Menu

Minggu, 03 April 2016

/




          Dua pekan lalu, hari sabtu dan ahad, kami menghadiri dua kali acara aqikahan. Yap, menu utama dalam acara aqikahan adalah olahan daging kambing. 

          Daging kambing saja di olah dalam bentuk rendang, daging kliyo, malbi, tongseng, sate,  sop atau pindang. Pokoknya semuanya serba ada kambingnya. Memang selain ada hidangan olahan daging kambing. Pada acara aqikahan juga disediakan menu yang lainnya. Misalnya gulai ayam, ikan,  gado-gado dan tak lupa hidangan acar atau apa saja deh yang ada mentimunnya. Tak lupa juga disediakan kue dan buah.

          Sebagian orang mempercayai bahwa mentimun dapat membantu menurunkan kadar yang ada di daging kambing yang bisa membuat tekanan darah menjadi tinggi. Salah satu efeknya jika terlalu banyak makan kambing , maka kepala akan terasa pusing. Gak enak sekali rasanya dan gak nyaman kalo sedang ‘diserang’ sakitnya.

          Sebenarnya dengan orang yang masa toleransinya kuat terhadap daging kambing. Mau makan banyak asal tidak berlebihan. Efek tersebut tidak serta merta akan terasa. Tetapi bagi yang masa toleransinya sedikit. Makan sedikit saja sudah berpengaruh terhadap tekanan darahnya.

          Begitu juga dengan saya, terkadang jika makan daging kambing terlalu banyak atau dalam porsi yang sering seperti saat ini. Dua hari berturut-turut. Maka akan menimbulkan efek. Sakit kepala. Apalagi dalam kondisi hamil begini, saya sangat menghindari agar tidak terlalu tinggi tekanan darahnya. Sehingga tidak berakibat buruk juga terhadap kehamilan apalagi pada saat melahirkan nanti.

          Ada sebagian orang malah memang menghindari atau takut makan daging kambing. Jadi lebih memilih menu yang lain.

          Lalu, apa yang harus saya lakukan. Untuk mengurangi rasa dan efek makan daging kambing tersebut. Saya akhirnya membuat menu tandingan di rumah untuk menawar efek tersebut. Dua hari saya masak olahan timun. Bukan balas dendam ya, hehehe. Hanya berusaha untuk menawar atau menyeimbangkan asupan makanan .

          Saya membeli bahan-bahan untuk mengolah timun selama dua hari ke depan

          Bahan yang saya beli
1.   Mentimun
2.   Wortel
3.   Bumbu kuning
4.   Ikan gurami
5.   Santan kelapa encer
6.   Cabe rawit
7.   Garam secukupnya
8.   Cuka masak secukupnya

Lalu bahan-bahan tersebut saya olah menjadi 3 jenis makanan dan minuman

1.   Acar Kuning Santan Timun Wortel. Saya buat dengan tambahan santan encer sebagai kuahnya. dimasak sebentar di api kompor yang kecil.


2.   Acar Bening Timun dan Wortel. Ini biasa ya, semua masih mentah.


3.   Acar Kuning  Ikan Gurami. setelah digoreng. Ikan guraminya saya siram dengan olahan acar kuning tanpa santan tetapi saya berikan tambahan air sebagai kuahnya. ikan guraminya lebih terasa makyus.




4.   Jus Timun


Nah,ketiga olahan tersebut yang saya konsumsi selama dua hari berikutnya. Untuk jus timun, jika tak sempat membuatnya sendiri atau sedang repot. Saya membeli saja juice yang sudah jadi. Minumnya di siang hari, saat jedah antara makan siang dan waktu snek. Ya, sekitar jam dua – tiga sore deh.

Alhamdulillah saya tak sempat merasakan efek yang luar biasa dari makan kambing ini. Ketika cek di dokter pun tensi hanya berkisaran sekitar 120. Ya, lumayan. Semoga tetap sehat ya. 

Teman-teman,boleh juag dicobain resep praktisnya. Bahan-bahan yang saya beli tersebut. Bisa dimasak untuk dua hari loh, jadi lebih hemat.
 



Diberdayakan oleh Blogger.