Menu

Sabtu, 21 Mei 2016

/
 Minum Ramuan Ini Untuk Melancarkan Darah Nifas

Assalammualaikum Wr. Wb 

Hai , apa kabar? kali ini saya mau berbagi sebuah resep dan pengalaman saat mengalami masa nifas ya. Pengalaman yang sudah saya alami sebanyak empat kali setiap saya habis melakukan persalinan. Ini sebenarnya resep leluhur dari keluarga saya. Yuk, mari mampir ke mari.
Tanggal 15 Mei Lalu, alhamdulillah saya melahirkan putri ke tiga kami secara normal. Seperti persalinan saya yang sebelumnya, saya juga mengeluarkan banyak darah.

Baca selengkapnya

Alhamdulillah, Saya Melahirkan Normal Tanpa Mengejan

Dalam islam, darah yang keluar saat persalinan disebut dengan darah nifas. Rentang waktu keluarnya darah nifas pada setiap persalinan dan setiap orang berbeda-beda. Ada yang satu pekan, dua pekan bahkan ada yang sampai satu bulan lebih. Jumlah darah yang keluar juga berbeda-beda juga. Biasanya pada awal masa nifas darah yang keluar sangat banyak. Bisa sering mengganti pembalut. persatu jam, dua jam , bahkan lebih cepat lagi. 

Pada setiap masa nifas yang saya alami. Alhamdulillah tidak terlalu lama. Jumlah darah yang keluar biasanya sangat banyak pada hari satu sampai empat hari. Saya terpaksa sering mengganti pembalut. Bisa persatu jam sekali. 


Pada saat darah keluar saya masih merasakan nyeri di perut. Terutama pada hari pertama sampai ketiga. Kata  dokter itu akibat salah satu reaksi kontraksi otot rahim. Setelah ini, otot rahim akan kembali normal dan perut gak terlihat buncit lagi, hehehe.

Rasa sakitnya mirip-mirip kayak sakit kalo sedang menstruasi atau disminore. Nyeri-nyeri asik begitu. Kondisi perut juga agak tegang jika kita raba dengan tangan. Terkadang dengan menekan lembut ke bagian perut yang tegang tersebut dapat membuat perut lebih nyaman.

Pada saat darah nifas yang keluar tersebut bukan darah segar saja tetapi juga dalam bentuk gumpalan-gumpalan. Yang jika dia ingin keluar. Terasa sangat nyeri. Makanya terasa sakit. Terjadi pengikisan di dinding rahim, terjadi pengelupasan. Sehingga setelah melahirkan kondisi rahim sehat dan bersih.

Rasa nyeri saat nifas juga diakibatkan karena pengeluaran darah yang kurang lancar. Oleh karena itu, ibu saya sejak persalinan anak pertama sampai sekarang selalu membuatkan saya ramuan untuk melancarkan darah nifas. Ramuam dalam bentuk minuman tersebut sangat mudah kita buat.


Berikut saya bagikan bahan dan cara membuatnya.

Untuk bahannya

1. Jahe merah, diiris tipis


2. Daun puding merah. Nah, daun ini klao di daerahmu disebut apa ya?


3. Gula merah


4. Susi Kental Manis. Untuk susu boleh digunakan jika memang perlu. Terkadang saya tidak menambahkan susu. Jadi lebih alami, pedes manisnya. Rasa pedesnya dari jahe dan manisnya dari gula merah.

Cara membuatnya juga mudah, setelah semua bahan siap. Daun puding merah sudah kita bersihkan. Masukan daun puding merah, jahe dan gula ke dalam wajan. Tambahkan dua gelas air. Lalu dimasak dengan api sedang. Jadikan air rebusan tersebut kira-kira satu gelas saja. Angkat lalu saring. Setelahnya silakan kalo suka tambahkan susu. Lalu, diamkan sesaat. Minumlah selagi hangat. 

Air rebusan ini juga sangat berkhasiat untuk mengurangi dan mencegah masuk angin. Apalagi ibu menyusui seperti saya yang kadnag sering terbangun di malam hari. Sangat baik jika membuat dan sering minum ramuan ini. Bagus juga diminum saat datang bulan.

Gula merahnya juga bisa menambah tenaga, dan menambah asupan ASI.

Selamat mencoba ya para bumil dan yang suka begadang mengejar detlen.

Salam
7 comments

raji minum ramuan tradisional ya Milda?
daun puding merah itu apa tanaman puring ya? belum bisa mengenali

Reply

kalo yang dibuat sendiri saya berani mba minumnya tapi kalo yg instan gak berani

tau deh, disebutnya sih di Bengkulu, daun puding merah

Reply

Oya nih Mbak, ada solusi lain selain daun puding merah? Saya lihat2 kpk di sini jarang bgt.

Reply

pake daun apa ya...bingung juga deh

Reply

jahe; bumbu dapur yang satu ini banyak banget manfaatnya yah Mba :)

Reply

betol2 mba, segudang manfaatnya

Reply

Daun puding ya? Apaa ya namanya di tempatku. Ntar deh nanya tante yg asli curup aja hehee.

Makasih resepnya, Mbak. Bookmarked 😉

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin