Menu

Sabtu, 19 September 2020

/

Inspirasi dari Nagita Slavina Untuk Hidup Sehat

Sibuk bukan alasan untuk memberikan asupan bergizi dan baik kepada keluarga. Meski sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Setiap orang tua harus bisa memberikan asupan gizi terbaik dan mengajarkan hidup sehat bagi anak-anaknya.


Siapa yang tidak kenal dengan Pasangan selebritis tanah air Nagita Slavina atau yang dikenal dengan nama Gigi dan Raffi Ahmad. Pasangan ini selalu memberikan update mengenai kehidupan mereka sehari-hari. Memberi kabar tentang dunia artis yang mereka geluti. Bahkan gaya hidupnya pun banyak ditiru oleh masyarakat Indonesia. Termasuk mengenai gaya hidup sehat mereka.



Banyak orang belajar dan memetik inspirasi dari Nagita Slavina dalam memberikan dan mengajarkan anaknya Rafathar mengenai hidup sehat.


Bagaimana caranya, baca terus ya sampai habis ulasan blog saya kali ini.


Tahun ini Rafathar berusia lima tahun, Gigi mengajarkan Rafathar makan sehat sejak dini. Dengan memberikan makanan yang sehat dan tidak berbahaya.


Makanan yang sehat dana tidak berbahaya itu antara lain terbuat dari bahan pilihan, tanpa pengawet dan tanpa MSG


Anak-anak Emang Suka Makan Mie Instan


Hampir semua anak seusia Rafathar suka makan Mie. Sama halnya dengan anak saya Annasya dan Athifah. Mereka juga doyan kalo di kasih makan Mie instan.  Hampir tidak pernah menolak jika diberikan makan Mie. 


Meski mereka doyan, saya jarang memberikan mereka Mie Instan karena kebanyakan mie instan mengandung bumbu atau MSG yang kuat.


Kalo waktu sebelum pandemi, si Athifah kan latihan renang di sabtu dan minggu. Jadi dia sering melihat temannya selama latihan, biasanya pas istirahat atau usai latihan. Makan Pop Mie, tentu saja ia juga ingin makan mie seperti temannya.




Sesekali saya belikan, namun saya melarang Athifah makannya saat saat latihan renang tersebut. Saya memberikan syarat boleh makannya di rumah usai latihan. Biasanya jam sepuluh pagi atau jam enam sore latihan selesai. Baru boleh makan mie.


Akibat kebiasaan tersebut Athifah jadi selalu ingat, kalo pas akhir pekan, di hari sabtu atau ahad. Ia boleh minta makan mie. Dan, ini jadi kebiasaan sampai sekarang. Kalo sudah wiken aja, ia kadang minta dimasakin Mie. Untuk merek , Athifah tidak punya nama khusus. Jadi asal Mie aja, dia sudah suka, hehehe.


Apakah Rafathar Makan Mie Instan ?


Lalu, balik lagi ke cerita Rafathar, jadi pas aku liat video Youtube Ulang Tahun  kelima Rafathar. Di sana, ada scene saat Rafathar mencomot Mie yang akan dimakan Raffi Ahmad. Ternyata itu Mie Lemonilo. Beberapa kali Raffi tidak jadi makan mie sebab selalu direbut ama Rafathar. 




Dalam tayangan tersebut, terlihat bahwa memang Rafathar diperbolehkan untuk makan Mie oleh ibunya.Gigi menjelaskan bahwa, Rafathar boleh makan Mie Lemonilo karena tidak mengandung pengawet, tidak mengandung MSG . Raffi juga menjelaskan bahwa warna hijau pada mie Lemonilo berasal dari warna sayur Bayam. Jadi aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak seperti Rafathar


Gigi juga menambahkan bahwa mie Lemonilo itu proses pembuatannya tidak digoreng tetapi dipanggang. Jadi tidak banyak mengandung minyak. 

Kalian bisa liat videonya di link berikut ini ya.




Dari tanyangan Video tersebut, dapat disimpulkan Bagaimana Gigi mengajarkan gaya hidup sehat untuk Rafathar. Terutama untuk makanan. Apalagi Mie Instan.

  1. Menerapkan pola hidup sehat sejak dini
  2. Memberikan makanan yang sehat yang bebas dari bahan berbahaya
  3. Makanan tidak memberikan makaan yang mengandung pengawet
  4. Makanan tidak memberikan makanan yang menggunakan perasa buatan
  5. Makanan tidak menggunakan MSG
  6. Makanan tidak mengandung penguat rasa
  7. Pengalaman saya masak Mie Lemonilo

Memang mie Lemonilo ini saat dimasak agak lebih lama dari mie instan biasa. Ini karena proses membuatnya di panggang bukan digoreng. Jadi memang butuh waktu agak lama. Namun, hal ini tidak merubah rasa atau tekstusr mie nya. Kalo mie biasa kan bisa ngembang atau medok kalo lama direbus atau direndam.


Dengan begitu, mie Lemonilo ini tidak bisa hanya diseduh dengan air panas saja, mie nya benaran harus dimasak dengan baik sebelum dimakan.


Saya, jadi ingat dulu waktu di asrama, kami sering makan mie instan, hanya dengan sedikit air panas yang dicampur dengan matang biasanya. Lalu dimasukan ke dalam kantong mie, diikat rapat. Lalu ditunggu berapa lama, maka mie akan masak atau mengembang. Setelah itu, kami berikan bumbu dan mie siap dimakan 


Kalo ingat kejadian itu, meski tahu itu tidak sehat, namun tetap saja kami melakukannya Dan itu menjadi kenangan yang tak terlupakan selama masa sekolah di asrama.


Namun dengan kemajuan teknologi dan informasi, tentulah merubah pola hidup kita soal makan mie. Mengutip kata Raffi Ahmad, tidak masalah bayar lebih untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak.


Makan Mie sehat ya, Mie Lemonilo dong pilihannya!  




Diberdayakan oleh Blogger.