Menu

Minggu, 31 Juli 2016

/ /
Profil Pembicara Sahabat Inspirasi Nova Di Kota Bengkulu




 Assalammu'alaikum Wr. Wb

Apa kabar kalian semua? tentunya baik ya. Apalagi yang sudah mendaftar untuk ikut kegiatan Sahabat Inspirasi Nova, pasti lebih baik lagi. Semoga begitu.

Oh, ya saya mau mengingatkan acara kece ini dijadwalkan pada hari sabtu, tanggal 06. Agustus 2016 bertempat di gedung Auditoriun RRI Bengkulu di Simpang Skip. Acara dimulai pada pukul delapan pagi hingga selesai. Kira-kira sampai menjelang siang. Soalnya ada tiga pemateri keren yang akan membahas materi yang luar biasa .

Teman-teman yang sudah mendaftar, bisa dicek lagi namanya di sini ya. Pastikan nama kamu ada.


Silakan dibaca dan dicek nama kalian semua, terus nanti pada hari pelaksanaannya akan ada registrasi ulang dan verifikasi data kembali. Tolong dibaca dan diisi dengan data-data yang benar ya.

Supaya, lebih semangat dan jelas, saya bagikan informasi mengenai profil pembicaranya ya. Biar teman-teman semua dapat gambarannya dan tambah semangat buat ikutan. Pada penasaran kan, siapa sih pembicaranya, bagaimana sosok profilnya.

Hayuuk, kemon ikuti ulasan saya berikut ini ya, cikidot....


Pembicara Pertama

Ibu Yanty Melianty Isa, Seorang Pengusaha dan Perempuan Inspiratif Nova




Pembicara kedua, seorang dentist atau dokter gigi Edriwan Mansyur. Beliau berasal dari Bengkulu



Pembicara Ratnawati Sutedjo, Perempuan Dengan Sejuta Prestasi



Keren-keren bukan? Semoga kehadiran mereka semua dapat menginspirasi kita semua. Terus mereka akan menyampaikan materi apa ya? Nah, kalo soal itu kalian harus memastikan sendiri dong. Dengan cara hadir dan ikuti setiap kegiatannya dengan baik, hehehe.




Ditunggu ya kehadirannya, semoga keinginan kita dapat dipermudah dan mendapatkan manfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Semoga acaranya sukses ya

Salam

Sabtu, 30 Juli 2016

/ /
Bengkulu Membaca
Assalammu'alaikum Wr. Wb

Apa kabar teman-teman semua, terutama sanak keluarga yang ada di Bengkulu. Saya mau berbagi cerita nih ketika menghadiri sebuah kegiatan Bengkulu Membaca. Sabtu, tanggal 30 Juli 2016. Kegiatan ini  diadakan di kelurahan Pasar Bengkulu di dekat jembatan Cinta.

Hmmm, gak tahu ya jembatan Cinta, itu dimana, hehehe. Itu loh, jembatan yang ada di pantai Muaro, di ujung pantai Zakat , jembatan yang bisa menghubungkan jalan ke daerah Rawa Makmur dan ke Universitas Bengkulu serta Sungai Hitam. Udah tergambarkan. 

Nah, kegiatan Bengkulu membaca ini, lokasinya tepat di dekat jembatan Cinta itu . Ada tugu dan tanah lapang yang biasa dipake buat orang-orang belajar nyetir. Yup, di sana tempatnya.


Ketika sampai di sana, saya di antar oleh suami, sekitar jam sembilan. Beliau tidak ikutan karena ada rapat di sekolah Nawra. Belum telat sih, masih sesuai jadwal undangannya. Kami diturunkan di dekat panggung utama, setelah diturunkan stoller. Maklum ada anak bayi yang ikutan nih, kami memilih duduk di bawah tenda yang berhadapan langsung dengan panggung utama. Biar enak, bisa luas memandang.

Oh, ya saya diundang kemari bukan ama panitianya, tetapi di hari jum'at sebelum acara ini, saya ditelpon oleh teman dari Kementrian Dikbud dan kami bertemu di TBM Putri Ayu. Saya diundang olehnya sebagai penulis dan penggiat literasi. Kebetulan sebelumnya saya juga sudah ikutan kegiatan sejenis ini , terakhir sih di Medan. Waktu itu saya mewakili Bengkulu dari komunitas Forum Lingkar Pena (FLP) . 

Intinya sih, karena ini kegiatan literasi saya diminta hadir, ya untuk meramaikan dan mengikuti acaranya. Saya, ya pasti sukalah. 

Di panggung sempat terbaca, tajuk acara hari ini, Bengkulu Membaca, ada aneka lomba, sarasehan dan stand pameran. Pasti keren  acaranya. Semoga saja.  Yuk, duduk yang manis anak-anak. Kita tunggu saja acaranya akan segera dimulai. 

Saya celingukan mencari-cari tahu dan agak bingung juga sekaligus heran, ini tamunya kok sedikit sekali ya. Para pelajar juga sangat sedikit. Paling ada pelajar SMK 5 Pasar Bengkulu, yang kebetulan ada temannya yang ikut lomba membaca puisi. Lalu ada ibu-ibu yang berbaju kaos bertuliskan Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M).

Sayang sekali, acara keren begini, sepi pengunjung. Hey, penonton ke sini dong, harap saya dalam hati. Ah, mungkin sebentar lagi mereka datang.


Para Tamu Dari Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M



Tamu Para Pelajar

Waktu berlalu, acara segera akan dimulai. tapi kok tamunya gak nambah-nambah ya.  Saya jadi gemes banget. Para pelajar juga sangat sedikit. Para guru pada kemana nih, budayawan, penggiat literasi, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, kemana kalian semua!

Kayaknya kegiatan ini kurang sosialisasi deh, saya juga gak menemukan informasi kegiatan ini di sosial media. Gimana mau share , ini aja saya tahu dan bisa datang karena emang diundang via telpon. Sehari sebelum kegiatan. Saya diundang sebagai bagian dari penggiat literasi Bengkulu. Padahal sayang banget ya, mau bikin acara kayak gini, pasti udah mengeluarkan uang banyak kan. Sayang banget, harusnya. Manfaatnya bisa dirasakan ama orang banyak...Ah, sudahlah bisa stress ntar kalo mau dipikirin. Tanya kenapa aja deh ?
Pementasan Dol


Kunjungan Para Pejabat Ke Stand Pameran

Kepala Kantor Bahasa Bengkulu

Penyerahan Secara Simbolis Buku

Tak berapa lama, acara segera dimulai. Diawali dengan pementasan dan pemukulan Dol di atas panggung. Lalu dilanjutkan dengan para tamu , ada pejabat daerah, pejabat Diknas, Kepala Kantor Bahasa Bengkulu dan para panitia yang mulai keliling mnegunjungi stand yang ada. Lalu sampai di panggung utama, mereka berfoto bersama. Ada yang menyerahkan secara simbolis buku . Tak berapa lama setelah para awak media mengambil gambar mereka. Para pejabat itu lanjut lagi untuk mengunjungi setiap stand yang ada sampai selesai. Denah lokasi standnya berbentuk huruf U. 

Ada yang menarik, pas ngobrol ama para wartawan, mereka juga heran. Ini acara kok sepi dan gak hidup banget ya, tanya kenapa. Saya cuma curhat sedikit dan nyengir kuda. Mereka juga curhat,la kok bisa. Saking herannya, jadi pada curhat.







Para peserta standnya, banyak dari pengelolah PKBM , Taman  Bacaan Masyarakat (TBM), Kursus-kursus, Sekolah-sekolah. Mereka menyajikan dan menyiapkan standnya dengan semenarik mungkin . Banyak pajangan yang menarik dan unik. Supaya bisa  mengundang orang untuk melihat. Termasuk saya.

Keren Banget, Ruang Baca Anak
Kreatif,  Ruang Baca Anak
Kreatif, Ruang Baca Anak

Isi standnya yang dari PKBM,sangat menarik. Terutama untuk inspirasi bagi para guru atau orang tua dalam mendorong dan menumbuhkan minat baca terhadap anak-anak. Dengan desain ruang baca yang kreatif, penuh warna-warni dan dilengkapi juga dengan meja , tenda, kursi yang di desain sesuai dengan selera anak.
Anak-anak saya sangat suka.

Salah Satu Pengelolah PKBM
Pengelolah PKBM dan TBM Kapuas Indah

Para pengelolah PKBM juga sangat bersemangat untuk menjaga dan mempromosikan stand mereka. Saya sempat bertanya kepada mereka, dalam menyiapkan stand ini mereka rela sampai malam. Kenapa buru-buru, tanya saya. Kata mereka karena baru dihubunginya buru-buru juga. Wuiih, hebat ya mereka mau berkorban tenaga dan waktu. Ini semua mereka lakukan agar setiap pengunjung yang datang mendapatkan informasi yang baik. Lanjut berminat untuk mempercayakan anak mereka bersekolah atau belajar, mencari ilmu di PKBM yang mereka kelolah. Pokoknya agar dapat memberikan pelayanan yang baik bagi pengunjung.


Ini Mobil Truk Terbuka Yang Disulap Menjadi Perpustakaan Keliling

Iyap, Ada Buahnya, Segar Sekali

Bukunya Keren Banget, Warnanya Menarik

Untuk stand buku-buku dibuat semenarik mungkin. Disusun rapi dan diberi hiasan yang sangat menarik. Warna yang menarik. Membuat saya jadi ingin segera mengajak anak-anak untuk duduk dan membaca di sana. Pokoknya keren banget deh, saya sangat senang melihatnya.  Saya jadi betah berlama-lama di sana. Terima kasih ya para pengelolah yang sudah bercapek-capek menyiapkan semua ini

Aneka Makanan Khas Bengkulu


Baju Penganten Khas Bengkulu

Barong Landong, Boneka Khas Bengkulu

Rumah Khas Bengkulu


Selain itu, isi standnya juga dilengkapi dengan aneka produk makanan dan barang-barang khas Bengkulu. Ada juga barang kerajinan, kesenian, sosial budaya, sampai bangunan rumah khas Bengkulu. Pokoknya yang berbau Bengkulu banyak dijumpai di sini. Ada juga produk kerajinan tangan, produk daur ulang.

Tudung Saji

Manisan Batang Pisang

Rendang Pisang

Aneka Produk Daur Ulang
Selain  memajang aneka barang yang berkaitan dengan khasanah budaya Bengkulu. Ada juga yang memajang dan mempromosikan aneka produksi kreatif , piagam penghargaan, prestasi yang sudah diraih di stand mereka masing-masing. Misalnya saja, dari stand SMA Negeri 4 Bengkulu, ada yang mempromosikan hasil karya siswanya dalam mengelolah pisang untuk menjadi makanan. Ada rendang pisang dan manisan batang pisang. Saya jadi kagum melihatnya.

Lomba Puisi

Juri Lomba Puisi

Lomba Puisi, Satu-satunya Peserta Laki-laki
Setelah keliling -keliling melihat stand yang ada, di panggung utama segera di gelar lomba pembacaan puisi. Peserta puisi ini tak banyak, paling sekitar sepuluh peserta saja dan tidak dari semua sekolah yang ada. Saya perhatikan dengan seksama, semua peserta adalah pelajar setingkat SLTA. Terus di seberang di restoran Pondok Ambo digelar lomba membuat poster.

Sampai menjelang siang, sekitar jam dua belas. Jumlah pengunjung tidak bertambah, malah semakin sepi. Saya pun berniat untuk pulang. Apa lagi yang akan saya lakukan, keliling stand dan menikmati pembacaan puisi karya Chairil Anwar sudah dilakukan. Ya, tinggal pulang saja. Saya menelpon suami, minta dijemput.

Meski saya sempat kecewa karena tidak menemukan apa yang saya cari. Entah kenapa bagi saya kegiatan Bengkulu Membaca ini tidak hidup. Tidak melibatkan banyak potensi warga sekitar lokasi kegiatan. Para penduduk, para pelajar sekolah yang ada di sekitar kegiatan tidak hadir, atau mungkin lebih tepatnya tidak diundang,  kegiatannya juga tidak menunjukkan bahwa itu adalah kegiatan Bengkulu Membaca. Misalnya, kegiatan wakaf buku, bedah buku, bazaar buku atau apa kek yang berkaitan langsung dengan program Gerakan Indonesia Membaca. Yang otomatis berkaitan dengan buku.

Seperti kita ketahui bahwa Bengkulu, merupakan salah satu dari 31 titik di Indonesia yang dijadikan tempat untuk digelorakan menjadi sebuah daerah yang dicanangkan dalam Gerakan Indonesia Membaca di Indonesia. Dimana di daerah ini nanti dijadikan titik awal untuk berkembang dan mendorong berbagai kegiatan yang berkaitan langsung dengan minat baca masyarakat. Agar warga di sekitar pencanangan kegiatan ini menjadi pintar, suka membaca, mempunyai keterampilan dan kecakapan dalam hidup. Sehingga keluarga, anak cucu mereka kelak mempunyai pengetahun, keterampilan yang dapat mereka gunakan dalam meningkatkan kualitas hidup. 

Selanjutnya hal ini dapat ditiru daerah-daerah lainnya yang ada di Bengkulu. Jadi Bengkulu bisa lebih maju dong. Bukankah buku adalah jendela dunia.


Tamu Termuda, Baby Nasya




Saya dan Anak-anak

Meski begitu saya tetap berharap setelah ini, kegiatan Bengkulu Membaca tetap dapat ditingkatkan dan dikembangkan menjadi lebih baik. Akan banyak kegiatan yang digelar, kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan masyarakat dalam menumbuhkan minat baca masyarakat Bengkulu.

Meski kali ini sepi karena ketika saya share foto kegiatan Bengkulu Membaca ini ke sosial media banyak yang tidak tahu, padahal mereka juga kepengen lihat. Apalagi ketika saya share foto-foto standnya, teman-teman saya banyak yang bertanya dan pada gak tahu kalo ada kegiatan ini. Padahal mereka juga mau lihat standnya dong ya. Sekalian dapat informasi dan hiburan.

Satu hal yang saya nikmati di sana adalah  saya bisa piknik bersama anak-anak karena saya membawa serta ketiga anak saya ke sana. Ya, paling tidak anak-anak saya bisa melihat dan mendapatkan informasi, hiburan yang bagus. Anak-anak saya bisa bermain sambil belajar. 

Tetap semangat ya teman-teman dalam melakukan kegiatan Bengkulu Membaca yang lainnya, semoga lebih baik, lebih kompak dan lebih bermanfaat. Kegiatannya juga bisa disosialisasikan  ke publik, baik ke sosial media , blog, media massa atau media apa aja ya,  bahkan juah-jauh hari.

Salam

Jumat, 29 Juli 2016

/ /
Resep Awet Muda Ala Blogger Jiah Al Jafara


Assalammu'alaikum. Wr. Wb

Apa kabar teman-teman semua, saya doakan selalu baik ya. Saya mau cerita nih, tentang salah satu teman kecil saya, ciye yang berasa udah gede. Iya, sahabat baru saya yang juga seorang blogger, cantik , enerjik dan suka bikin orang tertawa.

Eh, saya belum kasih tahu nama sahabat saya ini ya. Hmmm, kita kenalan dulu ya, namanya Jiah Al Jafara. Kalo melihat namanya udah bisa ketebak kan ya dia berasaldari mana. Iyap, benar dari Jepara. Makanya namanya mirip-mirip ama Jepara, Jafara ya Jepara, hehehe. Ini alamat blognya adalah Jiah Al Jafara

Jepara, artinya kota Kartini dong ya. Bener lagi, ternyata Jiah bukan hanya menaruh nama Jepara di namanya saking cintanya ama Jepara, tetapi Jiah juga ternyata sangat kagum dan simpatik ama sosok Ibu Kartini. Pahlawan Perempuan yang sangat bersemangat, pintar dan pastinya kreatif, suka menulis pula. Nah, kalo ini kayaknya sama Jiah juga mirip-mirip deh sifatnya, wow!









Kalo ditanya alasan dia ngeblog, katanya tahun 2010 , itu pun dapat info dari salah satu teman di fesbuk. Menurut Jiah saat itu menulis blog kok kayaknya asik ya, bisa curhat dan pastinya seru. Apalagi ternyata menulis blog juga bisa bikin kita iseng, ada aja ide yang bisa ditulis. Terus, karena asik, di tahun 2011, baru deh rutin nulis blog dan ternyata kecanduan ampe sekarang.

Seolah terbuka jalannya, setelah tamat sekolah dari MAN, dia langsung bekerja dan berkaitan dengan komputer, jadi saat itu sering browsing gitu dan semakin paham tentang sosmed dan blog.


Jiah juga bergabung di komunitas Jepara Blogger Community, tempatnya para blogger Jepara ngumpul.




Saya perhatikan Jiah suka sekali menulis status atau blog yang gokil-gokil, pecah kata orang sekarang. Bisa bikin orang lain pada ketawa-ketiwi saat membaca tulisannya atau saat melihat foto-foto yang dishare.

Padahal aslinya Jiah ini galak sih, hihihi, kalo yang belum kenal dengan dia. Maka kesan pertamanya akan sok jaim gitu. Ini pengakuan kebenaran dari Jiah loh .


Bahkan menurut Jiah, dirinya adalah sosok perempuan yang serius malah jarang ketawa, apalagi ketawa sendirian, hahaha. Jiah bisa tertawa lepas dan ngakak habis, kalo udah ketemu teman yang pas dan spot yang bagus buat ketawa, jadi gak bisa ketawa di sembarang tempat apalagi ketawa sendirian, hahaha.
Sebenaranya sih kata Jiah, dia menulis yang lucu bin gokil itu juga karena ingin mengalihkan masalahnya karena aslinya sih Jiah jarang ketawa apalagi ngakak. Tuh, beda banget ya, kok bisa!

Kita bisa belajar nih ama Jiah supaya bisa terlihat selalu riang gembira ya meski sedang sakit gigi, hehehe. Atau sedang terkena banyak masalah. Jiah punya resep jitunya.









Oh, ya cewek kece ini juga suka membaca dan menulis. Pokoknya menurut pengakuan Jiah dalam sepekan dia harus membaca minimal satu buku. Dan karena dia suka membaca , pastinya Jiah juga suka menulis. Yup benar saja. Jiah juga suka menulis. Saat ini sudah ada lima buku antologi karya Jiah.




Kelima buku Jiah tersebut adalah


1. Best of Monday Flashfiction

2. Benang Merah

3. Dunia Maya

4. Legenda oh Legenda

5. Dunia di Balik Pintu Kayu





Di antara kelima buku antologi tersebut, menurut Jiah buku yang paling menantang saat menulisnya adalah paling nantang waktu bikin LOL soalnya itu flash fiction harus komedi 123 kata, ngerjain satu bulan

Ternyata Jiah juga punya blogger idola, yang dia sukai . Alasannya kenapa memilih dia karena kebetulan dia blogger dan penulis buku. Kenal secara personal dan suka aja, mungkin karena sering ngobrol. Blogger idola Jiah adalah Devania Annesya. Mirip-mirip ama nama anak keempat saya ya baby Annasya, hehehe.


Belakangan saya liat Jiah  suka hiking ya? Fotonya hiking dishare di sosmed dan diulas komplit di blognya. Bikin kepengen aja, padahal emak-emak kayak saya kalo mau hiking, duh pasti rempongnya sedunia.

Alasan Jiah, suka hiking karena pengen liat keindahan dan lebih dekat sama alam saja. Ya, mumpung masih muda. Jiah biasanya hiking bersama-sama dengan teman dan komunitasnya.

Baca juga ya, Blogger yang suka hiking Belajar Menulis Yang Hijau-Hijau dan Berpetualang dari Evrina Budiastuti





Selain itu Jiah juga suka piknik ke laut bersama keluarga dan keponakannya. Liburan bersama keluarga adalah masa-masa yang sangat menyenangkan bagi Jiah, apalagi kalo sudah berkumpul bersama bocah-bocah.


Jiah sudah hiking ke Jepara, Kudus. Pergi hikingnya pada hari ahad. kalo mau nginap terpaksa berangkatnya sabtu. Seperti acara MayCamp, Jiah berangkat sabtu bersama dengan teman-temannya. Jiah dan kawan-kawannya nginap di sana .

Baca Juga dosen dan blogger yang suka hiking dan menulis.

Muna Sungkar ; Dosen Cantik Suka Menulis dan Jalan-jalan





Kalo hiking Jiah melakukan hal ini ngobrol buat habisin waktu, biar nggak ngeluh jauh,  Kadang masak-masak, nyari sesuatu yang bisa digali dari alam. Kalo awet muda, entah tapi bikin sehat iya. Cuma saat belum terbiasa, capek pasti itu


Menurut Jiah, supaya awet muda dan gak cepet stress, ya harus banyak meluangkan waktu melakukan hal-hal yang pribadi, istilah kata "me time "gitu .




Me time, luangin waktu dikit buat santai dan biasanya agak jauh dari elektronik Mbak. Misal pergi ke sawah barang sebentar, liat kebon, tanaman, liat yang seger-seger  aja. Kalau liat bule ganteng termasuk bikin seger, ya lakuin aja, hihihi. Itu saran Jiah buat saya supaya gak stress dan awet muda.

Dasar euy si Jiah, bisa aja. Btw saya jadi gemes banget loh ngeliat foto Jiah ama dua bocah kembar itu, pengen gendong.

Oh, ya kalo pengen kenal lebih dekat ama Jiah ini alamat sosial medianya ya.

Fesbuk : Jiah Al Jafara
Instagram : @JiahJava
Twitter : @JiahJava

Dada, salam, sampai jumpa lagi ya, manteman semua.


Diberdayakan oleh Blogger.