Menu

Jumat, 31 Maret 2017

/

Assalammualaikum Wr. Wb

Tolonglah Perbaiki, Jalan Monumen Perbatasan Kota Bengkulu dengan Bengkulu Tengah. Ada yang tahu dimanakah letak perbatasan antara kota Bengkulu dengan kabupaten Bengkulu Selatan. Dimanakah letak dibangunnya monumen tapal batas antara ke dua daerah tersebut. Apa ada yang tahu? Lalu bagaimana keadaan jalan dan kondisi lingkungan di sekitar perbatasan tersebut. Apakah ada yang khusus memelihara daerah tersebut. Apa ada yang menjaganya atau dibiarkan begitu saja. Yang penting sudah dibangun tapal batas antara kota Bengkulu dan kabupaten Bengkulu Tengah.

Ada yang tahu jawabannya?

Monumen perbatasan tersebut terletak di sebah komplek perumahan di daerah perbatasan antara kota Bengkulu dan kabupaten Bengkulu Tengah. Lebih tepatnya di daerah simpang empat Nakau.


Di simpang Nakau ada sebuah perumahan yang lebih dikenal dengan nama perumahan Sopo Indah

Letak perubahan tersebut persis di simpang Nakau, berhadapan dengan puskesmas dan di sekitar atau satu wilayah dengan SMK Olahraga yang baru dibangun .

Perumahan Sopo Indah berada di jalan Halmahera, kelurahan Surabaya.

Di dalam komplek Sopo Indah tersebut sudah banyak berdiri rumah dan bermukim warga. Saat ini karena sudah padat. Makanya kawasan komplek tersebut mempunyai dua Rukun Tetangga. Yaitu RT 25 dan RT 7.



Lalu dimanakah letak monumen perbatasan antar kota tersebut.

Jika kita masuk ke dalam gang atau jalan menuju lokasi tersebut. Pada awal jalan masuk di sebelah kiri akan kita temui banyak gang kecil. Monumen tersebut terletak di dalam gang ke empat dari simpang gang atau dari jalan besar sepanjang simpang Nakau.



Letak monumen tersebut tepat di sebelah siring  di ujung jalan gang keempat tersebut. makin ke ujung, kondisi jalannya semakin buruk. Siring di kiri kanan jalan tanah juga mulai terbis dan terjadi longsor. 

Jalan akses di sekitar monumen tidak terpelihara dengan baik. Malah sebaliknya sangat mencolok terlihat perbedaan antara jalan di dalam komplek tersebut. Karena sebelum menuju ke lokasi monumen, kita akan bertemu dengan pertigaan jalan. 

Bisa dilihat perbedaannya, sangat mencolok ya!



Ada jalan yang sudah terlihat rapi, namun di sebagian bagian jalan lainnya terutama di sekitar monumen tersebut sangat buruk.

Apakah ini karena pembangunan jalan yang belum selesai di dalam komplek itu ataukah ada faktor lain, sehingga terlihat sekali perbedaannya.



Padahal di kawasan tersebut terdapat sebuah tapal batas atau monumen geografi yang harus terpelihara dan terjaga dengan baik. Selain itu juga terdapat pemukiman warga yang juga butuh akses jalan yang bagus, yang merata di antara sesama penghuni komplek.

Mengapa ada perbedaan, ada yang bisa bantu jawab.

Lalu, bagaimana dengan perhatian perangkat desa atau kelurahan atau kecamatan tersebut. Mengapa hal tersebut bisa terjadi. Siapa yang berkewajiban mengurusi hal ini, kepada siapa masyarakat harus mengadu?



Jawaban itulah yang selalu ditunggu dan dinantikan oleh warga sekitar, mengapa hal itu bisa terjadi atau kapankah semua itu bisa terwujud. Rasa keadilan dan kenyamanan yang diterima atau diperlakukan secara sama.

Akses jalan yang sama di antara setiap gang yang ada di dalam komplek tersebut. Terlebih lagi. Akses jalan yang baik dan terpelihara untuk daerah tapal batas,.Dimana ada bangunan saksi sejarah di berdiri di sana.

Selagi semua itu belum ada jawaban dan solusinya. Maka warga setempat yang secara swadaya dan secara mandiri membersihkan jalan di sekitar tapal batas tersebut. Dari lebatnya rumput dan tanaman liar lainnya.


Jadi, bagi yang sudah membaca postingan ini dan mempunyai akses kepada pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut. Tolonglah perbaiki jalan monumen perbatasan tersebut segera.

Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan #NulisSerempak dari Blogger Bengkulu tentang #JalanBurukBengkulu.

Salam, tolonglah ya perbaiki dan bikin merata jalan bagus agar bisa dinikmati oleh smeua orang.
Diberdayakan oleh Blogger.