Menu

Mildaini

Minggu, 21 Juli 2019

Pentingkah Ijin atau Pamitan Keluar Grup WhatApps

/ / 1 Comments
Pentingkah Ijin atau Pamitan Keluar Grup WhatApps
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Pentingkah Ijin atau Pamitan Keluar Grup WhatApps.Saya sering melihat ada yang keluar grup WA tanpa pamitan. Yah, sudah seperti hal yang lumrah saja. Bahkan tanpa ada aba-aba atau iterupsi kalo bakal keluar grup.

Nah, sebenarnya yang seperti ini sebagai sesama pengguna WA dan tentunya juga gabung di berbagai grup. Penting ngak sih, kita pamitan kalo mau keluar grup

Kalo saya sih iyah, tetap harus pamitan. Baik langsung share ucapan pamitan di grup atau japri adminnya.

Coba hitung, gtup Wa kamu ada berapa (Foto Unsplash)

Saat pamitan ijin keluar biasanya kalo saya dan sering juga kuliat teman-teman yang lain menyebutkan alasan keluar dan permohonan maaf.

Etika seperti ini memang ngak tertulis baku saat kita join sebuah grup WA sih, tapi sebagai orang timur dan seorang muslimah. Tentu saja akhlak terpuji dan sopan santun. Tetap harus di kedepankan yah.

Coba dirasa deh, gimana kalo kita yang jadi adminnya. Terus anggota grupnya bersikap seperti itu. Padahal biasanya grup itu ada yang membuatnya, ada adminnya, ada yang share link grupnya sehingga orang bisa gabung.

Kita sehebat apa pun itu, tidak bisa gabung ke sebuah grup WA tanpa perantara orang lain alias bisa sendirian. Kecuali grupnya kita yang bikin dan kita juga isinya. Tapi tetap, pasti ngak enak ya kan aklo ada member grupnya keluar tanpa permisi.

Jadi ketika pamitan atau ijin hendak keluar grup, saya pikir adalah sebuah perilaku yang wajib dilakukan oleh orang baik.

Ini beda kasus ya sama yang keluar sendiri akibat handphone atau aplikasi WA dia error sehingga bisa keluar dengan sendirinya.

Dan kalo diliat dari segi waktu, tenaga, pikiran. Untuk sekedar menuliskan kata pamit atau sejenisnya sebelum keluar grup adalah sebuah perbuatan yang berat bagi sebagian orang loh. Hal ini dibuktikan dengan masih banyak yang suka slonong boy keluar grup. Iyah, kan.

Menurut pengamatan saya ada beberapa kasus sih yang membuat orang yang tadinya  saya kira, ini hanya melihat sesaat ya. Bisa keluar grup tanpa pamitan dulu.

Kalo sedang marah atau kesal sama salah satu anggota grup. Misalnya sedang diskusi. Biasanya saling berbalas chat. Nah, tiba ada hal yang membuat dia marah. Udah, otomatis langsung keluar saja. Tanpa pamitan.

Biasanya kalo kejadian kayak gini. Kalo yang ngerasa dia keluar akibat chat dia. Maka si empunya chat. Akan japri yang keluar grup. Kalo ada salah kata ,maka akan langsung minta maaf. Nanti biasanya akan dimasukin lagi sama admin. Itu pun kalo dia masih mau gabung. Tapi kalo tidak mau lagi. Biasanya juga dibiarin saja.

Habis acara TOT, kita langsung sambung lagi di grup WA  (foto Milda)

Ada lagi yang ngak suka dengan pokok bahasan yang sedang dibahas di grup. Lalu dia , misalnya bilang begini. Aku keluar grup dulu deh kalo masih bahas soal politik. Terus dia keluar aja.

Kejadian kayak gini, kadang bikin kesal admin juga. Biasanya admin malah malas memasukkan kembali orang kayak gini. Sudah kadung keluar, ya sekalian aja.

Sebagian besar admin tidak mau juga membuang waktu terlalu lama dengan hal beginian. Melayani orang yang kalo dia butuh ,mau gabung. Kalo ada hal yang seolah dia ngak butuh keluar. Nanti masuk lagi. Sebenarnya yang seperti ini janganlah dilakukan. Kalo lagi ngak suka dengan pokok bahasan di grup. Yah, udah ngak usah nimbrung aja dulu. Atau tidak usah aktif dulu. Toh ke aktifan di sebuah grup WA itu ditentukan keinginan masing-masing. Tidak ada yang maksa. 

Jadi lebih baik atur dan kontrol diri sendiri. Tanpa harus merepotkan atau membebani orang lain.

Sebaiknya, kalo mau kleuar grup, pamitan ya atau ijin. Mana tahu nnati mau gabung lagi. Kalo ada masalah di grupnya. Bertahan dan sabar yah, mana tahu nanti ada buahnya. Jangan langsung ke luar aja. 

Sabtu, 20 Juli 2019

Aplikasi Face App Ancam Privasi Pengguna

/ / 0 Comments
Aplikasi Face App Ancam Privasi Pengguna
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Aplikasi Face App Ancam Privasi Pengguna.Sore itu saat membuka Instagram, feed penuh dengan postingan teman-teman yang menggambarkan bagaimana wajah mereka jika tua nanti. Gambar tersebut hilir mudik di timeline. Saya scroll sampai bawah, ternyata banyak sekali postingan serupa.

Saya perhatikan dengan seksama pada postingan tersebut ada tulisan FaceApp. Gambar yang muncul ada yang membuat kolase, wajah masih muda sedangkan di sebelahnya wajah saat tua. Tapi banyak juga yang langsung menampilkan wajah mereka jika tua nanti seperti apa.

Kami, biarlah nanti menua apa adanya (foto Milda)
Pada postingan tersebut ada yang memberikan caption khusus disertai tagar atau hestek #AgeChallange tapi ada juga yang polos aja. Tanpa caption dan hestek. Namun dengan watermark FaceApp, maka orang lain akan mengerti dengan sendirinya. Seperti halnya dengan saya. 

Melihat postingan Instagram yang sama semua, saya pun pindah ke Facebook. Eh, ternyata sama saja. Sama isinya postingan foto  teman-teman yang terlihat tua. Benaran mereka ingin terlihat tua, bukan terlihat awet muda. Mungkin buat lucu-lucuan saja dan hiburan.

Saya masih penasaran, tapi belum ingin mencari tahu lebih banyak . Saya tidak mencari informasi atau membaca berbagai referensi atau berita terkait aplikasi yang membuat mendadak teman-teman saya terlihat tua. Cuma saya mmebatin dalam hati saja, apa sih pentingnya. 

Sampai suatu pagi, kebetulan saya sedang demam. Jadi tidak ngantor. Sambil ngetik, saya mendengarkan acara di televisi membahas mengenai aplikasi FaceApp. Saya pun tertarik untuk melihat dan mendengarkannya lebih jelas lagi. Untuk menjawab rasa penasaran saya sekaligus juga untuk menambah wawasan juga. Agar tidak latah.

Di acara yang disiarkan oleh CNN itu menghadirkan bintang tamu via Skype dengan CEO Digital Forensic Indonesia Ruby Alamsyah. Yang akan membahas mengenai Sampai sejauh mana Aplikasi FaceApp mengancam penggunanya, 
Mendengar pembahasannya seputar ini, saya kian semangat sekaligus heran. Masa sih aplikasi ini dianggap berbahaya. Apanya yang bahaya dan bagaimana sistem kerjanya hingga bisa membahayakan penggunanya. Saya jadi makin kepo. 

Ditambah lagi dengan penjelasan Bisnis.com, di balik populernya aplikasi tersebut, ada beberapa dampak yang akan mengganggu privasi pemakai. Meski terlibat cukup menghibur, namun foto pengguna berpotensi menjadi bahan marketing FaceApp.

Pada dasarnya, orang memberikan FaceApp akses untuk menggunakan, memodifikasi, mengadaptasi, dan mempublikasikan gambar pengguna. Perubahan wajah ini hasil dari kecerdasan buatan melalui artificial intelligence (AI).

Meski sudah berusia seratus tahun, nenk masih sehat (foto Milda)
FaceApp diizinkan untuk menggunakan nama, nama pengguna, atau rupa apa pun yang disediakan dalam format media apa pun yang disukainya tanpa kompensasi. Artinya pengguna tidak akan dibayar meski FaceApp menggunakan foto Anda sebagai bahan konten marketing.

Nah, ini masa hanya untuk melihat bagaimana nanti wajah atau foto kita saat tua. Kita harus menyetujui banyak hal terkait data ini dan itu. Meski tidak dalam bentuk tulisan atau kita tidak diminta untuk menuliskan. Hanya perlu meng-klik saja. Terlihat sangat sepele. Namun, itu berbahaya. Sekali klik, artinya kita setuju, kita agree. 

Sebab sekali klik, artinya kita langsung setuju. Ngeri ih. Segitunya nih aplikasi. Saya jadi kuatir juga.

Lalu disebutkan juga  pada bagian ini di aplikasinya,  gangguan privasi itu karena FaceApp mengunggah foto pengguna ke cloud untuk diproses. FaceApp telah menyampaikan ketentuan itu melalui disclaimer yang muncul sebelum menggunakan aplikasi.

Penyimpanan ini memungkinkan FaceApp mempertahankan gambar lama meskipun pengguna telah menghapus aplikasi dan beralih ke aplikasi lainnya. "Orang yang menggunakan aplikasi tidak dibuat sadar akan hal ini," tegas Standard, Kamis (18/7/2019).

Wow, jadi akan tetap ada meski kita sudah menghapus fotonya atau bahkan aplikasinya. Namun data kita sudah tersimpan oleh server mereka. Ingat saja dulu kasus data yang dicuri oleh Facebook. Secara tidak sadar kita juga sudah memberikan kemudahan dan ijin bagi facebook untuk mengakses data-data kita. Masih ingat ya, dengan kasus yang menghebohkan tersebut.

Bersama nyai yang awet muda (Foto Milda)

Jadi saran saya kita jangan suka latah soal apa pun yang berbau dunia internet dan digital ini. Babyak hal-hal di luar yang kita ketahui loh. Meski para artis atau banyak orang telah menggunakannya. Bukan artinya hal ini tidak berbahaya. Lalu, tanyakan saja dulu sama diri sendiri. Kita ikutan aplikasi ini untuk apa dulu. 

Kalo tidak terlalu penting, mungkin tidak menggunakannya juga lebih baik. Biarlah nanti menua pada waktunya. Itu pun jika sampai waktu kita tua. Mungkin juga ada di antara kita yang sudah pulang duluan dipanggil oleh Allah sebelum tua. 

Ada hal yang paling penting dari itu semua, adalah mengisi dan menyiapkan hari tua dengan banyak melakukan kebaikan dan memperbaiki diri agar menajdi lebih baik dan bermanfaat bagi sesama. 

Jumat, 19 Juli 2019

Rencana Mencari Sekolah Untuk Anak

/ / 0 Comments
Rencana Mencari Sekolah Untuk Anak
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Rencana Mencari Sekolah Untuk Anak Di akhir Tahun.Kami merencanakan di akhir tahun ini ingin liburan ke pulau Jawa khususnya di daerah Jabodetabek. Sebenarnya bukan murni liburan. Namun, sebagai usaha untuk mencarikan sekolah lanjutan untuk kakak Nawra yang saat ini sedang kelas dua MTs. Jadi nanti untuk lanjutan ke jenjang SMA/MA kami berencana untuk menyekolahkan si kakak ke pondok pesantren di daerah Jawa.

Tiga anak ini moga menjadi muslimah yang sholeha. Aamiin (foto Milda)
 Mencari Sekolah Untuk Si Kakak

Awalnya Abahnya ingin si kakak lanjut ke sekolah di Jawa Timur. Tapi saya kurang setuju. Selan letaknya lebih jauh dari Bengkulu. Di sana kami juga tidak ada sanak saudara. Jadi jika ada urusan mendadak mengenai sekolah kakak nanti. Tentu saja kami sendiri yang akan turun langsung. Selain itu jarak yang jauh tentu saja akan memakan waktu tempuh perjalanan yang lebih lama. Akibaatnya ongkos perjalanan juga akan lebih maha. Apalagi jika harus berangkat semuanya

Harga tiket pesawat masih mahal, entah kapan akan turun dengan harga kayak dulu lagi. Mau naik bus atau kereta, jarak tempuh yang lama, otomatis juga makan waktu

Jadi untuk kesepakatan awal, sekolahnya di pulau Jawa namun di sekitaran Jabodetabek saja. Sebab ada saudara saya yang tinggal di Bante. Lalu ada keponakan kami yang tinggal di Jakarta Selatan. Jadi kalo ada urusan mendadak , yang meminta orang tua hadir. Tentu saja saudara atau keponakan kami bisa mewakili.

Selain itu kalo kami ada perjalanan dinas atau kegiatan di sekitar Jabodetabek, bisa meluangkan waktu untuk mampir menenggok kakak, walaupun hanya sebentar saja. 

Waktu mengunjungi kakak di pondok  (foto Milda)

Jadi, itu sebagian alasan di samping banyak alasan lainnya jika harus didetilkan atau diuraikan secara lebih jelas lagi. Banyak sekali dong!

Sekalian Liburan dan Silaturahim Keluarga

Untuk rencana tersebut, kami sudah mengkondisikan anak-anak sejak jauh hari.Mangajak anak-anak untuk saling berhemat dan mengumpulkan uang. Untuk keperluan ongkos dan akomodasi selama di sana. Pasti akan membutuhkan banyak uang. Sebab selain melihat sekolah untuk si kakak. Kami juga akan sekalian mengajak anak-anak untk liburan. Mengunjungi berbagai destinasi wisata. Terutama destinasi yang belum pernah anak-anak kunjungi. Seperti main ke Bekasi, main salju. Anak-anak pengen banget bisa main di sana.

Lalu ada rencana juga untuk berunjung ke kerabat dari pihak suami yanga ada di Bandung. Ada beberapa keluarga yang akan kami kunjungi. Sudah lama juga suami belum pernah silaturahim dengan mereka sejak menikah. Kalo dilihat dari usia si kakak. Artinya sudah dua belas tahun.

Oh, ya satu lagi yang tak akan kami lupakan adalah main ke Dufan, kebetulan keponakan kami yang baru saja menikah di tahun ini bekerja di Dufan. Jadi kami mau mampir melihat dia sekaligus juga mau man bersama di Dufan. Hal ini sudah kami sampaikan saat menghadiri pernikahannya beberapa waktu lalu. Dan ternyata dia juga pengen banget kalo kami bisa datang dan main ke Dufan. Mumpung dia masih kerja di sana katanya. Mana tahu nanti ada diskonan, iya kan! Aji mumpung .
Liburan keluarga wala tahunlalu, di Ragunan (foto Milda )

Untuk transportasi karena kemungkinan harga tiket tidak turun. Maka kami sudah membuat rencana  pergi ke sana dengan menggunakan transportasi darat saja. Entah dengan menggunakan angkutan umum. Seperti bus atau malah naik mobil pribadi. Ini hanya soal teknis saja, jadi nanti bisa dikondisikan.
Dari Bengkulu dengan jalan darat ke Lampung dahulu lalu menyebrang dengan kapal hingga ke dermaga Merak lalu lanjut ke Jakarta . Kalo kakak Nawra sudah sering naik kapal penyeberangan. Nah, kalo kedua adiknya, belum pernah. Pasti ini nanti kalo jadi akan menjadi sebuah nostalgia dan pengalaman yang mengesankan untuk Kanga Athifah dan Adek Nasya

Mohon doanya ya semuanya, semoga rencana kami ini bisa berhasil dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Dapat sekolah yang bak dan cocok untuk si kakak. Sekaligus juga bisa liburan keluarga. Diberikan kelapangan dan ridho-Nya.    

Kamis, 18 Juli 2019

Apa Pentingnya Menuliskan Rekam Jejak Setiap Bulan

/ / 0 Comments
Apa Pentingnya Menuliskan Rekam Jejak Setiap Bulan
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Jika ada yang bertanya, setengah tahun 2019 ini saya ngapain aja. Sepertinya tidak begitu susah saya menjawabnya. Sebab saya termasuk yang suka menuliskan moment dan membagikannya ke media sosial. Jadi kalo lupa tanggal pun saya bisa intip aja lagi media sosial. Harusnya kita rajin menuliskan pencapaian apa yang sudah kita lakukan untuk menajdi motivasi diri. 

Sebenarnya penting ngak sih menuliskan atau mengabadikan setiap moment tersebut. Apalagi membagikannya kepada orang. Bagi saya sangat perlu sebab sebagai rekam jejak dan juga rekam gerak. Saya udah ngapain aja selama ini. Tapi tidak juga semua hal harus dibagikan juga. Misalnya, hal-hal yang privasi dan menyangkut keluarga. Saya akan hold dulu kalo urusannya sama keluarga. 
Beberapa hal ini bisa saya bagikan kepada kalian semua, mana tahu kita satu moment yang sama atau mungkin mau menciptakan pencapaian yang sama di tahun yang akan datang


Bulan Januari, tepatnya tanggal  22-23 Saya bersama 29 perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia. Berkesempatan untuk hadir acara TOT literasi digital yang diselenggarakan oleh Tiktok, ICT Watch dan Kemkominfo. Bertempat di hotel Jakarta. Senang rasanya bisa mengawali tahun dengan belajar dan bertemu dengan teman-teman di berbagai kota . Termasuk juga dari berbagai kalangan dan profesi. Seru sekali.


Bulan Februari, Saya sama temen sesama pengiat Relawan TIK Provinsi Bengkulu. Ada bu dosen Ika Pasca, Ada Bu Guru Apura bersilaturahim dengan kampus STIA Bengkulu guna membahas mengenai kegiatan literasi digital bagi mahasiswa


Di bulan Februari juga saya bersama teman-teman Pemuda Penggiat Anti Narkoba Kota Bengkulu atau PUPAN melakukan sosialisasi tentang P4GN melalui program Roadshow ke radio-radio. Ada beberapa radio yang kami datangi selama bulan Februari ini.


Tepat tanggal 15 Februari di Bengkulu juga sedang diadakan Agenda besar Muhammadiyah. Nah, saya kebagian sebagai narasumber untuk kegiatan seminar Kemuslimahan yang diadakan oleh Kampus Universitas Bengkulu. 


Kegiatan ini menghadirkan mahasiswi Ekonomi dari Bengkulu, Palembang, Lampung dan Jambi


16 Februari esok harinya setelah jadi narasumber seminar. Lalu kami sekeluarga berangkat ke kota Manna, di bagian Bengkulu Selatan. Ini adalah perjalanan pertama kami sekeluarga dengan mobil pribadi ke kota Manna. Kami pun pergi pagi pulangnya malam hari, jam sebelas malam kami sampai di rumah. Perjalanan ini sangat berkesan bagi saya dan suami. Sebab sukses bisa ke kota Manna dengan menyetir sendiri. Seru pokoknya.

22 Februari adalah momentum luar biasa untuk Forum Lingkar Pena yang berusia 22 tahun dan Blogger FLP yang pertama. Alhamdulillah bisa terus membersamain FLP dan Blogger FLP. Semoga ke depan semakin kompak dan bermanfaat.


26 Februari, saya berkesempatan untuk ikut kegiatan workshop soal pemasaran dan pemanfaatan dunia digital untuk marketing. Bersama tim pesonakopi Indonesia. Dua hari sini saya belajar bersama para pencinta, petani dan pelaku bisnis kopi. Kami belajar cara memasarkan kopi secara online. Selain itu diajarkan cara menyiapkan produk untuk dijual. Seperti mengambil foto produk.

Bulan Maret, di awal ini saya berkesempatan main ke SMA IT untuk menjadi juri cipta lomba puisi tingkat SLTP. Kegiatan ini dilakukan di lokasi sekolah. Para peserta menulis puisi ditempat. Lalu dinilai , ditentukan pemenangnya. Dari banyak peserta. Saat itu yang menjadi juara adalah laki-laki. Saya senang sekali bisa hadir dan menyukseskan kegiatan yang memang menjadi ajang tahunan sekolah ini. Tahun lalu saya menjadi juri cerpen.






25 Maret, ini adalah workshop blog pertama yang dilaksanakan oleh Blogger Bengkulu yang memberikan sertifikat kepada peserta. Kalo kegiatan sebelumnya. Para peserta tidak diberikan sertifikat sih. Tapi kali ini digarap lebih serius dan berkesan ptofesional juga. Sebab banyak yang butuh sertifikat juga.





Bulan April ini adalah bulan kebahagian dan kesedihan  sekaligus bagi saya dan keluarga. Sebab di bulan ini di awal bulan adalah ulang tahun pernikahan kami yang jatuh pada tanggal 1 April. Di hari itu juga anak kedua kami si Athifah mengikuti tes masuk sekolah. Saat itu hari yang menyenangkan sekaligus juga sebagai hari yang menegangkan. Akan kah Athifah bisa lulus. Kami mulai galau sebab yang daftar banyak sekali. Saingan banyak.

Namun jalan lima hari kemudian. Allah merubah semua suasana hati kami. Emak, orang tua yang kami cintai meninggalkan kami selama-lamanya. Emak meninggal dunia. Saat itu rasanya lepaslah jiwa raga saya seperti anak yang kehilangan anaknya. Kesedihan yang luar biasa menyeliputi kami sekeluarga bukan hanya pada hari itu. Bahkan hingga hari ini kami masih kehilangan dan bersedih.


Meski begitu saya mencoba mengibur diri dengan tetap beraktivitas seperti biasa. Saya membuka kelas blog khusus perempuan dalam memperingati hari Kartini. Alhamdulillah peminatnya banyak dan berjalan lancar jaya.

Kemudian kehidupan mulai kami jalani dengan pelan-pelan tanpa sosok emak. Namun, ujian kesabaran dan keikhlasan itu mungkin masih belum cukup bagi Allah. Jadi tanggal 27 April. Di sabtu kelabu itu rumah yang sepuluh tahun kami punya. Kena banjir. Airnya tinggi sekali. Barang-barang banyak yang hilang dan rusak. Ngak usah ditanyakan rasanya kayak apa saat itu. Apalagi ingat dua lemari hadiah saya untuk Athifah yang hanya berumur sepekan itu luluh lantak oleh banjir. Meja belajar Athifah rusak sebelum digunakan. Sedih sekali. Sampai sekarang pun saya belum move on soal banjir. Meski diminta survive. Banjir telah merenggut banyak hal dari saya


Di akhir April itu kami harus bergegas berberes sebab sudah mau puasa. Kondisi rumah harus segera diperbaiki agar nyaman untuk ditempati. Sebab basah dan penuh lumpur, barang banyak yang rusak.

Mana kondisi puasa, harua mengurusi dan membereskan rumah. Sungguh sebuah pekerjaan yang melelahkan.

Akhirnya di akhir menjelang kakak Nawra pulang dari libur lebaran dari pondok. Renovasi rumah sebagian sudah beres. Meski tetap akan lanjut dengan tahap selanjutnya. Yah, beguyur saja.


Di bulan Mei ini saya diundang untuk mengikuti kegiatan diseminasi dari kantor bahasa Bengkulu. Dan ini juga menjadi awalan semangat baru bagi saya.

Bulan Juni, puasa berlalu dengan tertatih. Kami melanjutkan membuat kisah seputar lebaran. Meski kurang bersemangat. Sebab ini adalah lebaran pertama bagi kami tanpa kehadiran emak.

Untuk menghibur diri, kami akhirnya berkunjung ke sanak saudara emak secara rame-rame. Agar mengurangi kesedihan. Bahkan hingga ke luar kota. Kami datangi saudara emak dan bak.


Di tanggal 12 juni kami sekeluarga nginap di Lubuk Linggau. Kami merencankan untuk berkunjung ke kota Palembang dengan menggunakan kereta api. Ada keponakan kami, kak Andi akan melangsungkan akad dan resepsi pernikahannya.

Perjalanan ke Palembang ini kami jadikan juga sebagai ajang silaturahim  dan menyambung kehangatan keluarga yang sudah lama tidak bertemu.


Banyak kumpul sanak saudara sekalian jadi ajang untuk saling memaafkan Kan masih ada hawa halal bi halal.Beberapa hari di Palembang. Malam itu usai resepsi saya berangkat ke Pekanbaru untuk mengikuti bimtek Fasilitator Literasi Baca Tulis Se-sumatra di tanggal 17-21 Juni. Lima hari diberi kesempatan untuk belajar lagi dan berkumpul dengan orang-orang hebat.

Bimtek ini adalah hiburan sekaligus juga charger buat semangat menulis saya yang merosot beberapa bulan ini. Jadi saya punya sedikit semangat dan alasan untuk bangkit lagi.Benar saya,ketika kita bersemangat maka dunia beserta isinya juga mendukung. 


Pulang dari Pekanbaru, ditanggal 25 Juni saya diundang kegiatan Gema Cermat oleh dinas Kesehatan Provinsi Sebagaii rekan media. Di kegiatan ini saya juga mendapatkan hadiah doorprize, senang sekali. Di acara ini saya belajar juga mengenai obat-obatan. Bagaimana cerdas menggunakan obat.

Lanjut lagi esok harinya, di hari Anti Narkotika Internasional yang disebut juga HANI, saya berkesempatan menghadiri acara tersebut dan juga bisa welfie sama Wakil Walikota Bengkulu, Bapak Dedy Wahyudi. Bergabung dengan para penggiat anti narkoba ini saya senang sekali, semoga bisa memberikan manfaat yang banyak bagi banyak orang.

Bulan Juli Saya diundang untuk menjadi narasumber kegiatan di Universitas Bengkulu. Untuk workshop blog bagi para mahasiswa S1 Jurnalisti. Kegiatan ini digelar pada tanggal 10 Juli 2019 di gedung FISIP Universitas Bengkulu

Di hari ini luar biasa apresiasi yang diberikan oleh kampus kepada apa yang kami berikan. Saya sendiri kaget dan ini merupakan pencapaian yang luar biasa untuk tahun ini. Di tengah badai kesedihan yang menimpa saya. Namun, saya masih diberikan kesempatan untuk belajar dan berbagi

Terima kasih Allah atas cerita hidup yang telah Engkau goreskan kepada ku sehingga hidup saya penuh warna.

Rabu, 17 Juli 2019

Ingin Jalan-jalan dan Berbagi Ke Kota Aceh

/ / 0 Comments
Ingin Jalan-jalan dan Berbagi Ke Kota Aceh
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_ Ingin jalan-jalan dan Berbagi Ilmu Blogging dan Menulis di Kota Aceh.Jika ada kesempatan untuk ngetrip sekaligus berbagi. Saya ingin sekali bisa datang ke negeri Serambi Mekah.Dari dulu saya penasaran sekali ingin ke sana. Pengen menginjakkan kaki di nol kilometer Indonesia

Selain itu, adat istiadat dan budaya Aceh yang sangat kental dengan islam. Membuat saya ingin mengetahuinya sekaligus melihatnya langsung.Jika memungkinkan saya ingin,jika diizinkan untuk bisa bermasyarakat di sana kira-kira sepuluh hari deh.

Garuda, maskapai kebangaan (foto Milda)

Lalu kalo sepuluh hari di sana,saya mau ngapain aja.Sebenarnya banyak sih yang bisa dilakukan. Tapi sekaligus juga pendek waktunya.Tapi saya cobakan untuk efektif ya. Ini kan kalo berkesempatan ke sana ya. Kita buat rancangannya dulu.

Aceh selain terkenal dengan adat istiadatnya. Kuliner Aceh juga menarik loh.

Dulu,saya tahunya kalo di Aceh itu banyak tanaman ganja ya. Lalu ada yang bilang bahwa masakan Aceh itu lezat dan bikin candu. Nah, awalnya saya berpikiran kalo salah satu bumbu yang bikin enak itu adalah ganja

Wuiih,, tentu saja ini anggapan yang salah ya. Mana mungkin.

Oleh karena itu saya ingin mengetahui secara langsung dan kalo bisa belajar masak aneka makanan Aceh yang terkenal itu.

Berbagi Ilmu Menulis dan Blogging

Balik lagi soal saya mau ngapain aja di Aceh. Nah,saya pengen berbagi ilmu menulis dan blogging. Untuk menulis saya memilih untuk anak-anak Sekolah Dasar. Sedangkan blogging saya memilih sasaran pesertanya adalah mahasiswa dan emak-emak.

Kenapa menulis untuk anak SD saja. Yah,sebab saya sudah cukup lama jadi mentor kelas menulis untuk anak SD. Jadi apa yang saya lakukan dan terapkan di kelas nulis saya. Ingin rasanya saya lakukan dan terapkan juga untuk anak SD di Aceh

Lalu untuk blogging kenapa sasarannya emak-emak. Sama juga sih. Saya sudah pegang beberapa kelas blog. Baik offline dan online. Jadi sepertinya emak-emak adalah peserta kelas blog yang aktif dan bisa dimaksimalkan. Apalagi kalo pas diajarin nyari uang dari blog. Biasa ramai dan peserta antusias.

Kelas Blogging bersama Emak-emak (foto Milda)

Tapi kalo belum sampai ke materi blogging. Saya ingin memberikan materi Internet Cakap saja. Tapi tetap sasarannya buat emak-emak. Supaya mereka bisa menggunakan dan memanfaatkan handphone-nya untuk hal-hal yang positif dan kalo bisa memberikan hasil. Baik berupa wawasan atau pengetahuan bahkan bisa menambah penghasilan.

Ingin Shalat di Masjid Baiturrahman

Selain berbagi ilmu menulis dan blogging. Saat ada di Aceh saya ingin bisa shalat dan berdoa di Masjid Baiturrahman. Masjid ini menjadi sangat viral ya ketika Tsunami Aceh melanda. Hanya bangunan masjid ini yang selamat di antara sekian banyak bangunan yang rusak di Aceh waktu itu Begitulah jika Allah ingin menunjukkan kekuasaannya. Kita manusia pun tidak bisa berpikir. Mengapa dan kok bisa hal itu terjadi. Ada bnayak hal yang ngak bisa masuk dalam otak kita untuk memikirkannya.

Semuanya hanya bisa dijawab dengan mata batin dan keimanan.

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, merupakan Masjid yang memiliki lembaran sejarah tersendiri, yang kini merupakan Masjid Negara yang berada di jantung kota Propinsi Nanggro Aceh Darussalam. 

Nama Masjid Raya Baiturrahman ini berasal dari nama Masjid Raya yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 H/1612 M. Mesjid raya ini memang pertama kali dibangun oleh pemerintahan Sultan Iskandar Muda, namun telah terbakar habis pada agresi tentara Belanda   kedua pada bulan shafar 1290/April 1873 M, dimana dalam peristiwa tersebut tewas Mayjen Khohler yang kemudian diabadikan tempat tertembaknya pada sebuah monument kecil dibawah pohon ketapang/geulumpang dekat pintu masuk sebelah utara masjid.

Masjid Baiturrahman Aceh (foto KMStour.com )

Sungguh sebuah masjid yang juga merupakan saksi sejarah perjuangan masyarakat Aceh.

Empat tahun setelah Masjid Raya Baiturrahman itu terbakar, pada pertengahan shafar 1294 H/Maret 1877 M, dengan mengulangi janji jenderal Van Sweiten, maka Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar itu. Pernyataan ini diumumkan setelah diadakan permusyawaratan dengan kepala-kepala Negeri sekitar Banda Aceh. Dimana disimpulakan bahwa pengaruh Masjid sangat besar kesannya bagi rakyat Aceh yang 100% beragama Islam.

Janji tersebut dilaksanakan oleh Jenderal Mayor Vander selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu. Dan tepat pada hari Kamis 13 Syawal 1296 H/9 Oktober 1879 M, diletakkan batu pertamanya yang diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Masjid Raya Baiturrahman ini siap dibangun kembali pada tahun 1299 Hijriyah bersamaan dengan kubahnya hanya sebuah saja.

Pada tahun 1935 M, Masjid Raya Baiturrahman ini diperluas bahagian kanan dan kirinya dengan tambahan dua kubah. Dan pada tahun 1975 M terjadinya perluasan kembali. Perluasan ini bertambah dua kubah lagi dan dua buah menara sebelah utara dan selatan. Dengan perluasan kedua ini Masjid Raya Baiturrahman mempunyai lima kubah dan selesai dekerjakan dalam tahun 1967 M. 

Dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-XII pada tanggal 7 s/d 14 Juni 1981 di Banda Aceh, Masjid Raya diperindah dengan pelataran, pemasangan klinkers di atas jalan-jalan dalam pekarangan Masjid Raya. 

Perbaikan dan penambahan tempat wudhuk dari porselin dan pemasangan pintu krawang, lampu chandelier, tulisan kaligrafi ayat-ayt Al-Qur’an dari bahan kuningan, bagian kubah serta intalasi air mancur di dalam kolam halaman depan.

Dan pada tahun 1991 M, dimasa Gubernur Ibrahim Hasan terjadi perluasan kembali yang meliputi halaman depan dan belakang serta masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas,meliputi penambahan dua kubah, bagian lantai masjid tempat shalat, ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan ruang tempat wudhuk, dan 6 lokal sekolah. 

Sedangkan. perluasan halaman meliputi, taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret.

Waktu gempa dan tsunami (26 Desember 2004) yang menghancurkan sebagian Aceh, mesjid ini selamat tanpa kerusakan yang berarti dan banyak warga kota yang selamat di sini. 

Bertafakur di Museum Tsunami

Berikutnya yang tidak kalah ingin saya kunjungi adalah museum atau monumen peringatan Tsunami Aceh. Ketika datang ke sana saya bukan ingin mengenang atau menyaksikan bagaimana luluh lantaknya Aceh saat diterjang Tsunami itu. Namun sebaliknya saya ingin bertafakur dan memperbaiki diri saya.

Museum TsunamiAceh (foto merahputih.com)

Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi.

Museum Tsunami di Banda Aceh yang dirancang oleh arsitek asal Bandung, Jawa Barat, Ridwan Kamil ini merupakan desain yang memenangkan sayembara tingkat internasional yang diselenggarakan pada 2007 dalam rangka memperingati musibah tsunami 2004. Bangunan tersebut berkonsep rumoh Aceh dan on escape hill dan sebagai referensi utamanya adalah nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan abstraksi tsunami.

Museum ini merupakan sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi untuk menciptakan kembali suasana dan kepanikan saat tsunami. Dinding museum dihiasi gambar orang-orang menari Saman, sebuah makna simbolis terhadap kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh.Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya dirancang mirip rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami.

Bangunan ini memperingati para korban, yang namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang terdalam museum, dan warga masyarakat yang selamat dari bencana ini

Selain perannya sebagai tugu peringatan bagi korban tewas, museum ini juga berguna sebagai tempat perlindungan dari bencana semacam ini pada masa depan, termasuk "bukit pengungsian" bagi pengunjung jika tsunami terjadi lagi.

Semoga keinginan saya ini terkabulkan ya. Mana tahu ada yang mau jadi sponsor untuk mengajak saya ngetrip sekaligus berbagi dengan masyarakat Aceh

Referensi
http://simas.kemenag.go.id/index.php/profil/masjid/25/

Total1.562 Orang Jamaah Calon Haji. Provinsi Bengkulu Menuju Tanah Suci

/ / 1 Comments
Total1.562 Orang Jamaah Calon Haji. Provinsi Bengkulu Menuju Tanah Suci

Assalammualikum.Wr.Wb


www.mildaini.com – Kloter Terakhir Jamaah Calon Haji Provinsi Bengkulu Menuju Tanah Suci I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabari secara resmi melepas Kloter terakhir Jamaah Calon Haji Provinsi Bengkulu, yakni Kloter 5 Bengkulu yang tergabung dalam Kloter 12 Padang, bertempat di Asrama Haji Provinsi Bengkulu, (16/7). 

Kloter 5 Bengkulu ini sendiri berjumlah 381 orang, sehingga total hingga saat ini jumlah Jamaah Haji Provinsi Bengkulu, yang sudah di berangkatkan ke tanah suci sebanyak 1.562 orang jamaah calon haji.


Hamka Sabri mengungkapkan bahwa menunaikan Ibadah Haji adalah melaksanakan Rukun Islam ke Lima yang merupakan cita – cita orang beriman, untuk itu bagi orang – orang yang beruntung menunaikan Ibadah Haji khususnya Tahun ini 1440 H. Peluang ini harus dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya, karena tidak semua orang dapat serta mampu meraihnya.

“Jadikanlah perjalanan haji sebagai perjalanan yang berharga, penuh ampunan dan rahmat Allah SWT, agar perjalanan spiritual ini mudah dilaksanakan serta dijauhkan dari kesulitan dan rintangan,” ungkap Hamka Sabri.

Hamka juga menambahkan agar para Jamaah Calon Haji dapat menghindarkan diri dari perasaan Riya, Takabur, Sombong serta sifat – sifat buruk lainnya. Sebab saat pelaksanaan Ibadah Haji terdapat berbagai jamaah dari berbagai derah maupun negara dengan berbagi sifat, serta tabiat yang dimiliki, untuk itu sikap sabar sangat diperlukan oleh Jamaah Calon Haji.

“Hadapi dengan kesabaran dan lakukan atas dasar ketakwaan kepda Allah SWT, mudah- mudahan apabila semuanya dilakukan sesuai dengan aturan penuh dengan keiklasan dan kesabaran, Insya Allah akan mendapatkan haji yang mabrur dan mambrurah, tidak ada balasannya kecuali surga,” jelas Hamka Sabri yang turut melepas kedua orang tuanya yang juga tergabung di Kloter 5 ini menunaikan ibadah haji.

Kloter terakhir Jamaah Calon Haji Provinsi Bengkulu ini Jamaah tertua atas nama Nurmalini Mek Unug yang berusia 97 Tahun asal Kabupaten Lebong, sedangka untuk Jamaah termuda atas nama Zuldi Yahya Sofian berumur 28 Tahun yang berasal dari Kabupaten Mukomuko.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar pada kesempatan ini mengharapkan penyelenggaraan Ibadah Haji di Kloter 5 dapat dilaksanakan dengan tertib dengan baik dalam mengikuti setiap rangkaiannya, sehingga saat kembali ke Bengkulu dalam keadaan sehat dengan membawa haji yang mabrur dan mambrurah.

Terkait dengan perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi saat ini, ia pun menghimbau agar Jamaah Haji dapat menjaga kesehatannya selama melakukan ibadah serta mengurangi aktifitas diluar dan lebih banyak berda didalam Masjid dan Maktab

 “Kepada seluruh jamaah haji dapat mengurangi kegiatan di luar maktab, karena cuaca agak ekstrim 42 C sampai 50 C jadi ini sudah terlalu panas dengan suhu kita di Indonesia,” ungkap Bustasar.

Jamaah Calon Haji Kloter 5 Bengkulu ini di Kota Makkah akan menempati Maktab 10 Sektor 1 Hotel 118 nomor 10 SYISYAH 1. (Morecka – Media Center Provinsi Bengkulu).



Selasa, 16 Juli 2019

Pertama Kali Saya Bekerja

/ / 0 Comments
Pertama Kali Saya Bekerja
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_ Pertama Kali Saya Bekerja.Selepas kuliah dari pendidikan diploma atau D3 di tahun 2002. Saya langsung mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan atau loker. Meski tamatan pendidikan perawat. Waktu itu saya memang tidak mau bekerja di rumah sakit.

Untuk hal ini saya punya alasan dan hal ini tentu saja merupakan alasan pribadi. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan

Jadi dulu waktu saya masih kuliah. Saat praktik di rumah sakit. Saya sering kali mendapatkan kakak-kakak perawat yang terpaksa membawa anaknya untuk ikutan dinas malam. Waktu itu, sempat saya tanyakan. Alasannya mengapa membawa anak saat dinas malam. Yah, mau bagaimana lagi di rumah tidak ada pengasuh. Belum lagi saya juga pernah melihat kejadian serupa. Namun alasannya kali ini berbeda. Anaknya sakit jadi tidak bisa ditinggalkan dan terpaksa dibawa.

Menikmati loncatan hidup harus dengan semangat (Foto Milda)

Belum lagi ketika pembagian jadwal dinas yang penuh kejutan. Misalnya. Hari ini kita bekerja, minggu depan di hari yang sama belum tentu ada jadwal. Kalo pun ada jadwalnya , kita belum tahu apakah pagi, siang atau malam. Jika pun tahu, hal ini juga membuat kita harus mengatur jadwal kegiatan kita dengan hati-hati menyesuaikan dengan jadwal kerja.

Pada kehidupan saya yang terbilang Flat atau datar-datar saja. Saya lebih membutuhkan kepastian bukan kejutan apalagi tantangan.

Saya bisa merencanakan , pas week end mau kemana dan ngapain saja.Di musim liburan, saya bisa merencanakan mau liburan atau bepergian kemana

Jadi saya lebih menyukai kepastian sejak awal.

Apalagi jika nanti kejadian saya harus membawa anak saat dinas malam.Saya kebagian dinas saat hari lebaran. Wuiih, sebuah kejutan yang tentu saja akan bikin saya terkaget-kaget.

Jadi, sebagian alasan tersebutlah yang membuat saya akhirnya tidak  jadi kerja di rmah sakit. Padahal waktu itu saya sudah memasukkan lamaran kerja di dua rumah sakit. Semuanya sudah tahap wawancara. Untuk rumah sakit yang satunya saya memilih mundur, waktu wawancara, saya diminta memasukkan jilbab ke dalam baju saya. Jadi, hal ini ngak mungkin saya lakukan. Jadi saya mundur teratur saja. 

Sebenarnya sejak awal saya sudah tahu mau saya kerja kayak apa, tapi ikutan tes ini dan itu serta masukin lamaran kerja ke sana-sini adalah wujud pengen ngetes kemampuan diri saja. Sebab untuk beberapa kali tes, hampir semuanya masuk sampai tahab wawancara atau tahab akhir. Nah, pas di wawancara ini dua kali saya mundur dengan alasan jilbab. Kalo yang pertama karena diminta memasukkan jilbab ke dalam baju, pada alasan kedua justru sebaliknya. Diminta untuk beneran melepskan jilbab. Dengan alasan memang semua karyawan tidak ada yang menggunakan jilbab. Saat itu kondisi sangat berbeda dengan sekarang, dimana jilbaber masih jarang.

Yah, sudahlah..cari kerja yang lain sajalah...yang sesuai dengan keinginan saya.

Bekerja Jadi Perawat Sekolah

Sampai suatu hari, saya ditawari untuk bekerja di sebuah sekolahan, saya bertugas sebagai tenaga kesehatan. Yah, istilahnya bekerja di Usaha Kesehatan Sekolah. Saya bertindak sebagai perwat sekolah. Datang setiap hari dan pulang sama dengan usainya masa sekolah. Ada ruangan khusus untuk saya beraktivitas. 

Bismillah, saya terima tawaran ini. Tak berapa lama saya juga ditawari untuk bekerja di praktik dokter gigi. Kerjanya di sore hari hingga malam. Lokasinya tidak begitu jauh dari rumah. Saya bisa jalan kaki saja.

Jadilah waktu itu pagi saya kerja di sekolahan, sore dan malamnya say bekerja di praktik dokter gigi. Saya menikmati pekerjaan ini. Dulu badan saya langsing eh proposional loh, dengan tinggi sekitar 160 cm, Berat badan ngak nyampe 50 kg. Itu salah satunya karena saya banyak jalan kaki. Waktu itu sayabelum punya kendaraan. Namun tidak berapa lama , akhirnya saya bisa membeli motor juga dari hasil saya kerja.

Sembari saya kerja, saya juga membangun bisnis saya. Saya mulai merintis mempunyai toko buku. Jadi meski saya kerja di sekolahan dan praktik dokter. Saya tetap punya kenginan untuk punya bisnis sendiri. 

Salahs atu motivasi saya bekerja dan mengumpulkan banyak uang adalah untuk membiayai pernikahan saya kelak. Saya berniat waktu itu ingin menikah di tahun 2006. Dengan biaya saya sendiri. Jika ada sanak keluarga yang akan membantu. Tentu saja saya akan menerimanya. Namun, jika mereka harus berhutang untuk membiayai pernikahan saya. Tentu saja ,saya tidak mau membebani saudara-saudara saya.

Oh, ya seperti awal keinginan saya bekerja. Bekerja di sekolah ini, saya bisa membuat jadwal kegiatan yang pasti dan terukur. Kemudian pada saat liburan sekolah, saya juga bisa ikutan liburan. Saya bisa memanfaatkan waktu untuk liburan ke luar kota. 

Meski mungkin ada yang beranggapan, mungkin saya seorang perawat yang gagal. Yah, ngak masalah juga. Namun saya juga bersyukur pernah kuliah di kesehatan. Hal ini menjadi salahs atu pertimbangan editor dan penerbit untuk menerima naskah kesehatan saya. Lalu menerbitkannya menjadi empat buku. Jadi saya senang sekali bisa kuliah di bidang kesehatan.

Di buku ini saya mencantumkan pendidikan keperwatan saya (foto penerbit BIP)

Saat ini saya juga sudah menyelesaikan pendidikan S1 saya tapi bukan dibidang pendidikan. Tapi di bidang pendidikan.Jadi di ujung nama saya ada titelnya S.Pd. Basic pendidikan ini , saya gunakan juga untuk mendaftar ke pekerjaan lainnya sampai dengan sekarang. 

Jadi kalo ada yang bertanya, pertama kali saya bekerja dimana? Saya akan jawab dengan senang hari, Saya dulu seorang perawat sekolah.

Pesan saya, meski bekerja hanya sebagai batu loncatan, namun kita tetap harus bekerja sebaik mungkin, memberikan hasil yang maksimal.




Beberapa Pilihan Wisata Ramah Anak di Kota Malang

/ / 7 Comments
Beberapa Pilihan Wisata Ramah Anak di Kota Malang
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Beberapa Pilihan Wisata Ramah Anak di Kota Malang.Harga tiket pesawat masih belum juga turun. Padahal kami sudah membuat rencana ingin liburan ke Jakarta dan lanjut lagi hingga ke Jawa Timur. Khususnya ke kota Malang Di musim liburan lebaran Idul Adha. Rencana ingin sekalian melihat sekolah lanjutan untuk si kakak.

Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan transportasi darat saja. Kami berencana akan memilih menggunakan  kereta api sebab beberapa kali kami sudah melakukan perjalanan keluarga dari kota Lubuk Linggau ke Kota Palembang. Jadi anak-anak juga sudah terbiasa bepergian dengan menggunakan kereta api. Tiket kereta api Jakarta Malang sudah kami incar dan intip sejak lama. 

Naik Kereta Api, bikin hubungan keluarga makin harmonis (Foto Milda) 
Apalagi saat ini kondisi dan fasilitas di kereta api sudah sangat nyaman. Bahkan pada kelas ekonomi sekali pun. Semua fasilitas sudah semakin layak dan baik. Hal ini membuat penumpang kelas ekonomi juga merasakan kenyamanan dan aman saat bepergian dengan menggunakan kereta api. Kebersihan juga diutamakan. Yang tambah keren itu adalah fasilitas mesin pendingin alias Ac dan colokan listrik. Tersedia hampir di setiap meja. Anda dan keluarga tidak perlu kuatir handphone low bat apalagi mati.

Dengan kondisi kami yang memiliki anak-anak dan  balita. Jalan-jalan dengan kereta api ini sangat membantu sekali. Kami berencana untuk memesan lima kursi tujuan tiket kereta Jakarta Malang. Tiga kursi dewasa dan dua kursi balita. Paling nanti , Abahnya yang duduk misah dengan kami. Kursi empat cukup untuk saya dan anak-anak. 

Bawaan naik kereta bisa seabrek (Foto Milda)

Rute yang akan ditempuh adalah Jakarta – Malang. Dari Senen menuju Malang dengan menggunakan Rute KA Matarmaja dari Stasiun Pasar Senen, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Solo Jebres, Madiun, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Blitar, Kepanjen, Malang Kotalama dan terakhir Malang.

Harga Tiket KA Matarmaja Malang Jakarta dan Jakarta Malang sebesar IDR 109.000 tiap penumpangnya. Tarif ini berlaku flat atau single tarif, jadi kemanapun bepergian di rute KA Matarmaja, harga tiketnya sama saja IDR 109.000. Contoh : rute Malang Jakarta, Malang Semarang, Kediri Tegal, Madiun Semarang, Solo Semarang, Nganjuk Pekalongan, Semarang Jakarta. Semua harga rute tersebut sama saja.

Reservasi tiket Jakarta Malang bisa dilakukan jauh-jauh hari, jika kuatir kehabisan. Pembeliannya juga bisa dilakukan secara online. Pembelian secara online, akan membuat kita lebih efektif dan efisien. Jika tiket sduah dipesan, biasanya saya tinggal menjaga kesehatan anak-anak termasuk kesehatan kami juga , agar ketika jadwal berangkat tiba. Kami semua dalam kondisi sehat dan siap untuk jalan-jalan.

Beberapa Tempat yang akan kami kunjungi di kota Malang yang Ramah Anak

1. Rumah Kelinci  (Hobbit)

Masih ingat dengan film trilogi Lord Of The Ring dan keindahan desa Hobbitown di Shire? Nah, saya ingin mengajak anak-anak untuk  melihatnya langsung, tanpa perlu sampai terbang ke Selandia Baru, tapi cukup pergi ke Pujon, Malang. Barengan ama keluarga juga. Pasti seru sekali. Wisata ini memnag dibuat mirip banget dengan aslinya. Rumahnya dibangun di bawah lubang-lubang tanah yang berundak, persis seperti yang ditinggali Frodo dan Bilbo Baggins. Objek wisata ini berada di dekat objek Wisata Paralayang Batu di Gunung Banyak sehingga jika da waktu luang kita bisa bisa sekalian juga mampir ke objek wisata lain yang ada di sekitarnya.Oh, ya di sini banyak sekali kelinci, anak-anak pasti sangat menyukai hewan lucu ini.Tidak perlu kuatir anak-anak akan gerah sebab suasana yang sejuk dan pemandangan yang indah juga akan membuat anak-anak bisa menyegarkan pikiran sebelum kembali masuk sekolah.

Foto idntimes.com

2. Batu Secret Zoo dan Museum Satwa

Semua anak-anak saya snagat menyukai aneka hewan. Mengajak mereka ke Batu Secret Zoo adalah sebuah pilihan yang tepat. Mereka bisa liburan sekaligus belajar banyak hal. Seperti namanya, tempat ini adalah sebuah kebun binatang. Namun konsepnya lebih modern dan nyaman.Kebun binatang ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Hewan-hewan yang ada di sana juga didatangkan dari banyak negara seperti Australia, Eropa, Afrika, dan Asia. Selain Batu Secret Zoo, pengunjung bisa mampir juga ke Museum Satwa yang ada di dekat pintu masuknya. Tiket Masuk Batu Secret Zoo pun ada yang terusan dengan Museum Satwa.

3.Agro Wisata Petik Apel 

Si kakak Nawra yang sudah SMP, pengen banget bisa mengunjungi kebun Apel dan memetik langsung buahnya. Bukan Cuma memetik, tetapi sekalian makan. Tentu akan ,menajdi sebuah pengalaman yang luar biasa bagi kakak dan adik-adiknya. Kami berencana mengunjungi  Kusuma Agro Wisata. Di sini terdapat aneka kebun buah seperti apel, jeruk bahkan juga menyediakan aneka jenis sayuran yang siap untuk dipanen bahkan dibawa pulang. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa mempelajari teknik budidaya tanaman. Suasana sejuk yang ada di perkebunan juga akan membuat para pengunjung betah. Belum lagi ada wahana outbound yang menarik yang bisa dicoba, seperti flying fox, off road, airsoft gun, dan sebagainya.

Foto hotelpohoninn.com

4.Batu Night Spectacular

Batu Night Spectacular adalah sebuah lokawisata yang berada di Kota Batu, Jawa Timur. BNS hanya beroperasi pada malam hari. BNS menggabungkan konsep pusat perbelanjaan, permainan, olahraga, dan hiburan di dalamnya. BNS berada dalam grup Jatim Park Group.Jalan Hayam Wuruk No.1, Oro-Oro Ombo, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65316.

5. Museum Angkut

Wisata Museum Angkut yang satu ini sudah sangat populer dan menjadi salah satu tempat wisata edukasi yang digemari wisatawan beberapa tahun terakhir. Tempat wisata ini sangat menarik. Tidak hanya karena koleksinya saja, melainkan juga karena desain yang ada. Anak-anak juga bisa belajar mengenai transportasi di Indonesia bahkan di dunia.Anak-anak bisa melihat koleksi alat-alat transportasi dari zaman dulu hingga yang modern. Hal ini bisa memberikan kesan edukasi pada para pengunjung. Selain itu, tempat wisata ini juga menawarkan tempat yang cantik untuk berfoto.

6. Jawa Timur Park I dan II

Anak-anak pasti suka bermain air,  mengunjungi jawa Timur Park I atau II adalah sebuah pilihan yang asyik. Anak-anak pasti menyukainya. Mereka juga akan betah berlama-lama di sana. Main air sepuasnya. Jangan lupa bawa baju renang jika bepergian ke Malang ya. 
Ada banyak  fasilitas yang cocok untuk anak-anak. Kolam renang dan waterbom. Serta pernak-perniknya. Harga tiketnya juga sangat terjangkau. 

7. Eco Green Park

Eco Green Park juga merupakan salah satu tempat wisata yang cocok dikunjungi anak skeolah saat liburan panjang. Tempat wisata yang satu ini sebenarnya masih masuk ke dalam Jawa Timur Park Groups, namun bisa juga dikunjungi dengan membeli tiket terpisah.
Usai dari  Jawa Timur Park atau Batu Secret Zoo. Jika anak masih kuat, kita bisa langsung mengajaknya ke destinasi yang keren ini, Eco Green Park.  Anak-anak bisa mempelajari mengenai biologi, fisika, dan ilmu sains lainnya dengan cara yang menyenangkan. 

8. Hawai Water Park

Jika anak-anak belum puas bermain air di Jawa Timur  Park. Kita bisa mengajaknya main air di . Hawai Waterpark Malang . Meski wahana ini terbilang baru di Malang. Namun fasilitasnya lebih lengkap. Hal ini dapat kita lihat dari harga tiket masuk yang lumayan mahal. Wajar saja, fasilitas di sini sekelas waterboom internasional.Lokasinya juga cukup mudah dijangkau dari pusat kota Malang. Membuat destinasi ini menjadi pilihan yang menarik.

9. Masjid Tiban Malang

Jika mengunjungi suatu tempat, kami selalu mengajak anak-anak untuk shalat di masjid yang hits di kota yang kami kunjungi. Nah, di kota malang, ada masjid yang fenomenal, yaitu Masjid Tiban. Kami ingin mengajak anak-anak untuk berwisata religi di sana. Masjid Tiban Malang selain megah dan unik. Kita  bisa menuju ke Jalan KH. Wahid Hasyim Gang Anggur Nomor 10, RT 07/RW 06 Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Foto sportourism.id

10. Kampung Warna –warni (Jodipan)

Kampung Wisata Jodipan adalah kampung wisata pertama di Kota Malang berupa sederetan rumah warga di tepi Sungai Brantas yang menampilkan dinding dengan aneka warna yang menarik dan tidak monoton. Kampung ini terletak di Jodipan berada di tepi Sungai Brantas. Kampung Wisata Jodipan ini biasanya dijuluki Kampung Tridi atau Kampung Warna Warni 

Nah, itulah beberapa destinasi wisata ramah anak yang akan kami kunjungi jika bepergian ke kota Malang. Naik kereta api ke kota Malang bersama dengan keluarga pasti akan menjadi sebuah cerita indah yang tak akan terlupakan.

Pernah sekali, aku pergi dari Jakarta ke Surabaya untuk menenggok Kota Malang. Mengendarai kereta malam. 

Dug gidag gidug…..jreeng….jreengg..asyik..asyik…Joss!!  


Diberdayakan oleh Blogger.