Menu

Minggu, 23 Juni 2019

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_Tips Memilih Susu Formula Terbaik Bayi Usia 1 Tahun. Seribu hari pertama kehidupan bayi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun adalah masa emas kehidupannya. Oleh karena itu, Anda tidak boleh sembarangan dalam memberikan perawatan untuk buah hati termasuk asupan nutrisinya. Untuk mendampingi kebutuhan nutrisi si kecil selain dari ASI, umumnya ibu memilih memberikan susu formula. 



Namun ibu-ibu tentunya sering bingung menentukan merk susu formula terbaik untuk si kecil. Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan ketika memberikan susu untuk si kecil.

Bagaimana menentukan susu formula terbaik untuk anak di bawah 1 tahun?

Menentukan baik tidaknya susu formula tentu tidak bisa hanya dilihat dari harganya saja. Ibu-ibu harus memerhatikan kandungan pada susu tersebut sebelum memutuskan bahwa ini merupakan merk susu formula terbaik untuk anak Anda.

Secara umum, susu formula akan terdiri dari beberapa nutrisi primer seperti karbohidrat, lemak, vitamin, protein dan mineral. Meski sama-sama mengandung protein, ibu harus memahami bahwa tidak semua protein dalam susu formula sama jenisnya. Ada beberapa susu formula yang menggunakan protein berjenis casein dalam produknya sementara merk yang lain menggunakan jenis protein whey. Beberapa merk produk susu formula juga terkadang mengkombinasikan keduanya.

Produk susu formula untuk bayi usia di bawah satu tahun umumnya digolongkan untuk bayi usia 0-6 bulan dan usia 6-12 bulan. Pastikan untuk membaca pada kotak kemasan susu apakah cocok dikonsumsi oleh bayi baru lahir. 

Untuk anak usia di bawah satu tahun, sebaiknya Anda memilihkan susu formula yang berbahan dasar susu sapi. Hal ini karena susu sapi akan lebih cocok untuk bayi. Jenis proteinnya juga harus Anda perhatikan. Sebaiknya pilih jenis protein susu sapi jenis whey karena akan lebih mudah dicerna oleh bayi baru lahir. Jika Anda memilih produk susu yang memiliki kedua jenis protein ini yaitu whey dan casein, maka Anda harus memilih produk yang kandungan whey lebih tinggi ketimbang casein. Pada susu ASI, rasio perbandingan antara whey dan casein adalah 60:40 maka sebaiknya pilih yang rasionya seperti ini.

Konsultasi Terlebih Dahulu dengan Dokter Jika Bayi Alergi Susu

Kandungan protein pada susu sapi seperti laktosa kerap membuat beberapa bayi alergi sehingga orangtua tentu bingung bagaimana cara menyiasatinya. Meski di pasaran memang sudah dijual beberapa produk susu formula yang dibuat dari bahan dasar kacang kedelai atau susu soya, namun sebaiknya ibu tidak langsung mengganti susu formula dari susu sapi ke susu kedelai. Ibu sebaiknya tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini dikarenakan ada beberapa bayi yang juga tetap alergi terhadap susu soya. 


Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menyiasati hal tersebut. Di pasaran sendiri kini telah hadir susu formula dari susu sapi yang telah diolah khusus secara enzimatik sehingga protein laktosa dari susu sapi lebih mudah dicerna. Dengan begitu, risiko terkena alergi susu sapi akan berkurang pada si kecil. Morinaga Platinum sebagai salah satu merk susu formula terbaik menghadirkan produk Morinaga Chil Kid P-HP khusus untuk anak alergi susu sapi. Kandungan protein pada Morinaga Chil Kid P-HP lebih mudah dicerna oleh bayi sehingga mengurangi risiko alergi.

Meski memberikan ASI eksklusif memang lebih utama untuk bayi yang baru lahir, namun beberapa alasan membuat ibu harus mengimbanginya dengan susu formula. Oleh karena itu cobalah pelan-pelan untuk membiasakan buah hati terhadap susu formula. Anda bisa mencampur susu formula dengan ASI agar bayi terbiasa. 

Diberdayakan oleh Blogger.