Menu

Senin, 20 April 2020

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

Sejak ada himbauan untuk #DiRumahAja untuk bekerja, belajar dan beribadah. Banyak yang mulai berubah di keluarga kami. Termasuk cara belajar anak-anak.


Begitu ada edaran untuk meliburkan sekolah dan belajar di rumah saja. Grup WA sekolah mendadak jadi aktif. Sekitar akhir Maret sekolah di kota Bengkulu mulai di non aktifkan kegiatan di sekolah.

Perlu diketahui, program Belajar dari Rumah sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan akses jaringan internet dan juga bahan pembelajaran daring selama wabah Covid-19.

Belajar Secara Online

Semua pembahasan, penugasan termasuk diskusi dan komunikasi dari guru ke muridnya dilakukan melalui orang tua dan di grup WA.

Meski ada juga sekolah yang menerapkan dan menggunakan fasilitas lainnya untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Misalnya melalui aplikasi Zoom.
Setiap hari guru akan membagikan mata pelajaran dan penugasan melalui grup WA. Setelahnya anak didik diminta untuk melakukan apa yang menjadi inti materi pelajarannya serta diminta untuk mengerjakan serta mnegumpulkan tugas pada hari berlangsung kegiatan belajar mengajar online.

Baca Juga : Jika Harus Bekerja di Luar Rumah Saat Pandemi

Hasil tugas anak-anak, dikirimkan kembali kepada guru yang bersangkutan. Ada yang diupload di grup ada juga yang via japri ke guru mata pelajarannya.

Belajar Melalui TVRI

Sejak tanggal 13 April 2020. Menteri Pendidikan RI, Bapak  Nadiem Makarim mengajurkan agar para guru dan orang tua dapat mengajak dan mendampingi anak belajar secara online melalui TVRI.

"Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat Covid-19," ujar Nadiem Makarim pada telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah di Jakarta, pada Kamis (9/4/2020).

Siaran belajarnya dilakukan pada pagi hari, sesuai dengan jenjang sekolahnya. Jadwal pertama itu untuk anak PAUD sekitar jam 07.40 wib. Berikutnya Jadwal untuk jenjang SD, SMP.

Bagi siswa SMA/SMK dan sederajat, nanti pukul 14.00 WIB akan dimulai tayangan Belajar dari Rumah persembahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemdikbud) bekerjasama TVRI.

Kami punya tiga orang anak, sekolahnya ada tiga jenjang juga. Mulai dari PAUD, SD dan SMP.

Jadi yah, mulai nongkrong di depan Tivi sejak Pagi

Persiapan Sebelum Belajar di TVRI

Seperti biasa, meski tidak sekolah supaya tetap apat hawa belajarnya dan semangat pagi tetap ada. Semua anak-anak harus bangun pagi, mandi dan sarapan. 

Setelah itu duduk manis menunggu dan bersiap belajar via TVRI. Tangan disusun rapi di atas meja.

Waktunya Belajar via TVRI

Jadwal pertama adalah untuk dedek Annasya, anak PAUD ini duduk manis belajar via TVRI. Materi pelajarannya dimulai sekitar jam 07.40 wib. 

Untuk program PAUD itu, Kemendikbud menggandeng Sesame Workshop dan Creative Indigo Production untuk menyediakan tayangan "Jalan Sesama

Anansya rajin bangun pagi dan bersiap belajar dengan TVRI
Pelajaran buat anak PAUD disajikan melalui film animasi kartun Jalan Sesama. Sajian materi pelajarannya asik dan edukatif. Annasya terkadang berdiri, melompat, tertawa, serta mengikuti ucapan yang diminta oleh para pemain Jalan Sesama. Seperti saat belajar mengenal huruf dan berhitung.


Annasya sangat senang dan mengikuti pelajaran dengan semangat

Contoh materi pelajaran anak PAUD

Taman bacaan Di jalan sesama, anak-anak PAUD diajak untuk mengikuti acara pembukaan taman bacaan. Apa itu taman bacaan? Taman bacaan adalah tempat dimana orang bisa membaca. 

Materi untuk PAUD di Jalan Sesama disukai oleh Annasya
Asal tumbuhan dan hewan Tak hanya itu saja, ada juga tayangan mengenalkan tanaman bunga yang tumbuh dari tanah. Ada burung yang menjelaskan bahwa burung berasal dari telur induknya. Kemudian ada kelinci yang lahir dari perut atau tubuh induknya. Semua disajikan dengan bentuk boneka hewan dan tumbuhan yang menarik bagi anak PAUD.

Jadwal kedua, adalah si Athifah anak kelas 1 MIN ini juga sudah bersiap. Sebelumnya ia duduk di belakang dedek Annasya, siap menunggu giliran.

Ayhifah belajar melalui film Kartun Sahabat Pelangi
Pada materi kelasnya si Ahifah, digabungkan untuk kelas 1,2 dan 3. Jadi tidak fokus untuk kelas 1, 2 atau 3. Pematerinya menyebutkan materi pelajaran tersebut untuk kelas berapa. Meski begitu, anak-anak tetap diminta menonton juga jika materinya bukan untuk kelasnya. Contohnya, waktu pelajaran Matematika, tentang mengenal Bangun Ruang. Pemateri menyebutkan itu untuk materi kelas 3. Namun karena masih materi dasar, sesuai ajuran wali kelasnya, Athifah tetap mengerjakan tugas yang diberikan si pematerinya.

Sama halnya dengan Annasya, Athifah juga sudah bersiap. Namun kadang ia tidak sempat sarapan sehingga saat menonton ia sambil makan.


Materi kelas 1, 2,3 ini disajikan dalam bentuk film kartun Sahabat Pelangi.

Untuk si Athifah, selain menonton, ia juga  ada tugas-tugas yang harus dikerjakan dan itu dikumpulkan ke wali kelasnya. Dikirimkan dalam bentuk foto atau video.

Salah satu contoh pertanyaan tugas untuk Athifah

Jadi ketika Athifah belajar, memang harus didampingi. Kai juga ikutan duduk dan menonton bersama. Kami membantu Athifah untuk mengingat, mencatat bahkan menjepret pertanyaan dari tugas tersebut

Jadwal ketiga adalah untuk si kakak Nawra, si anak kelas 2 Mts. Jedah antara si Athifah dan si kakak lumayan juga. Akan tetapi agar tidak ketinggalan atau terlewat, siaran TV tidak kami ganti.

Kakak Nawra juga siap belajar, sesi terakhir bagian dia
Memang si kakak sudah ada tugas dari pondoknya mengenai materi pelajaran sekolah. Namun, sesuai dan mengikuti edaran dari Menteri Pendidikan, maka pihak pondok juga memberikan tugas kepada santrinya untuk menonton dan belajar via TVRI.

Satu hari sebelumnya pihak pondok sudah mengkonfirmasi apakah santri di rumah memiliki TV, Android atau Radio yang akan digunakan untuk belajar online. Wali kelasnya mendata. 


Materi perdana yang ia pelajari di TVRI Pukul 10.30 - 11.00 WIB: Materi SMP dan Sederajat - Kebudayaan: Cagar Budaya Bawah Air di Karimunjawa
Si kakak hanya diminta menonton saja. 

Laporan Kepada Wali Kelas

Setiap aktivitas anak menonton, belajar melalui TVRI ini kami mengirimkan foto atau video kepada wali kelasnya. Untuk Athifah dikirimkan ke grup WA kelas. Kalo si Kakak langsung kepada Wali Kelasnya.

Laporan ke walas Athifah , foto harus terlihat orang tuanya.
Dengan adanya aktivitas belajar di Rumah Belajar Kemendikbud yang disiarkan melalui TVRI ini. Saya pun jadi ikutan bersiap di pagi hari. Menyiapkan anak-anak untuk belajar dengan baik.

Semua tugas anak-anak sudah harus selesai dan dikirimkan kepada wali kelasnya, maksimal jam dua belas siang atau sebelum waktu shalat zuhur datang. Setlah itu, anak-anak boleh bermain atau melakukan aktivitas yang lainnya.

Kendala yang Kami Hadapi Saat Belajar via TVRI

Saat pertama tayang, kendala yang kai hadapi di rumah adalah siarannya ada yang error. Memang waktu itu kami menggunakan antena TV dalam saja. Lalu oleh pak suami segera di atasi dengan memindahkan channel TVRI melalui parabola. Siarannya mulai bagus kembali dan tidak ada kendala.

Tayangan TVRI tiba-tiba menghilang

Selanjutnya, untuk antisipasi, kami pun selalu menonton menggunakan parabola agar tidak ada gangguan. Namun, cara ini juga kurang efektif. Sebab kejadian ini terulang kembali. Siarannya error.

Sampai di sini, kami tidak tahu lagi mau ngapain. Mungkin emang siaran di pusatnya error. Akhirnya, kami mencari solusi dengan menonton Youtube langsung. Kebetulan saat itu terjadi, sedang berlangsung materi untuk anak SD. Jadi si Athifah menonton kembali di Youtube Kartun Sahabat Pelangi Materi Memancing.

Belajar dengan menonton Film bisa dinikmati oleh berbagai usia anak

Selanjutnya ketika materi tidak sesuai dengan jenjang kelas dan anak diminta untuk mengerjakan. Di sini Athifah menolak mengerjakannya karena ia mendengar kalo materi tersebut bukan untuk dirinya sehingga kami pun membujuk dan menjelaskan dengan hati-hati kepada Athifah. 

Selebihnya kendala teknis, biasalah soal membangunkan anak, mengajaknya mandi serta makan. Banyak drama di pagi hari.

Baca Juga : Kasus Pertama Covid 19 di Indonesia

Berikut Tagar.id rangkumkan sejumlah tautan/link kanal streaming yang menayangkan siaran televisi belajar di rumah TVRI melalui layanan online:

Link Streaming TVRI di MeTube

1. Pastikan perangkat smartphone, tablet dan laptop telah tersambung koneksi internet.

2. Buka atau unduh peramban (browser: Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dsb) di perangkat anda.

3. Buka laman https://www.metube.id/live/TVRI melalui browser yang ada di perangkat Anda

4. Pilih siaran nasional.

Link Streaming TVRI di Official Site:

1. Pastikan perangkat smartphone, tablet dan laptop telah tersambung koneksi internet.

2. Buka atau unduh peramban (browser: Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dsb) di perangkat anda.

3. Buka laman http://tvri.go.id/live melalui browser yang ada di perangkat Anda

4. Pilih siaran nasional.

Link Streaming TVRI di Mobile Site:

1. Pastikan perangkat smartphone, tablet dan laptop telah tersambung koneksi internet.

2. Buka atau unduh peramban (browser: Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dsb) di perangkat anda.

3. Buka laman http://m.tvri.co.id/live/ melalui browser yang ada di perangkat Anda

4. Pilih siaran nasional.

Link Streaming TVRI di UseeTV:

1. Pastikan perangkat smartphone, tablet dan laptop telah tersambung koneksi internet.

2. Buka atau unduh peramban (browser: Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dsb) di perangkat anda.

3. Buka laman https://www.useetv.com/livetv/tvri melalui browser yang ada di perangkat Anda

4. Pilih siaran nasional.

Link Streaming TVRI di Vidio:

1. Pastikan perangkat smartphone, tablet dan laptop telah tersambung koneksi internet.

2. Buka atau unduh peramban (browser: Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dsb) di perangkat anda.

3. Buka laman https://www.vidio.com/live/6441-tvri-tv-stream melalui browser yang ada di perangkat Anda

4. Pilih siaran nasional.

Kalo kamu, punya cerita apa saat mendampingi anak belajar online di TVRI. Yuk, berbagi di kolom komentar

Diberdayakan oleh Blogger.