Menu

Sabtu, 22 Juni 2019

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

www.mildaini.com_ Bimtek Fasilitator Literasi Baca Tulis Regional Sumatra. Hari ini mulai digelar di Hotel Pangeran, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17-21 Juni 2019.

Buku keren ini semoga bisa dibaca dan disebarkan kembali kebaikannya

Saya sudah tiba di Pekanbaru pada hari ahad, 16 Juni 2019. Satu hari lebih cepat dari rombongan Bengkulu lainnya. Sebab saya berangkat dari kota Palembang. Kebetulan sedang ada acara keluarga di kota pempek ini. Selan itu, jadwal penerbangan yang memungkinkan saya tiba di kota Pekanbaru pada sebelum jam dua belas siang, tidak ada. Saya kuatir nanti terlambat atau tidak bisa mengikuti kegiatan pembukaan. Oleh karena itu, saya memutuskan berangkat lebih awal. Dengan menggunakan pesawat malam. Jadi saya menginap dulu semalam di hotel RedDoors, baru keesokan harinya saya berangkat ke lokasi kegiatan.

Sebelum menuju Hotel Pangeran, saya kontak rombongan dari Bengkulu. Alhamdulillah mereka juga sudah tiba di Pekanbaru dan bersiap menuju lokasi.

Suasana Ballroom menjelang acara pembukaan Bimtek
Sampai di Hotel, di depan pintu masuk ruangan acara. Para peserta dari bebagai wilayah di Sumatra sudah antre sambil memegang berkas , yang akan dberikan kepada panitia. Untuk verifikasi dan validasi data. 

Saya pun segera menyiapkan semua berkas yang dperlukan.Saya terpaksa duduk melantai, sebab tidak ada kursi dan meja di luar ruangan acara. 

Verifikasi Berkas Administrasi Peserta

Berkas yang dminta oleh panitia hanya Surat Tugas, Lampiran SKPD , KTP, dan boarding pass dan tiket. Panitia yang bertugas dari Balai Bahasa Riau. Berkas kami segera dicek ricek satu persatu. Data kami juga sudah dikelompokkan menjadi dua. Satu bagian untuk para pegiat literasi dari berbagai komunitas dan instansi sedangkan kelompok kedua adalah para guru.

Untuk perwakilan Bengkulu, juga dibagi dua. Empat orang masuk kelompok pegiat literasi. Ada saya, Pak Ahmad, Rommi dan Ibu Cut. Sedangkan yang masuk kelompok guru adalah Pak Jayu, Budi, Yusuf dan Ibu Maya.

Alhamdulillah semua berkas kami beres dan diterima dengan baik. Kecuali tiket pulang. Ini memang belum kami pesan. Rencananya akan dibeli melalui panitia saja secara langsung.


Setiap sesi, selalu absen dan ketat

Setelah data semua lengkap, kami pun diberikan ATK dan Tas yang berisi modul atau buku-buku yang bekaitan dengan literasi serta mendapatkan name tag yang akan dipakai sepanjang kegiatan berlangsung. Kemudan saya menuju receptionis hotel dan diberikan kunci kamar. Kebetulan saya mendapatkan kamar no 605 satu kamar dengan utusan dari Jambi. Sedangkan Ibu Maya dan Cut, mereka satu kamar di lantai empat.

Daftar Nama Peserta Bimtek Dari Bengkulu 
.
1. M. YUSUF, S.Ag, Dari Kantor Bahasa Bengkulu

2. ROMMI ROESTAM, S.Sn., Dari Himpunan Perupa Bumi Rafflesia

3. MILDAINI,S.Pd, Dari Komunitas Forum Lingkar Pena

4. MAYA PRANSISKA, M.Pd., Guru SMP 1 Bengkulu Selatan

5. CUT RATNA YANTI,S.Pd., Komunitas Penulis HaeS

6. AHMAD KHOIRUS SALIM, S.S.,Dari Kantor Bahasa Bengkulu

7. BUDI DARMAWAN, S.Pd., Guru SMAN 12 Bengkulu Utara

8. JAYU MARSUIS, S.Pd., Guru SMPN 5 Kota Bengkulu


Perwakilan dari Provinsi Bengkulu
Hari Pertama, Senin, 17 Juni 2019

Acara Pembukaan

Tepat jam dua siang, seperti yang diinformasikan oleh panitia sebelumnya. Acara pembukaan dilakukan di ruangan Ballroom ini. Tempat kami melakukan verifikasi tadi. 

Ruangan besar ini, sangat cukup untuk menampung kami yang berjumlah delapan puluh orang yang merupakan perwakilan dari setiap provinsi yang ada di Sumatra. 

Di bagian panggung, sudah terpasang spanduk besar yang memuat informasi mengenai kegiatan Bimtek ini. Lengkap dengan logo GLN dan panitia penyelenggara kegiatan ini.

Di bagian samping kiri dan kanan terdapat dua layar monitor untuk menampilkan materi dari para narasumber. Peserta juga tebagi dua jalur. Ada sayap kanan dan sayap kiri. Saya duduk di bagian depan sayap kanan. Bersebelahan dengan perwakilan tuan rumah yang juga merupakan teman saya di Forum Lingkar Pena.

Mengecek pembagian nama dan kelas, usai pembukaan
Secara umum, acara pembukaan ini sama halnya dengan acara pembukaan pada sebagian besar kegiatan yang sering digelar oleh kantor Bahasa di Bengkulu. Hanya ada sedikit perbedaan pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Di sini, lagu Indonesia Raya ditambah dengan lirik dan syair lainnya. Jadi lebih panjang dan lama.

Pada kata sambutan, disampaikan oleh Bapak Kepala Balai Bahasa Riau, Bapak Drs  Umar Solikhan, M. Hum. Kebetulan sekali bapak Umar  juga menyampaikan salam perpisahan. Sebab beliau akan menjalankan tugas yang baru menjadi Kepala  Balai Bahasa Jawa Barat. Kegiatan ini, adalah partisipasi dan keterlibatan beliau yang terakhir pada Balai Bahasa Riau. Dalam kata sambutannya beliau menyampaikan salam hormat, ucapan selamat datang serta motivasi beliau kepada kami para peserta untuk bisa mengikuti kegiatan Bimtek ini dengan baik sampai selesai dan mendapatkan banyak informasi dan ilmu yang nantinya diharapkan bisa disebarkan atau disampaikan kembali kepada anak didik dan masyarakat secara umum, di wilayah masing-masing.

Materi Pertama 

Acara secara resmi dibuka oleh Ibu Dr. Tengku Syarfina , M.Hum . Kepala Bidang Pembelajaran , dari Jakarta. Setelah  Coffe Break, acara pembukaan ini,dilanjutkan dengan materi pertama yang akan disampaikan oleh Ibu Dr. Tengku Syarfina , M.Hum tentang Kebijakan GLN Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. Beliau menyampaikan materi ini sampai pukul 16.45. Setelah itu para peserta lanjut untuk istirahat dan bersiap untuk mengikuti materi kedua setelah makan malam nanti.

Ibu Dr. Tengku Syarfina , M.Hum membuka acara sekaligus memerikan materi pertama

Materi Kedua

Sampai jam 19.30. Usai makan malam di ruangan  pembukaan Ballroom. Dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Bapak Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. Dengan tema, Upaya Pembinaan Bahasa Melalui Pembudayaan Literasi Baca Tulis dan Bernalar Aras Tinggi (BAT) , Kecakapan Abad ke 21 dan STEM

Bapak Djoko di akhir sesi materinya menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta yang hadir. Materi ini berakhir pada jam 21.00 wib.

Hari pertama ini, hanya diisi dengan pembukaan dan satu materi serta penyampaian informasi-informasi penting berkaitan dengan administarsi peserta dan informasi untuk kegiatan esok, hari kedua.

Materi kedua di hari pertama, bersama Bapak Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd.
Informasi dari panitia, esok  kami dibagi menjadi dua kelompok, untuk belajar di ruangan yang berbeda sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Kelomok A berisi para guru akan belajar di ruang Kaca di Lantai dua. Sedangkan kelompok saya B, berisikan para penggiat literasi dari berbagai komunitas dan instansi. Kelompok B akan belajar di ruang Kemojo , berdekatan dengan kolam renang. Pada saat menyebutkan kolam renang, para peserta langsung gemuruh heboh, hihihi. 

Saya, besok masuk kelas B dan belajar di ruangan dekat kolam renang, di Basement.

Hari Kedua, Selasa 18 Juni 2019

Usai sarapan pagi, di ruangan makan. Kami langsung menuju ruangan masing-masing sesuai yang telah dibagi tadi malam oleh panitia. Ketika pertama kali masuk ke ruangan masing-masing. Kami melakukan pre test terlebih dahulu. Ada sekitar 30 soal yang berhubungan dengan literasi dan pemahaman membaca artikel yang diujikan kepada para peserta

Waku mengerjakan soal-soal pre test ini juga sangat singkat. Hanya sekitar tiga puluh menit. Setelah itu kami langsung mendapatkan pengarahan dari panitia dan siap melanjutkan materi pertama yang akan disampaikan oleh Ibu Suriyati, beliau ini merupakan seorang pegiat literasi dari Kepulauan Riau. Beliau menyebut dirinya adalah anak pulau. Ibu Suriyati ini adalah para peserta Bimtek GLN yang dilakukan pada bulan April yang lalu di Jakarta.
Materi pertama dari Ibu Suryati

Ruangan B ini cukup besar untuk menampung 40 orang. Hanya saja di bagian tengah terdapat tiang besar yang sangat menganggu sehingga ketika pembicara atau ada yang mau ke tengah. Ada yang tidak bisa melihat dengan jelas karena terhalang dinding. Saya pun beberapa kali pindah tempat duduk mencari kenyamanan.

Materi Pertama,

Materi yang beliau sampaikan adalah 

1.Gerakan Literasi Masyarakat dan Cara Pengelolaan Komunitas Literasi
2. Menciptakan Kreasi dan Inovasi Literasi Baca Tulis di Masyarakat

Materi ini disampaikan sampai jam dua belas  siang, kemudian break ishoma. Pada materi ini Ibu Suriyati, memberikan kesempatan pada peserta untuk bercerita mengenai komunitasnya dan kegiatan literasi apa saja yang sudah dilakukan. Ibarat kata, berbagai pengalaman

Lalu dilanjutkan kembali. Dengan materi untuk membuat Rencana Aksi, sampai pukul dua siang. Ibu Suriyati kemudian memberikan tugas kepada kami untuk membuat Rencana Aksi dan akan dipresentasikan pada hari keempat, tanggal 20 Juni 2019. 

Empat hari selama bimtek, makan teratur :)

Materi Kedua

Pada hari kedua ini kelas B, mendapatkan materi dari Bapak Muhammad Iqbal, M.Pd
1. Jenis, Strategi dan Teknik Membaca
2. Praktik Membaca Berbagai Jenis Teks

Beliau juga sudah mengikuti kegiatan seperti ini di bulan April, di Jakarta. Materi dari Bapak Iqbal dibuat dengan simulasi dengan membagi kami menjadi beberapa kelompok. Metode ini sangat efektif bagi kami untuk belajar mengenai jenis-jenis teks yang sangat banyak itu. Meski pun secara rasional, kami juga tidak tahu pasti apa manfaat kami belajar begitu banyak teks, dan bagamana kami mengajarkannya kembali kepada teman-teman di komunitas. 

Mengenal berbagai jenis teks bersama Bapak Muhammad Iqbal, M.Pd

Materi Ketiga 

Materi ketiga pada hari kedua ini disampaikan oleh Ibu Juliana,S.S  yang juga merupakan salah satu peserta Bimtek GLN pada bulan April yang lalu. Beliau menyampaikan  
1.Meringkas, Menulis Ulang dan Mengkonversi Teks
2.Praktik Meringkas, Menulis Ulang dan Mengkonversi Teks

Malam ini ditutup pada jam 22.00 wib. Kemudian peserta dipersilakan untuk melanjutkan untuk membuat Rencana Aksi. Sebab ditunggu oleh panitia sampai dengan jam dua belas malam ini atau pukul 24.00 wib. Masing-masing peserta mengirimkan bahannya kepada panitia melalui alamat emal yang sudah ditentukan.

Sesi Ice Breaking Bersama Ibu Juliana
Nah, karena malam ini tidak ada kudapan malam. Saya kelaparan, jadinya usai kegiatan. Ditemani oleh teman dari FLP dari Kepulauan Riau, Vita saya mencari camilan di sekitar hotel. Keluarlah kami ke luar, berjalan ke arah kiri hotel. Di sana ada berbagai toko dan warung. Saya membeli camilan roti di toko roti, yang menurut orang Riau adalah toko roti terbesar di sini.

Hari Ketiga, Rabu 19 Juni 2019.

Materi Pertama

Pada hari ketiga ini, kami masih di ruangan yang sama dengan hari kedua. Sesua dengan ruangan kelompok masing-masing. Kami melanjutkan materi  pertama bersama dengan Ibu Juliana kembali. Beliau membahas mengenai Praktik Meringkas, Menulis Ulang dan Mengkonversi Teks

Kami dberikan teks untuk kami ringkas, menulis ulang dan dikonversi. Semua tugas ini dikumpulkan dan dibuat dalam kurun waktu tertentu.

Materi Kedua

Sampai jam dua belas siang, Setelah  makan siang, kami melanjutkan materi dengan Ibu Suriyati mengenai Teknik Menangkap Ide dan Menulis Kreatif Berbagai Jenis Teks Bacaan dan Praktik Menulis Kreatif.

Pada praktik ini, peserta diminta untuk membuat satu buah karya Puisi, Pantun, Essay dan membuat satu Puisi Haiku.

Bagian ini seru sekali dan seolah menjadi ajang unjuk bakat dari teman-teman pegiat menunjukkan bakatnya. 

Materi Ketiga

Materi ketiga ini, disampaikan oleh Ibu Juliana kembali , beliau menyampaikan materi tentang  Teknik Swasunting dan Praktik Swasunting. Ibu Juliana juga memberikan tugas kepada kami untuk mengkonversi teks, melakukan swasunting bacaan. 



Seperti biasa, sama seperti malam sebelumnya. Kami keluar kelas di atas jam sembilan malam. Malam ini kami ke luar bersama , makan Sate Padang di luar. Kami pun pesan mobil online, menuju ke arah jembatan Siak. Kami makan di sana. Kalo dari segi rasa, masih enak yang di Bengkulu. Apalagi dari segi rasa. Yang sama, orang yang menjualnya. orang Padang. Tapi, yang namanya lapar dan udah ngumpul. Yah, sikat aja deh sampai habis!

Hari Keempat, Kamis 20 Juni 2019

Pada hari ini, adalah hari yang menegangkan dari sepanjang kegiatan Bimtek. Dimana pada hari ini, kami satu persatu akan melakukan presentasi mengenai Rancangan Aksi yang telah disampaikan materinya oleh Ibu Suryati pada hari kedua. 

Masing-masing peserta mendapatkan jatah waktu selama 15 menit di depan para tim penilai dan para peserta lainnya.

Para peserta yang belum mendapatkan giliran maju ke depan. Diharapkan dapat membantu dan mendukung penampilan dari peserta yang sedang maju.


Tim Penilai Praktik Baik Berliterasi, Bapak Prima dan Ibu Juliana
Pada kelas B ini, tahap pertama. Tim penilanya adalah Ibu Juliana dan Bapak Prima Hariyanto. Urutan pertama adalah penampilan peserta dari Bangka Belitung, bapak Ahmad mendapatkan kesempatan pertama. Panitia sudah menyiapkan petugas pengitung waktu. Pada 10 menit penampilan , maka bel akan berbunyi. Artinya masih ada sisa waktu sekitar lima menit lagi.

Ada peserta yang durasinya cukup, pas dan berlebih. Sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Begitu waktu habis, maka presentasi peserta otomatis berhenti. Meski ada yang belum selesai.

Untuk tim penilai ini, pada waktu siang setelah ishoma. Pasangan penilainya berganti secara otomatis. Berganti dengan Ibu Suriyati dan Asmawati. Ibu Asmawati ini tidak menyampaikan materi pada kelas B, tetapi beliau menyampaikan materi pada kelas A. Begitu juga dengan bapak.

Saya mendapatkan giliran menjelang sore hari, pada urutan peserta ke. Saya menyampaikan materi dengan judul Membuat Cerita Pendek Pada Anak Kelas 3-6 SD Dalam Sekali Duduk. Rancangan aksi ini sudah saya kirimkan juga kepada panitia sesuai dengan alamat email yang telah diberikan oleh panitia. Saya menyiapkan materi dalam bentuk power poin sebanyak.



Untuk durasi waktu, saya cukup. Semua materi pada slide sudah tersampaikan. Hanya menurut saya. Dari waktu yang lima beles menit ini. Saya kesulitan untuk melihat feedback atau hasil dari para peserta. 

Saya menyampaikan materi cara memulai awal cerita pada cerpen. Memang saya meminta beberapa peserta untuk mempraktikan dari apa yang saya sampaikan. Alhamdulillah ada empat peserta yang mau menyampaikan contoh kalimat awal cerpen yang mereka buat.

Yang cukup menyenangkan bagi saya adalah, pada saat peserta menyampaikan contoh tersebut. Saya tidak membuat settingan terlebih dahulu. Akan tetapi mereka menyampaikan secara spontan. Sebab ada beberapa peserta yang memang menyiapkan kondisi tersebut untuk mendukung kelancaran presentasinya nanti. Hal ini menurut saya ya wajar-wajar sajalah. Supaya bisa menyampaikan dengan baik dan hasil presentasinya juga baik. Begitu juga dengan rekan-rekan dari Bengkulu lainnya. Partisipasi peserta spontan dan ikut larut dalam setiap presentasi yang disampaikan. Sangat mendukung kelancaran presentasi.

Presentasi kelas B, selesai sekitar jam sembilan malam, bahkan lebih sebab di akhir waktu. Kami semua melakukan foto bersama dengan para peserta dan para pemateri.

Hari Kelima, Jumat 21 Juni 2019

Bimtek hari ini berakhir, kami semua kumpul di ruang pertama kali kami berkumpul. Untuk mengikuti materi terakhir yang akan disampaikan oleh Bapak yang Drs.Songgo A.Siruah, M.Pd merupakan kepala Kantor Bahasa yang baru. Beliau menyampaikan materi Drs.Songgo A.Siruah, M.Pd. Dengan materi Upaya pembinaan Budaya Literasi Baca Tulis di Provinsi Riau oleh Balai Bahasa Riau

Materi Drs.Songgo A.Siruah, M.Pd
Saya sempat bertanya sekaligus memberikan masukan kepada beliau, saat ini kantor Bahasa, Balai Bahasa di berbagai kota giat sekali melakukan lomba-lomba penulisan buku. Namun, buku-buku tersebut jarang yang juga di upload ke internet. Selain itu saya mengajak para penulis untuk juga menulis di intenet, baik lewat media blog atau media sosial. Karena saat ini, banyak orang meng-ases berbagai infromasi lewat smartphone. Oleh karena itu, sebagai penulis, sebaiknya kita juga bisa mengisi konten-konten yang dibutuhkan oleh khalayak umum. Termasuk seputar dunia literasi. 

Acara Penutupan

Setelah materi dari Bapak...kami langsung melakukan kegiatan penutupan dan pengisian quisioner. Setelah acara penutupan, kami melakukan kegiatan tertib administarsi dan pengambilan sertifikat. Sekaligus melakukan foto bersama , baik dengan para panitia, dengan sesama peserta dan tim Bengkulu saja. 

Usai acara penutupan. Masih ada waktu menjelang waktu kembali ke Bengkulu sekitar tiga jam. Sisa waktu ini, saya bersama dengan Ibu Maya dan Cut pergi melihat ke Pasar Bawah ,naik Grab waktu itu sekitar Rp. 24.000,- dengan waktu tempuh sekitar lima belas menit. 



Lalu kami akhirnya bertemu kembali dengan bapak-bapaknya di bandara.Kami pulang ke Bengkulu melalui kota Padang sehingga waktu transit hanya sebentar saja. Di bandara Minang Kabau hanya menurunkan penumpang rute Pekanbaru- Padang saja. Lalu lanjut ke Bengkulu.

Terima kasih Kantor Bahasa Bengkulu atas kesempatannya dan kepada semua panitia serta narasumber. Kegiatan ini sangat bermanfaat. Semoga ada kesempatan yang lainnya lagi ya. 










1 komentar:

Sukses slalu, Mbak Milda

Reply

Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.