Menu

Jumat, 07 Desember 2018

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_  6 Alasan Jalan Soeprapto Akan Menjadi Sistem Satu Arah. Bersiap ya, kita dukung rencana pemerintah untuk menjadikan jalan Soeprapto menjadi satu arah atau sering di sebut one way atau sistem satu arah (SSA)


Mengenal Istilah Jalan Sistem Satu Arah

Sistem satu arah (SSA) adalah suatu pola lalu lintas yang dilakukan dengan merubah jalan dua arah menjadi jalan satu arah yang berfungsi untuk meningkatkan keselamatan dan kapasitas jalan dan persimpangan sehingga meningkatkan kelancaran lalu lintas yang biasanya diterapkan diwilayah perkotaan. Sistem ini banyak diterapkan di Indonesia, seperti sacara luas di Surabaya dan Bandung, secara parsial di Jakarta.


Kapan Akan diberlakukan

Dinas Perhubungan Kota Bengkulu akan menerapkan uji coba sistem satu arah di Jalan Soeprapto, Kota Bengkulu. Uji coba akan dimulai Sabtu (15/12/2018) mendatang.

“Uji coba diberlakukan selama satu minggu, dimulai pukul 10.00 WIB s/d 22.00 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Bardin, Jumat (7/12).

Alasan untuk Sistem Satu Arah


Ada beberapa alasan yang digunakan untuk menjustifikasi pemberlakuan sistem satu arah disuatu kawasan, yaitu:

1. Jalan terlalu sempit untuk memungkinkan lalu lintas dua arah
2. Untuk menghindari jalan digunakan sebagai jalan tikus
3. Bagian dari pasangan dari jalan satu arah
4. Meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dalam rangka mengurangi kemacetan lalu lintas
5. Meningkatkan keselamatan, karena banyak kendaraan yang memutar balik dan mengakibatkan konflik
6. Untuk mengurangi arus lalu lintas di kawasan bersejarah

Skenario yang Akan dibuat

Menurut rilis Media Center Kota Bengkulu, dari penuturan bapak Bardin, maka Ia mengatakan biasanya kendaraan yang melintas dari dua arah yaitu dari arah Simpang Lima dan dari arah Masjid Jamik. Pada siatem baru akan dibuat satu arah.

“Bagi kendaraan yang akan melintas ke Soeprapto, pintu masuk dari Masjid Jamik ke arah Simpang 5 Ratu Samban, nanti mereka boleh berbelok ke kiri arah Basuki Rahmat, boleh ke arah Anggut bila tujuannya itu untuk ke Rumah peninggalan Bung Karno,” ujar Bardin.

Bardin melanjutkan, kendaraan yang melintas dari arah Kebun Geran tidak diperkenankan berbelok ke kiri menuju Masjid Jamik, harus ke arah kanan menuju Simpang Lima. Begitu juga kendaraan dari KZ. Abidin, harus belok kiri menuju Simpang Lima.

“Pengendara dari Simpang Lima Ratu Samban tidak boleh melintas lurus menuju Masjid Jamik, berbelok menuju Jalan Anggut atau jalan Basuki Rahmat,” lanjutnya.

IG Medid Center Kota Bengkulu
Langkah Untuk Cepat Memahami Sistem Satu Arah 

1. Kanalisasi pada persimpangan
2. Perubahan pulau-pulau lalu lintas
3. Bila diperlukan dapat dilakukan pelebaran jalan yang sebelumnya tidak penting menjadi penting karena menjadi bagian dari SSA.
4. Pada beberapa contoh penerapan seperti di Kilkenny, dilakukan pelebaran totoar pada ruas jalan yang sebelumnya dua arah menjadi satu arah.
5. Perambuan

Rambu-rambu Lalu Lintas yang Harus dipersiapkan

1. Rambu larangan masuk
2. Rambu petunjuk satu arah
3. Rambu larangan masuk
4. Rambu larangan belok kanan, atau larangan belok kiri
5. Rambu perintah belok kanan atau belok kiri
6. Rambu petunjuk satu arah
7. Marka simbol panah
8. Marka beri kesempatan dan stop
9. Marka pendukung lainnya

Untuk kematangan persiapan uji coba one way ini, gabungan aparat yang berwenang akan melakukan penertiban terhadap sejumlah baliho yang terpasang karena dianggap mengganggu kelancaran sistem One Way.

IG @ernelcorazon

Harapan Dengan Penerapan Sistem Satu Arah

Uji coba penerapan sistem satu arah di Jalan Soeprapto ini, untuk menata Kota Bengkulu agar lebih indah dan tertata. 

Bahu kiri kanan jalan, rencananya akan dibuat tempat tujuan wisata seperti Kampung Cina Jalan Pendakian Kota Bengkulu. 

Kalo gambaran umumnya, mirip-mirip kayak jalan Malioboro, bagus juga untuk pengelolaan kota Bengkulu di masa depan,

sajaksajakgagal.com

Bengkulu Belum MACET Jadi Gak Perlu

Duh, kalo ada yang bilang kayak gitu, mikirnya begini aja yah supaya ga ribet. Kalo nunggu Bengkulu macet dulu, baru ada pengaturan, nanti bakalan tambah susah loh. Mumpung belum terlalu macet, aturannya diuji cobakan dan dijalanin. Biar enak juga buat evaluasi. Ibarat kata ga terlalu susah aparat mengaturnya.

Kebayang kan macetnya Jalan suprapto, kalo malam 10 hari jelang lebaran di bulan Ramadhan , padatnya kayak apa. Nah, moga nanti puasa tahun depan, kemacetan itu bisa lebih rapi, tertib dan tentunya nyaman. 

Enak kan yah, kalo jalan Suprapto nanti akan banyak spot kayak ini, nyefie bae :)
Jadi yuk kita dukung demi tata kelolah kota Bengkulu yang lebih baik ya. Catat tanggalnya ya, mulai 15 Desember 2018. Semoga bisa menjadi moment untuk perbaikan kota sekaligus juga kedisiplinan kita sebagai pengguna jalan.

Salam, Milda Ini, 


Diberdayakan oleh Blogger.