Menu

Rabu, 27 Juni 2018

/

Assalammualaikum Wr.Wb

Tanggal 27 Juni 2018 yang jatuh pada hari Rabu itu menjadi salah satu peristiwa sejarah di Indonesia karena sedang berlangsungnya pilkada serentak di berbagai wilayah di tanah air. Terlebih khusus lagi, juga terjadi pemilihan walikota di kota Bengkulu.


Paslon pilwakot kali ini ada empat pasangan. Merekalah nanti akan dipilih oleh masyarakat kota Bengkulu.

Saya ikut mencoblos

Sebelum hari H datang, banyak sekali status di sosial media yang berkaitan dengan pilwakot ini. Yah, namanya banyak orang tentu saja banyak beranggapan dan seolah anggapan dia pun yang paling benar.


Status medsos yang maksa

Saya juga bikin status pilwakot sih tapi lebih ke mengajak orang-orang untuk ikutan mencoblos bukan golput.

Menurut saya orang yanh golput itu sombong merasa diri yang paling bagus.Jangan marah yaaa...

Coba dibalik deh, kalo kamu yang mencalon apa iya ada yang memilih, hahaha.

Uppps jangan marah lagi yaa. Memang bisa jadi dari sekian paslon tersebut ada yang kurang kita sukai. Namun hal tersebut jangan membuat kita golput. Pilihlah di antara mereka yang agak baik.

Jangan golput, balikin lagi kalo kamu nyalon apa iya ada yang memilih, hahaha.



Saya mencoblos di TPS 3 Tengah Padang

Jam sebelas saya jalan dari rumah Ibu menuju TPS. Lokasinya dekat di salah satu ruangan SDN 26..Sampai di sana petugas dengan seragam atasan putih dan dengan penampilan rapi langsung menyapa.

Rata-rata dari mereka pun saya kenal. Kami terlibat beberapa celoteh asik.

Urutan Mencoblos Kali Ini

1. Pemilih menyerahkan kertas undangan pemilih. Diberikan kepada petugas. Lalu di cek nama dan tandatangan

2. Petugas menyerahkan kertas atau surat suara yang berisi gambar fan nomor urut paslon.

3. Pemilih masuk ke bilik suara lalu memilih dengan seksama pilihan paslon yang kita inginkan. Cara memilihnya cukup di coblos atau di tusuk dengan paku yang telah disediakan petugas sampai kertas suara bolong.

4. Setelah dilipat kembali. Kertas suara lalu dimasukan ke dalam kotak suara yang sudah disediakan. Saat memasukkan surat suara ini, pemilih akan dibantu oleh petugas.

5. Bagian terakhir. Tanda sudah mencoblos ini adalah tangan yang sudah tercelup tinta yang berwarna ungu. Saya pun mencelupkan jari kelingking di mangkok tinta yang sudah disiapkan oleh petugas.

Sudah, sebentar saja lima langkah tersebut sudah saya lakukan. 

Bagi yang tidak mendapatkan undangan memilih. Maka tetap bisa ikutan memilih dengan cara,

1. Datang ke TPS di atas jam 12.00 saat akhir waktu pemilihan dengan membawa KTP dan KK.

2. Membawa fotokopi KK dan KTP. Di bagian KK, nama kita dilingkari agar mudahkan petugas.

3. Ikuti tata cara mencoblos seperti biasa. Seperti yang saya jelaskan di atas.

Nah, cuma sebentar bukan. Lagipula ini lima tahun sekali masa kamu ga mau partisipasi, rugi dong !


Oke di pemilihan Walikota Bengkulu kali ini saya sudah menyalurkan hak demokrasi saya dengan ikut  pemilu secara umu, bebas , langsung dan rahasia. Kalo kamu bagaimana?

Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.