Menu

Rabu, 11 September 2019

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_ Sinopsis Film Hayya. Selamat bulan Muharram teman-teman semua. Bulan Muharram ini juga mnegawali tahun hijriah dimulai. Yah, sebagian orang menyebutnya Tahun Baru Hijriah dan banyak juga yang menyebutnya Tahun Baru Islam.

Bagi orang islam, Tahun Baru Islam juga dijadkan sebagai titik awal untuk mulai mencanangkan harapan baru, tentang impian, target, cita-cita bahkan keinginan untuk berubah. Agar nanti di tahun depan bisa dievaluasi.


Begitu juga dengan film islam, sebagian teman-teman menjadikan momentum Tahun Baru Islam dengan melahirkan film baru. Salah satunya yang akan tayang sebentar lagi adalah FILM HAYYA. 

Saya pertama kali tahu bakal ada film ini, sontak penasaran juga dan memasang alarm, agar tidak ketinggalan menonton di hari tayang pertama. Semoga di Bengkulu, filmnya juga tayang ya dan yang nontonnya ramai. 

Buat kamu yang penasaran dengan Sinopsis film Hayya boleh dibaca dulu cuplikan di bawah ini. Usai baca moga makin penasaran yah.

Sinopsis Film Hayya

Dihantui perasaan bersalah dan dosan masa lalu, Rahmat (32th) seorang jurnalis yang sedang belajar memahami arti tentang cinta dan keimanan, merasa perlu melakukan hal yang berbeda dalam proses hijrahnya.  

Rahmat akhirnya memutuskan menjadi jurnalis lepas dan relawan kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia yang terkena bencana. 

Menyadari bahwa kemanusiaan tak pernah memgenal batas batas agama atau negara, Rahmat ditemani Adin (30th) memutuskan untuk menjadi relawan kemanusiaan di wilayah perbatasan Palestina.

Bunda Helvie 
Saat bertugas menjadi relawan kemanusiaan dan jurnalis di daerah tersebut, ia bertemu sosok Hayya(5th) gadis lugu yatim piatu korban konflik di Palestina. Hubungan Hayya dan Rahmat menjadi sangat dekat, hingga suatu hari Rahmat pun harus kembali ke Indonesia karena hendak menikah dengan Yasna(27th). 

Hayya yang tidak ingin kehilangan Rahmat melakukan aksi nekad diluar dugaan. Hubungan Rahmat, Hayya dan Yasna tiba-tiba berubah menjadi kompleks, lucu dan menegangkan.

Seperti Reuni dengan Film 212

Melihat dan membaca informasi soal Film Hayya ini, saya seolah akan reunian dengan para pemain film 212, sebab sebagian besar pemainnya dalah pemain di film 212 itu. Jadinya bernostalgia sekaligus muhasabah lagi. Film 212 banyak mengandung spirit kebaikan. Moga di film Hayya ini juga banyak pesan kebaikan.

"Ini adalah film yang akan didedikasikan untuk para relawan seluruh dunia yang tanpa pamrih berjibaku untuk kemanusiaan," papar Helvi sebagai salah satu produser.

Film ini sama seperti yang terdahulu, Warna Pictures akan mendedikasikan keuntungannya untuk kemanusiaan.

pada kenal kan... 


Film bergenre drama yang dikemas dalam nuansa Islami berjudul Hayya. Film yang digarap oleh rumah produksi Warna Pictures ini diarahkan oleh sineas Jastis Arimba yang menjadi sutradara sekaligus produser.

Film Hayya mengusung tema tentang kemanusiaan, kemerdekaan, dan kerelawanan. Ia mengatakan isu Palestina diangkat di film ini karena dalam sejarahnya Palestina merupakan bangsa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.


Selain itu, Palestina juga merupakan rumah bagi Baitul Maqdis dan Al Aqsa yang menjadi kiblat pertama umat Islam. "Ini salah satu upaya kita menolak lupa bahwa saat kita membutuhkan dukungan, bangsa Palestina berdiri untuk Indonesia. Mudah-mudahan lewat film ini kita bisa mengajak masyarakat Indonesia bersatu untuk Palestina," kata Asma.

Film ini juga menampilkan scene terkait kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus. Selain itu, menurutnya film ini juga mengangkat hal-hal lain seperti simbol kemandirian. Anak-anak muda berdiri di kaki sendiri dan mencoba berbuat menjadi generasi yang berkontribusi terhadap kebaikan.

Ada banyak inspirasi dari film Hayya. Tidak hanya menampilkan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat kepedulian, film ini dikatakannya juga memberikan nilai edukasi dan mengangkat soal parenting. "Jadi ada tiga kata besar dari film ini yaitu love, life, and humanity," ujarnya.

Alasan Memilih Judul Hayya

Nama Hayya menurut Asma Nadia identik dengan Palestina. Ia mengatakan nama Hayya diciptakan khusus oleh Justis untuk film ini. Dalam bahasa Arab, kata Hayya berarti 'ajakan'. Di film ini, Hayya merupakan sosok anak kecil Palestina yang diperankan oleh aktris cilik pendatang baru, Amna Hasanah Sahab.

Asma mengatakan film Hayya adalah karya kedua Warna Pictures setelah sebelumnya merilis 212:The Power of Love pada Mei 2018 lalu. Film ini dibuat dari kolaborasi sejumlah produser di antaranya Asma Nadia, Ustaz Erick Yusuf, Imam T Saptono, Oki Setiana Dewi dan suami, serta Helvy Tiana Rosa.
Para Pemain Film Hayya

Hubungi kontak ya buat nobar

Ada sejumlah tokoh yang memerankan film ini. Di antaranya Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Meyda Safira, Hamas Syahid, dan Fajar Lubis. Asma Nadia juga ikut berakting dalam film ini. Untuk menarik kaum milenial, Hayya juga menggandeng Youtuber Ria Ricis.

Film Hayya karya rumah produksi Warna Pictures akan mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 19 September 2019 mendatang. 

Untuk dapat up date info terbaru film ini kepoin aja Instagramnya @hayyathemovie


Diberdayakan oleh Blogger.