Menu

Sabtu, 02 April 2016

/





Memasuki kehamilan saya yang kedelapan bulan, tiba-tiba pada selangkangan paha kiri kan kanan terasa nyeri dan sakit. Susah untuk digerakkan, bahkan saya hampir saja mengalami kesulitan saat berjalan. Meski hanya di dalam rumah.

Jika nyeri dan sakitnya datang saya lebih sering duduk atau berbaring di atas tempat tidur. Ada apa ya, kok sakit sekali, pikir saya.

Hmmm, mungkin terlalu banyak menggunakan motor. Lalu saya kurangi untuk berkendara kecuali penting sekali. Saya malah lebih sering minta antar jemput oleh suami. Lebih banyak berdiam diri di rumah.

Lalu saya kontrol dan periksa ke dokter kandungan. Dari sana saya juga mendapatkan banyak informasi. Saya pun menambah informasi tersebut dari berbagai sumber, majalah, buku, internet. Hasilnya, dapat saya simpulkan begini.

Penyebab rasa nyeri tersebut antara lain disebabkan oleh

Yang pertama, Perubahan hormonal : akibat peningkatan hormon relaxin dan progesterone selama kehamilan dapat menyebabkan otot dan ligamen pada daerah pinggul untuk melemas dan teregang guna persiapan kelahiran. Namun otot dan ligamen-ligamen ini berguna untuk menompang tulang-tulang pada panggul dimana terkadang dapat menimbulkan nyeri pada selangkangan, paha dan perut bawah.

Kedua, Perubahan struktur tubuh : Akibat kehamilan, terjadi perubahan pada bentuk panggul yang dapat menimbulkan nyeri pada selangkangan dan paha terutama disebabkan oleh pertumbuhan janin dalam perut.

Ketiga, Round Ligament pain : Suatu nyeri yang menusuk pada daerah selangkangan, perut bawah,  yang disebabkabn oleh pertambahan ketebalan serta perengan ligamen pada panggul. Ditandai dengan nyeri yang timbul bila si ibu berdiri dari duduk, batuk, atau melakukan aktiftas. 

Kelima, SPD (symphis pubis dysfunction) : Terjadi akibat beberapa hal seperti pertambahan berat badan, pengharuh perubahan hormon, dan ada beberapa yang menyebutkan pergerakan tubuh. Oleh karena selama kehamilan terjadi peningkatan jumlah hormon relaxin an progesterone yang berguna untuk menopang kehamilan, biasanya terjadi pergeseran dari tulang panggunl sebanyak 2- 3mm, namun beberapa keadaan yang disebutkan diatas memicu terjadinya pergeseran yang berlebihan hingga dapat menimbulkan nyeri yang sangat pada daerah panggul yang menyebar ke punggung, paha dan timbul kesan bunyi "klik" pada daerah pubis. 

Keenam, Diastasis of Symphisis Pubis (DSP) : Terjadi pergeseran berlebihan dari tulang pubis hingga mencapai 10 mm atau lebih yang menyebabkan nyeri pada panggul dan perut bawah. 

Ketujuh, karena pergeseran kepala bayi. Dimana kepala bayi sudah masuk panggul sehingga membuat selangkangan dan paha terasa nyeri. Apalagi jika bayi bergerak, hal itu akan lebih terasa.


Untuk mengatasi rasa nyeri tersebut dapat dilakukan dengan 

1.   Bergerak, berjalan mengitari sekitar rumah atau komplek. Tetapi hindari untuk berdiri terlalu lama. Terutama usia hamil tua.
2.   Cobalah perbaiki postur tubuh, hindari untuk menggunakan motor
3.   Hindari menggunakan sepatu atau sandal yang berhak , apalagi hak tinggi. Sebaiknya gunakan saja sepatu atau sandal  yang nyaman.
4.   Coba naikkan kaki sedikit saat duduk atau bisa juga menaikkan kaki ke dinding dengan posisi sudut 90 derajat.
5.   Saat tidur, coba tidur dengan miring ke samping kiri atau ke kanan. Secara bergantian sampai terasa nyaman.
6.   Jangan  mengangkat barang berat 
7.   Tambahkan  asupan  makanan yang mengandung kalsium dan magnesium pada saat makan
8.   Lakukan beberapa tipe olahraga santai untuk mendukung kekuatan tulang panggul anda
9.   Pada daerah yang nyeri lakukan kompres dengan air panas atau es
10.        Pada daerah yang nyeri berikan oleskan dan pijat dengan lembut dengan minyak telon

Nah, itu beberapa cara yang saya lakukan untuk mengurangi rasa nyeri di sekitar paha tersebut. Setiap hari sekitar satu jam saya selalu menyempatkan untuk berjalan kaki. Di waktu pagi dan sore hari, ditemani oleh putri saya Athifah (3 tahun)

Alhamdulillah, rasa nyeri tersebut sedikit berkurang. Apalagi pada saat berjalan sangat terasa gerak bayinya di dalam perut saya. Hal ini membuat rasa nyeri sedikit berkurang.

Sekalian persiapan buat persalinan normal. Dengan banyak berjalan akan menambah olahraga juga terhadap otot panggul dan mendorong bayi untuk bergerak turun masuk ke panggul.

Semoga rasa nyeri ini bisa segera hilang ya. Dan semoga saya bisa melahirkan secara normal. Aamiin
8 comments

amiinn..
semangat Mba Milda, moga selalu sehat mak sama debaynya yaa
Dan dilancarkan proses persalinannya :D

Reply

Kalau saya, meski bukan ibu hamil aja, masih suka nyeri kalau kebanyakan jalan, otomatis setiap malam suka menaikkan kaki ke tembok sambil tiduran

Reply

aamiin

semangat pastinya

Reply

hehehe, itu mah kebanyakan jalan.

Reply

Udah melahirkan belum? Habis lahiran masih sakit gak?

Reply

Alhamdulillah sudah, dan sakitnya langsung hilang , ya karena bayinya udah keluar

Reply

Mbak, saya baru enam bulan hamilNya tapi kok udah ngerasain nyeri seperti di atas ya? Apa-apa gak ya? Terus bagian situ dipijit boleh ya mbak?

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin