
            Tak beda dengan berbagai daerah di Indonesia, ditempat kalian pasti juga punya tradisi tertentu ya. Pasti seru ya.
            Banyak teman-teman saya pergi berlibur dan menghabiskan malam pergantian tahun. Bukan hanya keluar kota tetapi banyak juga yang pergi ke luar negeri, hanya ingin menikmati malam pergatian tahun yang berbeda. Mereka sanggup meghabiskan waktu dan uang yang banyak demi mencari suasana tersebut.
            Padahal tempat yang paling hebat untuk menghabiskan dan menikmati malam pergantian tahun itu hanya ada di Indonesia. Kita warga Indonesia bisa menikmati tiga macam pergantian waktu. Di setiap waktu tersebut pasti suasananya beda.
            Biasanya stasiun Tv akan melaporkan secara langsung malam pergantian watu tersebut dari tiga macam lokasi yang mempunyai waktu yang berbeda-beda di Indonesia. Tradisi dan caranya pun berbeda-beda pada setiap waktunya.
            Tiga macam pembagian waktu itu adalah
Pertama, Waktu Indonesia Barat  atau WIB, yang mencakup pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah (UTC+7)
Kedua , Waktu Indonesia Tengah atau WITA, yang mencakup daerah  pulau Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur (UTC+8)
Ketiga, Waktu Indonesia Timur atau WIT yang mencakup daerah Maluku dan Papua.
            Dari tiga zona waktu tersebut mempunyai cara-cara yang berebda dalam menyambut dan merayakan malam pergantian waktu.
            Hebatnya lagi kita bisa menikmati semua suasana tersebut hanya dari rumah, melalui saluran televisi yang melaporkan kegiatan tersebut langsung dari setiap zonanya. Mereka kru televisi tersebut sudah stand bye dari sore hari untuk menyiarkan setiap acara yang berkaitan dengan malam pergantian tahun baru tersebut. Kita pun bisa memilih chanel Tv yang sesuai dan yang ingin kita ketahui.
            So, apalagi yang akan kamu cari pada malam pergantian waktu malam tahun baru. Mencari atau ingin menikamati suasana malam tahun baru tak perlu di hotel, pantai, tempat hiburan dan lain sebagai.
Nikmati saja malam itu bersama keluarga di rumah. Apalagi jika masih mempunyai anak-anak yang masih kecil. Mereka akan lebih nyaman berada di rumah, lebih hemat dan aman.

           

Rabu, 30 Desember 2015

/ /
Emakku, Jantung dan Kopi Hitamnya






        Seperti biasanya pagi hari saya selalu menyempatkan untuk mampir ke rumah Emak sebelum berangkat ke toko yang jaraknya hanya sekitar satu kilo dari rumah Emak. Apalagi saat ini kondisi Emak agak sakit, sudah dua hari minum obat.
          Saya membawa gulai dan makanan untuk Emak, supaya Emak bisa langsung makan. Kalo saya agak siang datang ke rumah Emak. Biasanya gulai atau makanan saya titipkan dengan Babanya supaya dimampirkan dulu ke rumah Emak, sebelum berangkat ke kantor.
          Emak tertidur di kursi ruang tamu, napasnya yang sempit semakin terlihat. Setelah minum obat. Emak kembali tiduran di kursi panjang. Tak berapa lama Kakak yang di Serang menelpon, hendak bicara dengan Emak.
          “Napa Mak, cuma sebentar ngomongnya?”
          “Napasnya sesak Dang, dak kuat ngobrol lama-lama”
          Lalu obrolan berpindah antara aku dan Dang, selama kami ngobrol via telpon tersebut. Kulihat napas Emak semakin pendek dan perutnya bergerak-gerak kencang. Turun naik. Sesekali terdengar suara Emak membaca istiqfar dan mendesah. Agaknya Emak mulai kepayahan.
          Lalu melihat kondisi tersebut saya tawarkan kepada Emak, agar mau dirawat di rumah sakit saja. Tetapi nanti menunggu Kakak laki-laki supaya bisa diantar ke rumah sakit. Kalo saya yang ke rumah sakit, tambah repot dengan membawa dua anak-anak yang masih kecil.
          “Terserahlah, kalo Mak mau dibawak ke rumah sakit” jawab Mak pendek.
          " Bagaimana dengan biayanya" tanya Mak
          "Soal itu tak usaha dipikirkan, biarlah anak-anak yang mengurusnya, yang penting Mak sehat" jawabku.
         Akhirnya dengan Kakak lelaki dan perempuanku, mereka mengantar Emak ke rumah sakit. Rencana mau dibawak ke rumah sakit Tiara Sela . tapi tak berapa lama Kakak menelpon, memberi kabar bahwa kamar di sana semuanya penuh.
          “Emak, sedang di IGD sudah diberikan bantuan oksigen” jelas Kakak lelakku.
          Lalu aku menelpon salah satu teman yang bekerja di rumah sakit Bhayangkara, tak berapa lama dia menelpon balik memberi kabar bahwa sudah ada kamar yang bisa ditempati Emak.
          Akhirnya Emak di rawat di rumah sakit Bhayangkara atau sering di sebut Dokes Bengkulu. Menggunakan kartu BPJS. Setelah dilakukan pemeriksaan rekam jantung dan observasi dapat disimpulkan kembali bahwa Emak mengidap penyakit jantung. Emak dipasang infus, oksigem dan selang kateter.
          Kami semua tak kaget lagi karena memang itu penyakit Mak. Setidaknya sudah tiga kali Emak masuk rumah sakit dengan diagnosa penyakit jantung.
          Yang membuat kami shock itu pencetus penyakitnya tak lain dan tak bukan perihal kegemaran Mak minum kopi. Dalam satu hari Mak bisa sampai empat kali minum kopi. Terkadang habis tapi tak jarang tak habis.
          Padahal sejak masuk rumah sakit yang pertama sudah diberitahu oleh dokter agar Mak mengurangi jika belum bisa meninggalkan kebiasaan minum kopi tersebut. Memang Mak sudah kecanduan kopi.
          “Gimana mau berhenti, sejak umur tiga tahun Mak sudah minum kopi. Dulu juga pedagang kopi. Susah dihilangkan” Bela Mak, jika diingatkan untuk mengurangi minum kopi tersebut.
          Paling cuma seminggu Mak bisa bertahan untuk tidak minum kopi. Jika tidak ada kopi di rumah. Mak bisa membelinya di warung. Dari dulu Mak terbiasa minum kopi hitam. Mak biasa membeli bubuk kopi yang terkenal di Bengkulu dengan kemasan yang berwarna merah bertuliskan ‘Kopi 1001’. Kopi ini tersedia dalam berbagai bentuk kemasan, jadi Mak bisa membelinya sedikit saja jika tak punya uang. Intinya asal ngopi.
          Emak memang susah dijauhkan dari kebiasaannya untuk minum kopi. Dikurangi pun tetap tak bisa. Saya kerap kali terpaksa ikut minum kopi saat ke rumah Mak supaya kopi tersebut gak banyak Mak minum. Istilahnya satu gelas berdua. Tetapi memang dalam sehari Mak bisa membuat lebih dari dua kali kopi. Pagi hari itu sudah pasti, siang, sore dan malam. Tetapi kadang malam hari jarang Mak membuat kopi. Sekali bikin satu gelas. Takaran 250 ml.
          Mak juga kurang makan dan minum, kalo ngopi kadang lupa untuk makan. Saya kadang suka mengingatkan Mak untuk makan.
          Pantangan dari dokter memang belum bisa dilakukan oleh Mak. Selain tak boleh minum kopi, Mak juga untuk tidak boleh kelelahan, Mak tidak boleh banyak berbicara apalagi jika berbicara keras dan berteriak-teriak. Hal ini juga sangat susah untuk Mak hilangkan karena Mak orangnya ramah, di setiap kesempatan ada orang lewat di depan rumah pun akan ditegurnya, anak kecil yang bermain akan diteriakinya jika nakal. Misalnya manjat pagar, bermain di tengah jalan.
          Padahal Mak diminta tak banyak bicara apalagi keras karena Mak bernapas menggunakan perut. Hal ini dapat membuat Mak sesak Napas.
          Dokter menyatakan jika Mak masih tidak mau mematuhi pantangan-pantangan tersebut. Kemungkinan besar jika serangan datang maka akan terjadi pembengkakan dan penggumpalan darah di kepala dan dapat menyebabkan stroke.
          Semua hal tersebut sudah dokter sampaikan kepada Mak secara langsung. Saya pun sering mengulang-ulang pesan dokter tersebut. Saya katakan dengan Mak supaya mau menjaga pantangan supaya tetap sehat.
          “Supaya Mak, nanti bisa melihat anak-anakku tumbuh besar. Bisa melihat cucu menikah, menimbang cicit. Jadi kurangilah untuk minum kopi”
          Diberitahu begitu Mak cuma diam, tanpa kata . Entah apa yang dipikirkannya. Saya sendiri sebenarnya mau marah juga dan kesal, tetapi mau bagaimana lagi. Saya tak bisa mengontrol Mak setiap saat karena kami anak-anak Mak sudah berkeluarga dan punya rumah masing-masing. Ada kakak lelakiku yang belum menikah satu orang lagi tetapi dia juga kerja begitulah. Mak memang sepertinya kurang motivasi untuk berhenti.
          Meski begitu saya tetap berdoa, semoga Mak, mau mengalah dan mengurangi kegemarannya minum kopi ya. Semoga Mak segera sembuh dan tetap semangat. Saya dan anak Mak yang lain juga sabar dan ikhlas untuk merawatnya. Meski saat ini saya menyimpan kotak kopi di dapur. Tetapi jika Mak tak mau berhenti. Bubuk kopi tersebut pasti bisa Mak beli lagi. Alasan Mak, pasti kepala pusing , badan sakit kalo gak ngopi.
          Terkadang susu tak habis atau dibuang-buang saja karena Mak lebih memilih kopi. Kopi lebih menarik hatinya, kadang dicampurnya susu .
          Makku sayang , ayolah kita coba untuk tidak minum kopi lagi, agar hidup lebih sehat dan kuat. Semoga Mak panjang umur. Aamiin.

Selasa, 29 Desember 2015

/ /
Beredar Terompet Tahun Baru Bertuliskan Ayat-ayat Suci Al-Quran



          Tahun baru selalu identik dengan terompet. Ada berbagai jenis terompet yang dijual menjelang tahun baru. Bentuknya juga bermacam-macam. Harga terompet juga berbeda-beda tergantung dari bahan dan terompetnya. 

          Namun pada akhir tahun 2015 ini saat menjelang pergantian tahun menuju tahun 2016. Ditemukan terompet yang menggunakan kerta yang bertuliskan ayat-ayat suci Al- Quran. 

          Hal ini tentu saja membuat umat islam di sejumlah tempat resah dan marah. Saya juga berpikiran sama dengan mereka. Kenapa sih, harus menggunakan kertas yang bertuliskan huruf-huruf ayat suci A;-Quran tersebut. Emangnya gak ada kertas lain. 

          Berikut ini saya mau membagikan informasi mengenai terompet yang bertuliskan ayat suci Al-Quran tersebut, supaya kita lebih paham dan hati-hati dalam membeli terompet untuk anak-anak . 

          Cerita berawal pada hari Berita acara Pada hari Minggu tanggal 27 Desember 2015 Pkl 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB)   telah didapat informasi dari Kyai. Kresno Abrory ( Tokoh NU ) yang beralamat  di Kelurahan  Kebondalem Kecamatan Kota Kendal bahwa di mini market Alfamart Kelurahan  Kebondalem Kecamatan Kota Kendal menjual terompet yang terbuat dari sampul Al Qur’an berwana hijau bertuliskan kementrian Agama RI tahun 2013 dan kaligrafi arab bertuliskan lafadzh Alqur’anulkarim 

Adapun Saksi – saksi yang ikut melihat adanya terompet yang bertulisakan ayat suci Al-Quran tersebut adalah  : pertama  bapak Khoerul Amin , yang berusia 20 tahun, beragama Islam selaku karyawan  Alfamart Kebondalem, yang beralamat di  Desa. Purwokerto Rt. 02/ 01 Kec. Patebon Kab. Kendal.

Kedua, Ibu Nurfatoni, berusia 25 tahun yang beralamat di  Desa Ringinarum Kecamatan Ringinarum, karyawan Alfamart Purin  yang beralamat di Kecamatan Patebon.

Ketiga bapak Abdul Basir bin Jumani, berusia 40 tahun, yang beralamat di Desa Pagerdawung Rt. 01/ 02 Kecamatan Ringinarum – Kendal, selaku Manager Alfamart wilayah Kendal. 

Kronologis kejadian ditemukannya terompet ini sebagai berikut sekitar  pukul 16.00 Wib salah satu warga menyampaikan permasalahan tentang terompet berbahan sampul Al Qur’an kepada Ky. Kresno Abrory ( Tokoh NU ) warga  merasa resah dengan beredarnya terompet dimaksud ( dijual di Alfamart Kebondalem ) dan bermaksud akan melaporkan temuan tersebut kepada Organisasi Masyarakat  NU.

Namun tindakan ini dicegah oleh Ky. Kresno Abrory kemudian beliau melaporkan temuan tersebut ke Polres Kendal dengan maksud agar aparat hukum yang melakukan langkah pengamanan. 

Adapun langkah-langkah  yang telah di lakukan adalah pertama  Melakukan pengecekan langsung ke Alfamart Kel. Kebondalem Kec. Kota Kendal dan ditemukan terompet berbahan sampul Al Qur’an sebanyak 14 buah dari stok 60 buah yang diterima pada tanggal 05 Desember 2015 dari gudang Alfamart Jl. Wijayakusuma Semarang dan sisa terompet di Polres Kendal. 

Kedua,  Melakukan pengecekan ke minimarket Alfamart di wilayah Kabupaten Kendal dan ditemukan penjualan terompet dimaksud dengan program promosi special terompet tahun baru seharga Rp. 3.500 ,- periode 16-31 Desember 2015. 

Ketiga, Melakukan langkah pengamanan barang bukti terompet dimaksud yang dikoordinasikan dengan pihak manager Alfamart Kabupaten Kendal Abdul Basir bin Jumani ( alamat Desa. Pagerdawung Rt. 01/ 02 Kec. Ringinarum – Kendal ). 

Keempat,  Melakukan interograsi terhadap manager Alfamart 

Kelima,  Melakukan pengamanan terompet dimaksud dari mini market Alfamart yang ada di wilayah Kabupaten Kendal oleh Polsek jajaran dengan rincian:
1). Alfamart Kebondalem Kendal : stok 60 sisa 14 biji
2). Alfamart Purin Patebon: Stok 30 sisa 8 biji
3). Alfamart Sijeruk Kendal: Stok 60 sisa 8 biji.
 4). Alfamart Karangsari Kendal: stok 60 sisa 34 biji
5). Alfamart Jl Laut Kota Kendal : stok 60 sisa 5 biji
6). Alfamart Ds. Pageruyung: stok 30 habis terjual
7). Alfamart Sedayu- Gemuh: stok 60 habis terjual.
 8). Alfamart Botomulyo Cepiring: stok 60 habis terjual
 9). Alfamart Sriagung Cepiring: stok 60 habis terjual
10). Alfamart Karangayu Cepiring: stok 60 habis terjual
11). Alfamart Juwiring- Cepiring: stok 60 sisa 1 biji
12). Alfamart Jl. Raya Weleri: stok 60 sisa 1 biji
13). Alfamart Jl. Tamtama Weleri: stok 60 sisa 3 biji
14). Alfamart Montongsari-Weleri: stok 30 sisa 2 biji
15). Alfamart jl.Pemuda Boja: stok 30 sisa 3 biji
16). Alfamart Rowosari: stok 30 habis terjual.
17). Alfamart Jl Weleri-Gemuh: stok 30 sisa 1 biji
18). Alfamart Jl Weleri-Gemuh: stok 30 sisa 1 biji
19). Alfamart Brangsong: stok 40 sisa 8 biji
20). Alfamart Sekopek Kalwngu: stok 40 Sisa 6 biji
21). Alfamart Plantaran Kalwungu: Stok 40 Sisa 8 biji 1. 

Setelah dilakukan pengecekan ternyata erompet tersebut dikirim pada tanggal 5 des 2015 dari Suplayer Saudari. Hana No. HP. 08157614630 yang beralamat di  Jl. Pederesan besar No. 96 Semarang dengan gudang dikawasan Industri wijaya kusuma Jl. Randugarut 12 Semarang. Sedangkan penanggungjawab pengiriman barang / terompet ke minimarket Alfamart. Saat ini tlh diamankan dan sedang dalam riksut Polres.

Selain di Kabupaten Kendal, terompet tersebut juga ditemukan di daerah Pamengkasan, Jawa Timur. Pengrajinnya juga sudah diamankan dan diperiksa oleh aparat keamanan. Aparat polisi juga mengecek dan mengawasi penjualan terompet di berbagai daerah lainnya di Indonesia. 

Duh, ngeri ya, beberapa waktu lalu kita digegerkan dengan penemuan sandal yang bertulisakan ayat-ayat suci Al-Quran. Sekarang terompet, esok lusa entah apa lagi. 

Saya berharap hal ini tidak akan terulang atau muncul kembali dengan modus-modus yang baru. Walau bagaimana pun hal tersebut bisa memancing keresahan dan kemarahan umat islam dan bia mengganggu kerukunan serta kenyamanan masyarakat. 

Semoga para pengrajin terompet bisa lebih berhati-hati lagi dan bisa mencari cara kreasi yang lain yang lebih kreatif.



Senin, 28 Desember 2015

/ /
6 Aturan Kebahasaan Yang digunakan  Dalam Melakukan Wawancara


 


      Salah satu cara untuk mendapatkan data dan informasi yaitu dengan menggunakan cara wawancara dengan narasumber. Wawancara yang dilakukan dengan sumber atau nara sumber yang valid akan membuat kita mendapat berbagai data dan informasi yang sebenarnya. Saya juga sering melakukan kegiatan ini guna memperkuat daya hidup tulisan yang akan saya bahas. Tulisan saya akan lebih berjiwa raga. Lebih terlihat tegak duduknya.

          Hal ini sangat mudah untuk dilakukan, saya tinggal menemui nara sumber atau sumber informasi. Lalu mengajukan berbagai pertanyaan yang ingin saya ketahui. Mudah bukan.

          Biasanya narasumber juga akan membantu memberikan informasi tersebut. Asalkan kita bersikap sopan dan santun kepada mereka. 

          Namun ada banyak juga nara sumber yang enggan untuk memberikan informasi. Mereka ingin merahasiakannya. Tak mau berbagi dan tidak mau diwawancarai. Hal ini tentu saja menjadi salah satu tantangan bagi kita untuk bisa menjadi pewawancara yang baik. Sehingga bisa diterima oleh siapa pun yang ingin kita wawancarai. 

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui dalam melakukan wawancara tersebut agar narasumber mau terbuka saat kita wawancarai. Kita harus bisa mengatasi berbagai masalah bahasa atau kebahasaan yang berkaitan dengan hal wawancara. 

Bisa jadi nara sumber tak mau kita wawancarai karena tak mengerti dengan bahasa yang kita gunakan. Tidak memahami maksud dari pertanyaan pewawancara dan lain sebagainya. Saya pernah mengalaminya akhirnya saya meminta bantuan teman yang mengerti bahasa nara sumber yang ingin sayaa wawancarai. 

Oleh karena itu untuk menghindari timbulnya masalah tersebut. Akhirnya saya menganalisa dan mencari beberapa solusinya. Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh pewawancara yang menyangkut aturan kebahasaan yang meliputi hal-hal berikut ini :

1) Gunakan bahasa dengan baik dan benar,
Sebelum memulai wawancara kita harus mengetahui bahasa yang dikuasai oleh nara sumber kita. Lalu pergunakanlah basa tersebut secara baik dan benar. Agar komunikasi bisa berjalan dua arah secara baik.

2) Ketahui bahasa  penguasaan kosakata terwawancara
Hal ini perlu kita pikirkan dalam memilih daftar pertanyaan yang akan kita ajukan. Pilihkan kosa kata yang mudah dimengerti oleh narasumber. Kemudian kita juga harus  mengetahui dan menguasai setiap kosa kata yang digunakan oleh narasumber maka kita akan mudah memahami maksud dari ucapan narasumber.

3) Jangan terlalu tinggi, jangan pula terlalu rendah
Pergunakan bahasa yang lugas saja, penggunaan bahasa yang terlalu  tinggi akan membuat narasumber kesulitan mengerti maksud dari perkataan atau pertanyaan kita. Bahasa yang terlalu rendah juga akan membuat narasumber salah pengertian. Oleh karena itu pergunakanlah bahasa yang sesuai dengan kondisi 

4) Parafrasekan bila ada kata yang sulit dipahami terwawancara
Dalam mewawancarai nasasumber jika ada kosa kata yang tidak dimengerti. Maka sebaiknya kita juga mencari padanan kata atau kata pengganti yang maksudnya sama dengan apa kita maksudkan.

5) Tulis pokok dari topik pembicaraan dengan kalimat sederhana
Dengan kalimat sederhana akan membuat narasumber lebih mengerti maksud dari kegiatan wawancara yang akan kita lakukan. Narasumber akan lebih paham dengan topik pembahasan yang akan didiskusikan tersebut

6) Hindari kalimat yang berbelit-belit
Hal ini perlu kita perhatikan dalam mewawancarai narasumber, menggunakan kalimat yang jelas, lugas dan tidak berbelit-belit. Apalagi muter-muter. Ini hanya akan membuat narasumber semakin bingung. Mungkin dia akan balik bertanya kepada kita, apa maksud dari pertanyaan tersebut, hehehe.

          Oke, sudah pada tau kan tata bahasa kayak apa yang seharusnya digunakan dalam melakukan kegiatan wawancara.

          Terlihat sangat mudah dan sepele. Namun hal ini sangat berguna ketika kita akan melakukan wawancara. Selain itu banyak latihan juga akan membuat kita semakin mahir dalm memilih tata bahasa yang efektif saat mewawancarai seseorang.

          Semangat ya, nyari data yang valid buat tulisan kita agar tulisan kita makin hidup dan dapat dipertanggungjwabkan.


Diberdayakan oleh Blogger.