Menu

Mildaini

Kamis, 26 Maret 2020

Donat Gendut dan Enak yang ada di Kota Bengkulu

/ / 0 Comments
Donat Gendut dan Enak yang ada di Kota Bengkulu

Assalammualaikum.Wr.Wb

Hai kali ini saya mau cerita tentang donat . Jadi Suatu sore ketika saya main ke rumah Emak ingin menjemput anak-anak . Saya melihat mereka sedang asik makan donat. Memang  betul yang dimakan donat biasa tapi ukuran donatnya itu loh  besar sekali dan terlihat sangat mengiurkan.

Saya melihat dedek Annasya makan donat nya sangat lahap jadi saya penasaran. Lalu sayatanyakan siapa yang membeli ternyata, kakak saya  yang membelikan dan Annsya juga  diajak membelinya dengan menggunakan motor.

Lalu saya bertanya dimana membelinya .Oh, ernyata di daerah Pengantungan,tidak terlalu jauh dari sini ,tapi harus menggunakan kendaraan motor, agar bisa cepat sampai kalau menggunakan mobil tidak nyaman karena letaknya di gang yang sempit

Besar dan mengiurkan ya donutnya

Berburu Donat Gendut

Berbekal informasi dari kakak ,saya pun jika lewat daerah Pengantungan sesekali melihat ke kiri dan ke kanan . Menebak, di manakah letak Penjual Donat tersebut.

Waktu perjalanan pertama ,saya belum menemukan di mana letak lokasi penjual donat tersebut . Saya pun bertanya kembali kepada kakak di mana letak tepatnya Penjual Donat tersebut.

Kapan hari saya lewat lagi daerah sana dengan tidak bermaksud ingin membeli donatnya tapi saya tetap saja melihat ke kiri dan ke kanan. Mana tahu saya ketemu penjual.

Di hari itu ternyata saya hanya menduga-duga saja di jalan sebelah kiri . Saya melihat ada rumah yang di depannya ada penjual yang saya pikir ini kemungkinan adalah  adalah Penjual Donat .

Tidak bisa diduga karena di depan gerobaknya tidak ada tulisan Penjual Donat . Tapi pilihan hati saya mengatakan mungkin di sinilah letak Penjual Donat tersebut

Entah hari keberapa,  saya akhirnya bersamaan Annasya melewati jalan itu dan ternyata ketika ngobrol dengan anak usia 4 tahun ini dia ingat di mana letak lokasi penjual donat tersebut. Ternyata perkiraan saya tidak meleset di sanalah letak Penjual Donat. Tepat lokasi yang saya taksir tersebut.

Namun sayang donatnya sudah tidak ada lagi. Jadi kami tidak bisa membeli donat . Tidak masalah, yang penting sudah tahu tempatnya dan sewaktu-waktu bisa membeli donat

Sampai akhirnya saat ada kesempatan  saya dan Annasya lewat kembali di jalan itu dan kebetulan rezeki kami dengan Donat Gendut ada. Kami bisa akhirnya membeli donat. Sepertinya donatnya juga baru saja dimasak. Jadi stoknya masih banyak.

Annasya sangat girang, bahkan meminta untuk segera memakan donat tersebut. Agaknya ia sudah tak sabaran lagi.

Kami membeli 5 buah donat . Yah, cukup lima donat saja, sebab ukurannya besar.Tidak seperti ukuran donat kebanyakan.

Satu buah donat dengan toping meses coklat ini dijual dengan harga Rp. 2000. Dengan memebli 5 saja, ini sudah cukup untuk kami.

Sepanjang jalan Annasya terus ngoceh, meminta ingin memakan donutnya. Saya masih menahan, dengan memberikan alasan dan penjelasan. Jika makan di jalan, apalagi di atas motor. Mesesnya bisa berterbangan dan bikin berantakan. Makannya juga tidak nyaman.

Annasya pun menurut, dan tidak meminta lagi. Kami pun berjalan menuju rumah dengan tenanag.


Sampai di rumah, saya meletakkan donut tersebut di atas meja makan. Kakaknya Annasya, si Athifah mengambil satu buah, Annasya satu, masih ada sisa tiga buah lagi.

Saya mencoba makan satu saja. Ternyata benar sekali, satu donut saja sudah membuat kenyang. Apalagi dua. Ini, donut akhirnya saya simpan sisanya di dalam kulkas. Buat dimakan besok pagi saja untuk sarapan.

Kalau Anas ada natifa dia makan donatnya hanya bagian atasnya saja

Oh ya donatnya meski terlihat besar tetap saja bagian bawahnya ini terasa lembut dan nyaman di makan. Jadi bukan donut kaleng-kalengan atau asal besar saja.

Saya hanya mampu menghabiskan 1 buah donat untuk sekali duduk.

Selanjutnya saya simpan donat tersebut untuk dimakan besok pagi bersama minum kopi atau untuk sarapan pagi.

Untuk rasa donatnya juga sesuai dengan harga dan malah ini lebih dahsyat dari donat yang biasa kami beli dan ini solusi untuk yang mempunyai anak banyak dan kemampuan sedikit untuk membeli jadi donat mini murah meriah enak

Jadi kalau kamu ingin membeli donat maka datanglah ke daerah Pengantungan sebelum jalan tembus ke Pasar Minggu mudah kok mencarinya,ya tinggal di tanya saja ke warga sekitar Di manakah tempat penjual.

Oh, ya Pengantungan ini, merupakan nama salah satu wilayah yang ada di kota Bengkulu. Lokasinya tidak begitu jauh dengan Pasar Minggu. Jka bertanya dengan orang-orang, kemungkinan banyak yang tahu wilayah ini. Termasuk jika bertanya dimana loaksi penjual donut, kemungkinan juga banyak yang sudah tahu.

Donat gendut yang ada di Kota Bengkulu ini bikin kenyang..

Rabu, 25 Maret 2020

6 Ide Hiasan Aquarium yang Hemat di Kantong, Murah Tapi Gak Murahan!

/ / 0 Comments
6 Ide Hiasan Aquarium yang Hemat di Kantong, Murah Tapi Gak Murahan!
6 Ide Hiasan Aquarium yang Hemat di Kantong, Murah Tapi Gak Murahan!

                                   Sumber: pinterest.com

Hobi memelihara ikan merupakan salah satu keseruan pribadi yang kadang diasosiasikan dengan pengeluaran dana yang besar. Pasalnya, selain harga ikan yang dapat berjuta-juta harganya, terdapat juga aspek perawatan rutin dan juga hiasan akuarium yang tak ada habisnya. Maka tak heran, jika banyak orang yang hobi memelihara ikan berhenti ditengah jalan sebab biaya perawatan dan keinginan untuk mendekorasi yang menguras dompet.

Hiasan aquarium sekarang sudah sangat banyak variasinya. Memiliki kreativitas yang tidak ada batasnya dari hiasan akuarium juga bisa menjadi kesempatan kamu dalam memilih macam-macam jenis hiasan aquarium yang sesuai dengan budget-mu. Jadi, jangan sampai putus ada dulu, ya. Khususnya untuk kamu yang saat ini lagi cari ide hiasan aquarium yang hemat di kantong. 

Berikut ini kami telah merangkum 6 ide hiasan aquarium yang gak bakal menguras dompet kamu.

Hiasan Aquarium Berbahan Plastik

                                        Sumber: pinterest.com

Hiasan aquarium berbahan plastik ini memiliki banyak variasi menarik lho, seperti bentuk tumbuh-tumbuhan. Sehingga bisa kamu pilih sesuai dengan selera dan pastinya bisa mempercantik aquarium milikmu. Hiasan aquarium berbahan plastik ini umumnya memiliki harga yang relatif murah, harga mulai dari kisaran Rp 20 ribuan saja.

Hiasan Aquarium Batu Keramik

                                          Sumber: pinterest.com

Selain hiasan aquarium berbahan plastik, kamu juga bisa memilih hiasan aquarium dari batu keramik. Jenis hiasan aquarium satu ini mempunyai banyak bentuk menarik yang bisa kamu temui, misalnya bentuk rumah-rumahan atau jembatan. Kehadiran bebatuan di dalam aquarium mempunyai manfaat yang sangat tinggi, yakni sebagai anti stres buat ikan.

Buat Hutan Kecil di Aquarium

                                      Sumber: pinterest.com

Bagi kamu yang ingin memberikan penampilan yang tidak monoton di aquarium, kamu bisa membuat hutan kecil di sana. Cukup padukan hiasan aquarium hijau dengan bahan plastik dan batu keramik seperti karang. Sebelum kamu membeli hiasan aquarium bahan plastik, pastikan dulu jika seluruh hiasan aquarium hijau bahan plastik tersebut terbebas dari bahan kimia. Sehingga ikan-ikan disana bisa sehat dan tetap segar.

Latar Cetak buat Hiasan Aquarium yang Terjangkau

                                           Sumber: pinterest.com

Kalau kamu mau yang lebih praktis dan terjangkau, maka cara yang paling tepat untuk mendekor aquarium adalah dengan memberikan wallpaper background di sana. Ini merupakan cara yang paling praktis dan sangat efektif untuk mendekor aquarium dengan budget minim. Tersedia berbagai desain menarik yang bisa kamu pilih di toko-toko aksesoris aquarium terdekat.

Hiasan Aquarium dengan Tema Tertentu

                                      Sumber: pinterest.com

Mau punya hiasan aquarium yang lebih berbeda dan memiliki karakteristik tersendiri? Bisa kok, coba saja cari hiasan aquarium yang memiliki tema tertentu, seperti contoh gambar diatas. Pilihlah hiasan aquarium yang begitu ikonik, seperti bentuk pesawat atau rumah nanas. Kombinasikan dengan aksesoris aquarium mini untuk mempercantik aquarium milikmu. Kamu tidak perlu langsung menambahkan hiasan aquarium sekaligus, lakukanlah cara ini secara bertahap dan sesuai dengan kondisi pengeluaran kamu.

Ciptakan Gelembung Air

                                        Sumber: pinterest.com

Untuk mempercantik aquarium milikmu, kamu bisa menciptakan sebuah gelembung air dengan menggunakan aerator aquarium di sana. Selain memperindah penampilan aquarium, alat satu ini juga bisa memberikan oksigen tambahan pada aquarium. Sehingga ikan-ikan peliharaan kamu pun bisa bertahan hidup di dalam sana. Ya, walaupun ikan bisa hidup di dalam air, namun ikan hias juga tetap membutuhkan oksigen buat menyambung hidupnya.

Itulah berbagai hiasan aquarium yang bisa kamu jadikan opsi buat mendekor aquarium dengan budget terjangkau. Pastikan kamu memilih hiasan aquarium yang tidak membahayakan ikan peliharaan kamu, ya.

Kamis, 19 Maret 2020

Beberapa Film yang Bisa Menjadi Tontonan Anak #dirumahaja

/ / 0 Comments
Beberapa Film yang Bisa Menjadi Tontonan Anak  #dirumahaja

Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Bukan Review Film Keluarga Cemara. Jadi sesuai janji dengan anak-anak. hari jumat (03/01/2019) saya mengajak anak-anak untuk nonton film Keluarga Cemara di bioskop. Film ini sebelumnya sudah kami lihat trailernya, Meski agak kecewa dengan lagunya yang menampilkan penyanyinya yang saya sebut berpakaian tidak tepat alias seksi.

Apalagi, dia muncul pas ngomong di bait ini "Harta yang paling berharga"... duh, buyar deh lamunan saya tentang memori lagu dan film ini dulu.

Iya film Keluarga Cemara bukan film baru, melainkan film lama yang lagunya sudah sangat akrab bagi keluarga Indonesia.

Saya jadi agak gimana awalnya, mendengarkan lagunya jika melihat soudtrack videonya dan membayangkan itu adalah kondisi keluarga saya. Lebih baik membayangkan dan mendengarkan lagunya saja.

Saya, sempat bikin status di facebook, ternyata ada juga yang menyesali itu bisa terjadi. Tapi kemudian ada juga teman facebook saya yang menampilkan trailer film lainnya yang ada di youtube yang isinya lebih lebih keluarga deh.

Saya pun akhirnya lebih memutar link yang diberikan oleh teman saya tersebut, lebih family dan pas deh dengan pesan di lagunya.

Okelah, kita lupakan saja soal soundtrack lagu yang penyanyinya seksi itu....



Persiapan Menonton

Dari rumah, karena anak-anak masih libur sementara saya masih kerja. Jadi kami semua berangkat ke rumah nenek dulu. Setelah nge-drop anak-anak. Saya lanjut ke kantor dulu.

Sebab ini kamis, jadi saya sebenarnya ingin ngajak anak nonton di jam dua belas siang saja. Jadi habis shalat dzuhur langsung cuss ke Bioskop.

Rencana nonton di Mega Mall saja, selain dekat, juga dekat dengan pasar. jadi bisa langsung sekalian belanja. Soal harga tiket, juga lebih murah sih dari XXI . Jadi bisa buat tambahan beli snack dan minuman.

Jam setengah dua belas, saya menelpon ke Kakak Nawra, dia mengangkat cepat telepon dari saya dan siap dengan apa yang saya perintahkan, hihihi.

Saya meminta untuk dia menyiapkan dan mengkondisikan adik-adiknya untuk siap. Begitu saya datang, bisa cuuss berangkat.

Gak lama , saya sampai di rumah. Ngak jauh perjalanannya. Cuma dari Sawah Lebar ke Tengah Padang. Sekitar tiga kilo, dari lokasi tempat saya kerja menuju rumah neneknya anak-anak.

Begitu sampai di rumah . Eh, ternyata di depan saya dapati si Athifah dan Annasya masih asik bermain tanah, hahaha.

Saya, masuk ke dalam, eh ternyata si kakak, malah tertidur, hahaha. Ini pada mau nonton apa ngak sih.

Kok, ga ada yang siap. Saya memanggil anak-anak dan mengumpulkan mereka bertiga. Saya katakan bahwa kita akan menonton, jadi bersiaplah.

“Gimana ini jadi ngak kita nonton!” ucap saya agak sedikit keras seolah berteriak.

Mereka bertiga bergegas, membereskan mainan, merapikan rumah dan mengganti pakaian, serta menggunakan sepatu. Si Kakak, sudah selesai shalat dzuhur.

Saya melirik jam, hampir jam setengah satu. Duh, pasti filmnya sudah mulai dan belum lagi jalan ke sana, pasti banyak yang kepotong.

Saya lalu putuskan langsung, bahwa tidak jadi nonton!

Dengan alasan kalian tidak siap. Wajah anak-anak langsung berubah, kasihan juga melihatnya.

Gagal nonton, karena anak-anak tidak siap.

Saya istirahat sebentar, namun hati ngak tenang, soalnya tadi udah kadung ijin dari kantor.

Nah, terus sekarang malah leyeh-leyeh lagi. Kalo nonton di hari senin, belum tahu lagi gimana sikonnya.

Duh, jadi galau. Jam baru bergerak menuju angka satu siang.

Apa tetap nonton saja yah, saya pun mengecek kembali jam nonton. Ada di jam 14.20 yang paling dekat.

Nanti keluarnya jam setengah lima. Kalo mau shalat Ashar masih ada waktu, di Mall juga bisa shalat.
 
Kegiatan Anak selain belajar dan bermain 

Kesepakatan Dengan Anak Saat Menonton

Saya kumpulkan anak-anak kembali, kemudian saya beritahu rencana untuk jadi nonton. Selain soal waktu, saya membuat kesepakatan dengan anak-anak.

1. Kita hanya nonton di mall, tidak ada waktu untuk jalan-jalan , belanja, makan apalagi mampir ke permainan anak. Sebab waktunya mepet untuk shalat Ashar.
2. Nanti tidak membeli snack dan minuman di bioskop. Kita hanya nonton saja. Snack dan minuman akan kita bawa dari rumah
3. Tidak boleh berisik di bioskop
4. Harus menjadi anak yang tertib dan tidak merepotkan
5. Saat film selesai, maka sepakat untuk segera shalat ashar dan pulang

Semua anak-anak sepakat. Athifah yang berusia lima tahun , mencoba mengerti. Sedangkan Annasya yang baru akan berusia empat tahun di Mei 2020 ini, juga ikutan mengiyakan, seperti kedua kakaknya.

Berangkat Ke Bioskop.

Kami star nonton dari rumah Nenek, jadi mampir dulu ke warung sepupu saya. Untuk membeli makanan dan minuman. Saya membebaskan anak-anak untuk membeli makanan apa saja asal tidak bertentangan dengan kesehatan dan halal.

Mereka bertiga bersemangat sekali melihat dan memilih, jenis makanan apa saja yang akan dibeli. Hampir semua makanan dan minuman yang dipilih berjumlah tiga.

Iyah, supaya tidak saling rebutan dan tenang. Meski nanti kondisi bioskop gelap. Namun,tetap saja bakalan akan terjadi potensi keributan, jika tidak disamakan.

Ternyata banyak juga yang mereka beli, penuh dan berat juga tas saya, hihihi. Maklum, kami hanya membawa satu tas, anak-anak hanya membawa niat dan kemauan saja.

Sampai di Bioskop

Kami tiba, kondisi Bioskop sudah ramai, saya mengajak anak-anak untuk menepi. Saya beritahu kakak Nawra  untuk menjaga kedua adiknya. Saya membeli tiket.

Saya  tadinya ingin membeli tiket pakai aplikasi. Namun, karena belum di top up. Jadi batal. Beli empat tiket ini saya debet saja.

Empat tiket di bioskop 21 ini kena diharga seratus ribu. Artinya satu tiket seharga Rp. 25.000,- . Lumayan juga, kalo tadi milihnya ke XXI Cinema, kena di harga Rp. 30.000,-. Selain itu lokasinya lebih jauh dari rumah Nenek, jadi butuh waktu lebih lama lagi.

Fix, Kami Nonton Film Keluarga Cemara

Tidak lama menunggu, akhirnya pintu studio satu sudah dibuka. Kami pun menuju ke nomer kursi yang tertera di tiket. Barisan paling atas dan nomer yang paling ujung.

Kakak Nawra  memimpin mencari nomer kursinya. Dia menemukan terlebih dahulu, kami pun mengikuti. Anak-anak sudah duduk di kursinya masing-masing.

Sambil menunggu film diputar. Anak-anak menikmati berbagai iklan dan trailer filmnya sambil makan snack.

Ini, kayaknya snack ga akan bertahan sampai akhir film deh. Bakalan habis di tengah. Mereka bertiga balapan untuk menghabiskab snacknya, hihihi.
 
Boleh bermain tetapi tidak boleh ke luar halaman
Film Keluarga Cemara

Bagi saya film ini bagusa dan inspirasi. Bagus untuk ditonton oleh keluarga Indonesia. Apalagi bagi yang sudah menikah dan mempunyai anak.

Dalam film ini, orang tua secara nggak langsung diajarkan untuk sabar menghadapi anak-anak. Mengajarkan untuk memenej amarah saat ada anggota keluarga yang bermasalah. Saat anak-anak tidak berjalan seperti apa yang diinginkan oleh orang tua.

Film ini juga mengajarkan kepada anak bagaimana bersikap terhadap orang tua dan saudaranya. Bagaimana ia belajar memahami dan mengerti mengenai kondisi keluarga dan orang tuanya.

Nah, itu cerita kami dulu sewaktu menonton Film Keluarga Cemara, saat tayang di bioskop.

Film Keluarga Cemara Tontonan Anak di Rumah Aja

Setelah nonton ini, anak-anak sangat terkesan dengan filmnya. Sampai akhirnya ada copian film tersebut, mohon maaf kalo ini jadinya nonton film bajakan.

Film Keluarga Cemara, sering diputar oleh anak-anak untuk ditonton kembali, padahal sudah ditonton berulang-ulang.

Anak-anak mana ada kata bosan, kalo suka diputar berulang kali, bahkan sampai hapal setiap adegan dan cuplikannya.

Kemudian anak-anak juga pandai dan cepat meniru setiap apa yang ia lihat. Begitu juga dengan Athifah dan Annasya, selama instruksi untuk belajar dari rumah, stay at home karena merebaknya kasus Covid 19. Film Keluarga Cemara menjadi salah satu film yang sering ditonton dan menjadi hiburan buat mereka.

Di pagi hingga menjelang siang anak-anak belajar seperti layaknya ia bersekolah, setetelah semua selesai atau setelah jamnya pas ketika pulang sekolah seperti biasa.

Anak-anak baru lanjut main, nonton Tv , bermain laptop dan lain sebagainya. Termasuk nonton film Keluarga Cemara.

Berikut, beberapa film yang bisa ditonton anak di rumah aja

Jadi selama liburan ini, untuk hiburan anak-anak, Athifah sering nonton film Keluarga Cemara dan film anak-anak lainnya. Seperti Aku Ingin Ibu Pulang, Kulari Ke Pantai, Frozen, Baby Boss, Cinderella dan lain sebagainya.

Selain ada film serial kartun Nusa, Upin Ipin, Tiva, Marsya dan lain sebagainya yang bisa ditonton melalui channel Tv

Media menonton ini disesuaikan saja, sebaiknya sih tidak menonton dari smartphone. 

Nah, kalo kamu , bagaimana? Anak-anak melakukan aktivitas apas aja selama berada di rumah aja. Yuk, berbagi informasi.

Rabu, 18 Maret 2020

Papua Surga Burung Dunia

/ / 1 Comments
Papua Surga Burung Dunia
Papua Surganya Burung Dunia

Apa yang akan kamu ingat jika ngomongin soal Papua, kalo saya segera ingatan melayang pada indahnya Raja Ampat, lalu saya ingat orang Papua yang khas, baik kulitnya dan juga rambutnya. Ini khas sekali. 


Sebagai orang Sumatera yang kalo dilihat dari peta saja sudah jauh, apalagi kalo dijalani menuju Papua. Jauh sekali, meski untuk transportasi sekarang sudah ada yang melintasi langit. Namun, harga tiketnya yang tinggi. Membuat kami orang Sumatera jika ingin ke Papua harus menabung banyak.


Kalo mau hemat sih, ikut perjalanan dinas, menang lomba atau diundang sebuah kegiatan. Tapi hal itu baik saya dan suami, belum diberi kesempatan. 


Meski demikian, di kota Bengkulu, tempat saya tinggal . Terutama di kampus Universitas Bengkulu, ada banyak mahasiswa dari Papua. Saya pernah beberapa kali menemani suami menemui mahasiswa Papua di  kampus. Mereka baik dan ramah, termasuk waktu itu ketika ada kerusuhan di Papua, suami menemui mahasiswa Papua untuk mengecek keberadaan dan sikap mereka. 


Seperti yang saya sampaikan di awal, jika ditanya tentang Papua. Yah, itu yang paling saya ingat. Orang Papu yang khas, sebut saja para artis  Ari  Sihasale, Edo Kondologit, Nowela Idol, Michael Idol dan lain sebagainya. Orang Papua asli itu khas dan mudah dikenali.


Padahal ada banyak hal menarik dari Papua. Yuk, kita cari tahu.


Mari Beradat Jaga Hutan Papua


Ada Beberapa Hal yang Khas Dari Papua

Pertama, suku asli di Papua terdiri dari 25 suku, dengan bahasa yang masing-masing berbeda. Mereka ini khas sekali, bisa terlihat langsung dari fisiknya. Kita bisa langsung menebak, kalo mereka berasal dari Papua. Bukan karena mereka berkoteka ya!

Kedua adalah Tifa merupakan alat musik khas Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku dan Papua. Alat musik ini juga khas sekali dan memang menjadi salah satu alat hiburan di Papua.


Ketiga, Noken merupakan tas tradisional khas asli Papua. Tas ini juga khas sekali dan sudah terdaftar sebagai warisan budaya dunia oleh Lembaga Kebudayaan Dunia di Markas Unesco Paris, Perancis pada 4 Desember 2012. 





Keempat, Papeda adalah makanan berupa bubur sagu khas Maluku dan papua yang biasanya disajikan dengan ikan tongkol atau mubara yang dibumbui dengan kunyit.  Kalo bicara Papeda, saya langsung ingat lem. Papeda berwarna putih dan bertekstur lengket menyerupai lem dengan rasa yang tawar. Papeda ini khas sekali dan tidak semua orang bisa langsung memakannya apalagi untuk pertama kali. Pengalaman makan Papeda ini juga menjadi sesuatu yang seru.

Berkenalan dengan Papua

Papua adalah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Dulu Papua bernama  bernama Irian Jaya yang mencakup seluruh wilayah Papua Bagian barat. Papua itu Indonesia loh, bukan luar negeri. 

Provinsi Papua memiliki luas 316.553,07 km2 dan merupakan provinsi terbesar di Indonesia. Bisa dibayangkan luasnya Papua. 


Sebagian besar daratan Papua masih berupa hutan belantara. Papua merupakan pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland. Luasnya mencapai 890.000 km2 


Lebih dari 71% wilayah Papua merupakan hamparan hutan hujan tropis yang sulit ditembus karena terdiri atas lembah-lembah yang curam dan pegunungan tinggi, dan sebagian dari pegunungan tersebut diliputi oleh salju. 


Belum puas ya cerita tentang Papua, soalnya ada banyak hal menarik lainnya yang ingin saya ceritakan. 


Ada hal lain yang menurut saya membuat Papua patut untuk dikunjungi adalah karena hutannya yang masih luas dan asli. Hutan Papua juga menjadi wilayah konservasi dunia.


Dengan hutan yang luas sebagai konservasi dunia, maka wajar kalo papua menyandang sebagai  Papua destinasi wisata hijau. 


Destinasi wisata hijau ini, bukan hanya karena kita bisa menikmati alam alami yang perawan dengan warna hijau. Akan tetapi kita juga bisa menikmati aneka flora dan fauna yang ada di hutan tersebut. Mereka adalah berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang hidup secara bebas di hutan. Mereka mempunyai habitat yang alami. 


Di Papua kita akan banyak mendapatkan pengalaman ekowisata seru. Eksplore  berbagai tempat di Papua yang ingin kamu kunjungi.Namun, sebaiknya tidak sendiri, banyak destinasi wisata hijau di Papua yang belum terjamah manusia. Jadi sebaiknya bersama-sama. Bisa dengan pemandu wisata, baik penduduk setempat atau mereka yang memang sudah membidangi wisata Papua khususnya untuk destinasi wisata hijau, seperti menjelajah hutan, menjelajah satwa dan tumbuhan. Harus dengan ahlinya.


Salah satu pengalaman yang akan kamu dapatkan di hutan Papua adalah  melihat berbagai jenis spesies burung.


Mungkin selama ini kita hanya tahu dan kenal dengan destinasi wisata Raja Ampat. Ternyata Papua, banyak sekali destinasi hijau yang seru. Hutan yang luas dan murni, serta berbagai hewan dan tumbuhan di dalamnya.



Raja ampat, source Eco Nusa
Jadi sangat wajar kalo kita sematkan kata baru untuk ekowisata Papua yaitu Negeri surganya para penikmat dan pecinta burung. Papua pun cocok disematkan sebagai destinasi wisata hijau karena begitu banyak spesies burung yang ada di Papua.

Saya tertarik banget bahas ini loh, kenapa itu Papua kusebut sebagai surga para pencinta dan penikmat burung. Serta kaitannya Papua sebagai destinasi hijau. Hal ini tidak terlepas dari taman atau hutan Papua yang luas dan asri. Hal ini tentu saja menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai jenis burung. 


Burung-burung tersebut, tinggal menetap dan berkembang biak di taman-taman dan hutan yang ada di Papua. Hewan khususnya burung-burung tentu saja tidak akan bisa bertahan hidup dan berkembang biak, jika hutan di Papua tidak membuat mereka nyaman. 

Tersedia berbagai jenis makanan, banyak pohon dengan dahan dan ranting yang kuat, hijau untuk para burung bertengger. Pohon-pohon yang subur, sehat yang akan dijadikan para burung untuk membuat sangkar dan bertempat tinggal. Tersedia banyak air untuk burung minum, mandi dan mencari makan. Hutan yang lebat tentu saja akan menyimpan air yang banyak.

Jika hutan Papua tidak terjaga dengan baik, tentu saja habitat burung tidak akan bertahan dan berkembang biak di Papua.

Oleh karena itu saya sepakat jika dengan konsisi hutan yang terjaga dengan baik, maka di masa depan. Hutan Papua akan tetap menjadi konservasi dunia dan tempat para burung hidup dengan bahagia turun temurun. Seperti layaknya manusia. Yang terus berkembang biak.

Dimana saja burung-burung bisa hidup di Papua, Kita bahas dulu ya, dua taman besar yang ada di Papua. Di taman inilah para burung menetap. 

Taman Nasional Lorentz 

Taman Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. dengan luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha.

Nama taman ini diambil dari nama penemunya yaitu  Hendrikus Albertus Lorentz seorang penjelajah dari Belanda pada tahun 1909.


Tahun 1978, pemerintah Indonesia menetapkan TN Lorentz sebagai Cagar Alam (Strict Nature Reserve).


Pada 1999 dengan didaftarkannnya TN Lorentz sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) dan pada 2003 menjadi Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Parks) melalui ASEAN Declaration on Heritage Parks


Source by Eco Nusa

Burung-burung yang  Hidup di Taman Lorentz

Di taman ini ada sekitar 630 spesies burung. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik di antaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx)

Para ilmuwan dan peneliti dunia cocok sekali kalo melakukan riset tentang burung atau hewan secara umum langsung di Papua. Terutama di Taman Lorentz ini.



Burung endemik Papua, source jalaksuren.net

Cara menuju Taman Lorenz

Menurut katadata.co.id, salah satu jalur yang bisa ditempuh adalah melalui Timika. Dari sana, kamu bisa menggunakan pesawat perints untuk menuju Kabupaten Panilia yang berada di bagian utara TN Lorentz. Setelahnya, kamu harus menempuh perjalanan melalui jalur laut menuju pelabuhan Sawa Erma dan kemudian berjalan kaki ke beberapa lokasi. 

Sementara dari Kota Wamena, kamu bisa mencapai bagian selatan taman nasional menggunakan mobil ke Danau Habema kemudian berjalan kaki ke Puncak Trikora. 



Burung Endemik Papua, source by mongabay.co.id

Bagi kamu yang ingin berwisata ke kawasan ini, pastikan keadaan fisik cukup kuat. karena Taman Lorentz masih medannya masih  banyak yang belum terjamah manusia.


Waktu yang Baik Melihat Burung

Datanglah pada bulan  Agustus hingga Desember. Kamu bisa mengamati burung di Danau Habbema di dataran tinggi Habema Valley atau mengunjungi desa-desa Asmat.Selain melihat aneka burung, kamu juga akan dapat bonus melihat suku asli Agats.


Burung Khas Papua, source by kabarpapua.co

Taman Nasional Wasur 

Taman Wasur terletak di Kabupaten Merauke. Kawasan ini dikenal memiliki hutan sabana basah paling luas di Indonesia, bahkan di seluruh Asia. Biodiversitasnya membuat taman ini dijuluki sebagai "Serengeti Papua". 

Serengeti artinya atau Ekosistem Serengeti adalah suatu wilayah geografis di Afrika. 

Nah, Taman Wasur ini karena memiliki sabana yang luas, oleh karena itu juga dijuluki "Serengeti Papua".


Source life.trubus.id
Sekitar 70% dari luas wilayah ini terdiri dari sabana, sementara vegetasi lainnya merupakan hutan rawa-rawa, hutan monsoon, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan sagu. 

Taman Nasional Wasur memiliki 6 jenis ekosistem yang terdiri dari: Ekosistem Daratan Berair Payau, Ekosistem Pesisir Berair Payau, Ekosistem Daratan Berair Tawar, Ekosistem Pesisir Berair Tawar,  Ekosistem Berair Tawar Permanen, dan Ekosistem Rawa Berair Payau Musiman. Kamu bisa melakukan ekowisata ke berbagai ekosistem yang ada di Taman Wasur ini. 


Burung Khas Papua, source by life trubus.id

Fauna yang terdapat di Taman Nasional Wasur antara lain: Berbagai hewan mamalia seperti Kangguru lapang (Macropus agilis), Kangguru hutan/biasa (Darcopis veterum), Kangguru Tanah (Thylogale brunii), Musang Hutan (Dasyurus Spartacus), dan Kuskus. Untuk jenis burung seperti Garuda Papua  (Aquila gurneyei), Cenderawasih (Paradise apoda novaguineae), Kakatua (Cacatua sp), Mambruk (Crown pigeons), Kausari (Cassowary), Elang (Circus sp), Alap-alap (Accipiter sp), Bangau Abu-abu/Ndarau (Cranes Trans-fly), Pelikan, Ibis, Boha (Magpie geese), Burung Pantai, dan Paruh sendok (Royal spoodbills).

Taman Nasional Wasur menyediakan habitat besar hingga 358 spesies burung dimana sekitar 80 spesies merupakan endemik pulau. Keanekaragaman ikan juga tinggi di wilayah tersebut dengan 111 spesies yang ditemukan di eco-region dan sejumlah besar dicatat berasal Wasur. 


Lahan basah taman ini juga menyediakan habitat untuk berbagai spesies lobster dan kepiting. Disorot dengan berbagai jenis burung termasuk spesial Trans-Fly dan banyak migran dari Australia, Taman Nasional adalah surga bagi pengamat burung.



Burung khas Papua, Source by bobo.grid.id

Waktu Terbaik Menikmati Burung

Selama bulan Agustus hingga November, Taman Nasional Wasur mengalami kedatangan ribuan burung migran dari Australia dan New Zealand, seperti bangau abu-abu, pelikan, ibis, Royal Spoonbills, dan banyak lagi. Ini adalah fitur khusus dari taman karena hanya terjadi setahun sekali. 

Jenis burung lain yang menarik di langit Wasur termasuk Southern Crowned Pigeon, New Guinea Harpy Eagle, Dusky Pademelon, Black-necked Stork, Fly River Grassbird, Greater Bird of Paradise, King Bird of Paradise, Red Bird of Paradise, dan banyak lagi. Taman nasional ini juga rumah bagi setidaknya tiga spesies kanguru kecil, kuskus nokturnal, kasuari, Buaya air tawar papua, buaya air asin, dan banyak lagi.


Cara Menuju Taman Wasur

Untuk mencapai Taman Nasional Wasur, Anda dapat mengambil pesawat dari Jakarta ke Merauke, di bagian paling selatan Papua Indonesia dekat perbatasan dengan Papua Nugini. 

Dari Merauke ke pintu masuk Taman Nasional Wasur membutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan dari jalan utama Merauke-Jayapura. Atau, kota Merauke juga dapat diakses sekitar 1,5 jam penerbangan dari Bandara Sentani, ibu kota Provinsi Papua.


Keputusan Saya, Papua Layak disebut Destinasi Wisata Hijau dan Surga Burung Dunia

Dari kondisi hutan yang masih hijau dan satwa yang banyak terutama burung di Papua, maka  hutan Papua sebagai konservasi dunia, sekaligus juga sebagai konservasi burung dan satwa lainnya. Sangat perlu kita dukung Papua sebagai Destinasi Wisata Hijau.

Namun, tugas ini tidak bisa dipikul sendiri oleh masyarakat Papua, kita juga harus membantu pelestarian hutan Papua serta turut mengajak orang lain untuk #BeradatJagaHutan. Tidak semena-mena terhadap hutan. 

Kita bisa mendukung gerakan pelestarian hutan Papua ini denga memberikan dukungan kepada Eco Nusa 


Mari bersama Eco Nusa, Beradat Jaga Hutan

Cari Tahu Apa Itu Eco Nusa

Dilansir dari laman Econusa.id. Yayasan Ekosistim Nusantara Berkelanjutan (EcoNusa Foundation) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan mengangkat pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia dengan memberi penguatan terhadap inisiatif-inisiatif lokal. 

Untuk itu, EcoNusa mendorong pembangunan dan pengembangan kapasitas kelompok masyarakat madani, bekerja sama dengan mereka untuk mengembangkan strategi untuk advokasi, kampanye, komunikasi dan pelibatan pemangku kepentingan. 

EcoNusa juga mempromosikan dialog antarpemangku kepentingan untuk makin mengembangkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sekaligus juga untuk mengangkat keadilan, konservasi, dan transparansi. Yayasan ini resmi berdiri sejak 21 Juli 2017 dan berbasis di Jakarta.

Jika kamu berencana ingin ke Papua dan ingin mencari tahu seluk-beluk tentang Papua, kamu bisa berselancar secara maya dulu ke EcoNusa supaya kamu makin mantap dan tidak meraba-raba, apalagi meraba-raba kayak orang buta alias traveling nekat.

#BeradatJagaHutan #PapuaBerdaya #PapuaDestinasiHijau #EcoNusaXBPN #BlogCompetitionSeries

Diberdayakan oleh Blogger.