Assalamu'alaikum. Wr. Wb
Apa kabar Sahabat Milda Ini semua, semoga selalu sehat ya. Saya sedang kurang fit nih, ada rasa nyeri di bagian selangkangan. Awalnya saya kira akibat terlalu lama berkendara motor di jalanan yang jelek. Jadi berasa seperti ototnya ditarik-tarik.
Tapi setelah dipikir lagi, lama berkendara di jalan jelek mungkin itu bisa menjadi pemicu rasa nyeri. Selain dengan gaya hidup yang nggak baik. Yah, selama sepekan dua pekan ini saya bolak-bqlik saja dari rumah ke lokasi Merah Putih yang ada di Betungan dan ke kantor di kawasan Sawah Lebar.
Kalo dihitung pake KM motor kira-kira dari rumah saya ke lokai Mreah Putih ada sekitar 2 KM, Terus dari Merah Putih ke Kantor saya ada sekitar 13KM. Sedangkan ke dari kantor ke rumah saya sekitar 10 KM.
Saya sering juga diantar jemput sama suami, tapi kadang kalo pengen gesit sat set. Asiknya itu ya berkendara pake motor, iyah kan.
Kenapa Ke Merah Putih
Merah Putih ini adalah kota baru yang dibangun oleh walikota Helmi Hasan, dimana nantinya menjadi pusat pemerintahan, dimana kantor-kantor atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Semua diharapkan berada di satu tempat. Yaitu, di Merah Putih.
Di lokasi Merah Putih, dimana dipusatkannya berbagai kegiatan pemerintah kota Bengkulu. Masih minim fasilitas umum. Seperti fasilitas MCK, kalo pun ada letaknya berjauhan. Harus jalan lumayan jauh dulu baru bisa terpenuhi. Belum lagi jalannya yang sebagian besar masih tanah, jadi kalo siang itu debu bertebaran, kalo hujan, becek sekali.
Jadi, karena jarak yang agak jauh. Pas di sini, saya lebih memilih untuk menahan BAK. Hal ini bisa jadi pemicu timbulnya rada nyeri. Akibat menahan BAK.
Berobat Adalah Ikhtiar
Rasa nyeri yang berulang dalam beberapa selang menit menimbulkan rasa tidak nyaman. Akhirnya, saya memutuskan untuk berobat. Apalagi kalo sedang beraktivitas di luar ruangan. Rasa nyerinya, bikin kurang nyamna.
Akhirnya saya berobat dengan menggunakan BPJS. Jadi pertama saya ke Fasilitas Kesehatan atau FASKES. Kebetulan Faskes saya dan keluarga adalah di Klinik IQRA Medical Center di Kelurahan Bajak dekat makam Sentot Alibasyah. Di jalan Bali, tidak jauh dari rumah orang tua dan keluarga saya.
Saya mendaftarkan diri secara langsung sepulang kerja sebab di faskes ini tidak melayani pendaftaran secara online. Jadi Pasien harus datang langsung.
Berobat ke Klinik IQRA Medical Center
Saya tiba di sini sekitar jam setengah lima sore ditemani oleh suami. Sepulang saya dan suami bekerja. Begitu datang saya langsung mendaftarkan diri dengan menyerahkan kartu BPJS. Pada kartu tertera nomer kartu berobat saya dan keluarga.
Setelah mendaftar, saya diperiksa tekanan darah, suhu badan dan ditanyain keluhan yang saya alami.Sembari perawat memeriksa ,saya juga bertanya siapakah kira-kira dokter yang akan praktik sore ini. Ternyata dokternya perempuan. Beberapa kali berobat di sini, dokter yang menangani saya semuanya perempuan. Yah, jadi lebih nyaman saja.
Tak lama menunggu, saya pun dipanggil dan masuk ke dalam. Di sini saya diwawancarai mengenai keluhan yang saya alami. Dokter melakukan pemeriksaan kemudian memberikan resep obat untuk saya ambil di apotek klinik.
Pemeriksaan ini tidak terlalu lama. Dokter menjawab dengan baik setiap pertanyaan yang saya ajukan terkait keluhan yang saya alami. Saya suka berobat di sini, dimana saya bisa dengan leluasa bertanya mengenai penyakit saya. Saya juga bisa bercerita dengan nyaman mengenai penyakit atau keluhan yang saya alami. Dokternya juga sering melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Saya diminta berbaring di kasur pemeriksaan. Bukan hanya tanya jawab saja, tapi juga melakukan pemeriksaan fisik.
Setelah keluar dari ruang dokter, saya dan suami pindah ke ruangan apotik untuk mengambil resep obat. Di sini, juga pelayanannya cepat dan ramah.
Mengenai Penyakit Saya
Berdasarkan analisa dokter, ada kemungkinan nyeri yang saya alami itu akibat menahan rasa ingin berkemih atau aya terkena infeksi saluran kemih. Hal ini diperberat karena kebiasaan menahan BAK, berjalan jauh dan ada satu kejadian yang belum saya ceritakan. Kalo saya sempat terbentur masuk ke lubang di jalan saat mau pulang dari Merah Putih menuju Kantor.
Oleh dokter saya diberikan obat dan diminta untuk kembali lagi dalam tiga hari, jika masih mengalami keluhan yang sama atau malah lebih parah.
Review Milda Ini berobat di Klinik Pratama IQRA Medical Center
Alasan kami pindah FASKES ke sini adalah karena dekat dengan rumah saudara dan orang tua kami. Jadi,jika harus menunggu antrean kami bisa mampir dulu ke rumah saudara atau orang tua. Dalam kondisi sakit, mengantre lama sangatlah tidak nyaman.
Selain itu, kami juga sering menitipkan anak-anak dulu di rumah saudara atau orang tua sebelum berobat ke sin. Apalagi kalo berobatnya sore, menunggu saya dan suami pulang kerja. Anak-anak kami titipkan dulu.
Selain itu pegawai di Klinik ini ada beberapa kenalan kami jadi kadang kami sering bertanya dulu dengan mereka sebelum melakukan pengobatan di Klinik ini. Misalnya pada hari-hari tertentu, kami bertanya apakah buka pelayanan, dokternya siapa saja dan buka atau tutupnya sampai jam betapa.
Alasan lain, di sini parkirnya gratis dan luas. Jadi tidak kuatir macet, kejauhan parkir dan alasan keamanan lainnya. Jadi hal ini juga menjadi salah satu alasan.
Oh,ya di sini juga tersedia dokter gigi. Pada saat covid kemarin, di sini juga tersedia pemeriksaan Swap, dan pemeriksaan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan akan surat bebas covid. Untuk pemeriksaan bebas covid, masih berlangsung hingga sekarang.

















.jpg)









