Menu

Sabtu, 16 Januari 2016

/



 

Contoh Kode Boking Pesawat

“Kode bokingnya sudah saya kirim ya, tolong disimpan baik-baik buat jaga-jaga. Nanti tinggal saya kirim e-tiket via email, tinggal print saja. Tiketnya pulang pergi” jelas saya pada salah satu pelanggan tiket pesawat yang biasa pesan.

Atau saya sering juga menyampaikan pesan  ketika sudah mengirimkan E-tiket pesawatnya kepada pelanggan.

“Kode bokingnya, boleh juga dihapalin atau disalin ditempat yang aman buat cadangan kalo tiket tercecer atau lupa dibawa”

“Nanti tinggal kasih kode bokingnya dengan petugas maskapainya untuk di print di konter maskapainya sebelum masuk untuk chek in atau kasih lihat saja hasil donlotan e-tiketnya ke petugas yang menjaga pintu masuk ketika akan chek in “jelas saya panjang lebar.

“Jangan lupa 90 menit sebelum boarding sudah chek in ya, supaya tidak terlambat” tambah saya sekali lagi. Hampir selalu begitu, terutama buat yang baru pertama kali terbang. Panjang kali lebar penjelasannya alias luas banget, hehehe.

Kode booking pada setiap maskapai penerbangan berbeda-beda. Maksudnya satu pada maskapai tertentu kode boking menggunakan huruf saja. Misalnya pada maskapai Lion. Atau ada maskapai yang menggunakan kode boking yang merupakan kombinasi  dari  beberapa huruf dan angka. Kadang 5 huruf atau lebih tergantung dari manajemen penerbangan.
Contoh kode: MDLKHO, WTY4FG, K7CV8, an sebagainya

Biasanya kode ini tercatat di samping nama penumpang. Atau paling tidak di bawah nama penumpang . Kode ini juga akan berfungsi ketika  suatu waktu kita akan melakukan mutasi atau perubahan jadwal penerbangan. Di hari dan tanggal yang berbeda dari jadwal penerbangan kita sebelumnya. Hal ini sangat mungkin dilakukan,namun jika kita hendak merubah rute penerbangan hal ini tidak dapat dilakukan. 

Untuk merubah jadwal penerbangan tersebut, kita cukup menyerahkan atau menyebutkan kode boking pesawat kita. Setelah itu petugas maskapai akan mengeceknya dan merubah jadwal sesuai dengan yang kita inginkan. 

Setiap penumpang akan menerima kode ini pertama kali ketika reservasi perjalanan. Sebelum tiket diissue (baca:dicetak), calon penumpang akan mendapat kode ini apabila reservasi atau tempat duduk tersedia dalam status OK atau waiting list.

Setiap penumpang akan menerima kode boking yang berbeda dari penumpang yang lain. Tidak akan sama, kecuali tercatat dalam satu tiket yang sama. Misalnya, anda pergi berdua dengan teman, ketika memesan tiket dalam satu tiket. Maka kode boking yang akan kita peroleh tetap sama. Kecuali pada saat mau diisued atau di oke kan tiketnya kita minta dibagi, maka kode boking bagi  nama yang akan dipisah, akan keluar kode boking yang berbeda dari kode boking sebelumnya. 

    Kode boking itu unik untuk membedakan setiap reservasi. Kode itu untuk memudahkan mengumpulkan/ mencari data di sistem data untuk reservasi. Dengan kode ini kita bisa mengetahui data dalam suatu reservasi sebuah maskapai. Dan sangat bermanfaat terutama pada saat darurat.

     Kelupaan menaruk tiket dalam perjalanan atau tercecer mudah sekali menimpa siapa saja. Seorang pelanggan saya waktu itu juga mnegalaminya. Ketika akan berangkat ke bandara, dia lupa dimana menyimpan tiket pesawatnya. Lalu dia mencoba menghubungi saya, pada saat itu kondisi saya sedang tidak di depan laptop. Sehingga butuh waktu untuk mengecek datanya kembali saat pemesanan tiket dulu.

     Dalam kondisi panik tersebut, akhirnya dia teringat bahwa pernah mencatat no kode boking tiketnya di buku agenda kerjanya. Jadi dia hapalkan kode boking tersebut dan bia lanjut berangkat ke bandara dan tetap terbang. 

    Hal tersebut tentu bisa  dialami oleh siapa saja. Oleh karena itu saya mau berbagai tips atau cara untuk lebih memudahkan pengaturan jadwal dalam keadaan darurat, lebih baik lakukan hal berikut:
  • Simpan kode ini di dalam handphone atau tuliskan pada kertas kecil yang disimpan di dalam dompet, buku atau tempat lain yang mudah kita ingat dan hampir selalu kita bawa terutama saat dalam perjalanannya. Atau bisa saja kita menghapalnya.
  • Catat semua nomor telepon travel agen  dan nomor hotline maskapai penerbangan agar kita dapat menghubungi mereka langsung untuk meminta bantuan, jika kelupaan membawa tiket atau tercecer.
  • Jika kita pergi tidak bersama anggota keluarga, misalnya dalam perjalanan dinas, liburan, kunjungan keluarga dan lain sebagainya. Ada baiknya kopikan atau catat kode bokingnya dan tinggalkan saja di rumah. Sewaktu-waktu kita bisa menghubungi pihak keluarga jika agen travel atau maskapai belum bisa atau tidak bisa kita hubungi.
  • Ingatlah sedikit detail perjalanan anda misalnya nomor penerbangan dan ETD (Estimated Time of Departure). Hal ini juga akan sangat membantu dan memudahkan kita.
Mudahan dengan beberapa tips di atas, beberapa kendala kelupaan, tercecer tiket pesawat dapat kita atasi dengan baik. Sehingga kita tidak ketinggalan pesawat atau malah batal berangkat. Bukan hanya akan membuat kita merugi soal waktu, biaya tetapi juga hal-hal lain yang sudah terlebih dahulu kita rencankan. Kacaunya jadwal perjalanan.

Oleh karena itu jaga sebaik-baiknya kode boking pesawat kita, catat dan simpan ditempat yang aman. Bila perlu hapalkan.
4 comments

Keren ilmunya ... :)
Tapi tulisannya masih banyak typonya ... Hehe ...
Salam literasi ;)

Reply

Iya, alhamdulillah, ma kasih sudah mampir
salam kenal juga

Hihihi, mana yang mana?

Reply

Gak pernah booking tiket Mbak :D

Reply

hehehe

nanti boking tiketnya ke aku ya, pas mau ke Bengkulu
aku doian deh, terbang ke mari

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin