Menu

Resep Paling Oke

Kamis, 14 Desember 2017

/


Hai apa kabar. Mau tanya nih, siapa yang di rumahnya pake produk Astra. Pasti punya ya motor atau mobil atau bisa jadi punya keduanya ya.  Astra itu sudah lama ada di Indonesia dan pastinya sudah banyak orang Indonesia yang memiliki produk Astra tersebut. Usia Astra tahun ini sudah 60 tahun loh. sudah sangat tua juga . Tetapi terus berusaha untuk menjadi milik Indonesia yang bermanfaat. Salah satu program Astra yang sudah berusia hampir tujuh tahun adalah Semangat Terpadu Untuk Indonesia atau Satu Indonesia.Sebuah program yang sangat bagus.

Apa Itu Satu Indonesia

Astra berkontribusi kepada masyarakat, lingkungan, dan bertanggung jawab kepada karyawan, dengan menciptakan keseimbangan antara kepentingan bisnis, sosial, dan lingkungan. Dengan pendekatan yang terintegrasi dari 4 pilar tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) Astra (Astra Untuk Indonesia Sehat, Astra Untuk Indonesia Cerdas, Astra Untuk Indonesia Hijau, Astra Untuk Indonesia Kreatif), Astra berinisiatif untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. 

Astra juga melaksanakan SATU Indonesia Awards sebagai ajang untuk mencari pemuda-pemudi Indonesia berbakat yang memiliki semangat sejalan dengan Astra untuk senantiasa berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

SATU Indonesia tersebut adalah merupakan salah satu wujud dari Perjalanan Penuh Inspirasi ASTRA kepada masyarakat Indonesia, yang menitikberatkan pada perjalanan 60 tahun Astra dalam menginspirasi negeri. Terutama para pemuda.Salah satunya peserta dari Bengkulu.


Salah satu tonggak sejarah terjadinya semangat kebangsaan dan persatuan bangsa Indonesia adalah adanya Sumpah Pemuda yang merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".

Astra, sepanjang perjalanannya sejak tahun 1957 senantiasa mendedikasikan karyanya untuk kemajuan bangsa Indonesia, sejalan dengan salah satu butir Catur Dharma 'Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara'.

Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) merupakan langkah nyata dari Grup Astra untuk berperan aktif, serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta dan karya terpadu untuk memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa Indonesia. Pada prinsipnya di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat.

Apresiasi Yang Diberikan Astra

Seiring dengan semangat Sumpah Pemuda, PT Astra International Tbk mempersembahkan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2017 bagi generasi muda yang tak kenal lelah memberi manfaat bagi masyarakat di seluruh penjuru tanah air. 

Apresiasi diberikan kepada lima anak bangsa atas setiap perjuangan di bidang: Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Kesehatan, Teknologi dan satu Kelompok yang mewakili lima kategori tersebut. 

Syarat Penerima Apresiaasi

Syarat dan ketentuan kandidat penerima apresiasi SATUIndonesia Awards 2017:
•    Berusia maksimal 35 tahun
•    Individu atau kelompok (minimal 3 orang)
•    Kegiatan harus orisinal
•    Kegiatan telah berlangsung minimal 1 tahun
•    Belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional
•    Bukan karyawan Grup Astra dan Tempo Media Group
•    Dapat mendaftarkan orang lain yang memenuhi persyaratan dan ketentuan mengikuti SATU Indonesia Awards 2017

Panelis dan Juri SATU Indonesia

Dewan Juri: Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia), Prof. Nila Moeloek (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Prof. Fasli Jalal (Guru Besar Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta), Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), Onno W. Purbo (Pakar Teknologi Informasi) serta dari PT Astra International Tbk dan Tempo Media Group.

Semangat Bengkulu Pada Satu Indonesia

Pada tahun ini Bengkulu juga ikut andil dalam kegiatan keren ini. Ada tiga kategori yang lolos. satu untuk tingkat nasional, dua lagi untuk tingkat provinsi.

Untuk tingkat Nasional mereka dalaha tiga pemuda bergabung dalam Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar (PPILAR) di Bengkulu. Mereka adalah Randi Anoma Putra, Akri Erfianda, dan Rego Damantara.

Pemuda Bengkulu pada SATU Indonesia


Sejak 2016, mereka menyosialisasikan penangkapan ikan sidat ramah lingkungan dengan alat tradisional, Bubu, kepada nelayan Desa Rawa Makmur dan Arga Makmur, Bengkulu. Ikan sidat masih hidup ketika ditangkap. 

Dalam keadaan hidup, ikan sidat dihargai cukup mahal, Rp 45 ribu per kilogram. Kualitasnya pun lebih baik, dan ikan sidat bisa dibesarkan hingga layak konsumsi (200 gram). 

Manfaat Ikan SIDAT
 
    Vitamin B1, 25 kali lipat susu sapi
    Vitamin B2, 5 kali lipat susu sapi
    Vitamin A, 45 kali lipat susu sapi,
    Kandungan seng (emas otak) 9 kali lipat susu sapi.
    Kaya akan Omega 3, Omega 9, Omega
    Baik seperti Minyak Ikan

Ikan Sidat, Sumber Gemaperta.com

"Sudah layak diekspor," kata Randi dan Rego. Sebelum ini, sejak 2006, kebanyakan nelayan di sana menggunakan setrum. Ikan hasil tangkapannya dalam keadaan mati. Harganya pun hanya Rp 20 ribu per kilogram. 

Selain itu, sebagian ikan sidat yang dibesarkan akan dilepaskan kembali ke muara. 

"Itu adalah pajak kami kepada alam," ujar mereka, selaku pengelola kolam pembesaran ikan sidat. 

Kini sudah 20 nelayan yang bergabung di PPILAR, 15 orang di Kota Bengkulu, di Bengkulu Utara sebanyak 2 orang, dan di Bengkulu Selatan sebanyak 3 orang. 

Rata-rata, seorang nelayan bisa menangkap 15-25 kg ikan sidat per minggu.
 
Dengan adanya bimbingan dari mereka para petani ikan Sidat di Bengkulu dapat meningkatkan taraf perekonomian keluarga mereka. Serta bisa tetap ikut melestarikan keberadaan ikan tersebut, sehingga ekosistem juga tetap terjaga.

Sedangkan dua orang lain adalah Hendra Taufik Hal Hidayat untuk kategori pendidikan (Penyuluhan Aparatur Desa) yang berasal dari Kabupaten Muko-muko dan untuk kategori Lingkungan ( Pelestarian Puspa Langka), Noprianto dari Kabupaten Kaur

Alhamdulillah, Tingkat Provinsi Bengkulu Lolos dua Kategori

75 orang Mulai tahun ini, akan diadakan seleksi tingkat provinsi yang akan mendapatkan apresiasi. Sementara itu, penerima tingkat nasional masing-masing kategori akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 60.000.000 (enam puluh juta rupiah) dan pembinaan kegiatan.

Semoga di tahun depan, semakin banyak pemuda dan pemudi dari Bengkulu yang lolos dan berprestasi serta bisa menginspirasi banyak orang pada kegiatan Satu Indonesia.

Saya juga berharap tahun depan dan di tahun selanjutnya, semakin banyak kategori dan juga terbuka luas untuk berbagai usia sehingga Emak-emak seperti saya juga bisa ikutan berkompetisi, hehehe. Ya, kali aja ada kompetisi Emak-emak berprestasi dan menginspirasi. Misalnya untuk kategori penulis ya.

Selain itu semoga makin banyak wilayah di Indonesia yang bisa ikut kegiatan ini. Dari Sabang sampai Merauke. Semua ada utusannya dan ada di salah satu kategori, terutama untuk tingkat provinsi. Soalnya saya lihat di wilayah Indonesia Timur masih banyak yang belum ikutan.

Salam SATU Indonesia, semangat Bengkulu!!



3 comments

wahh baru tau ikan sidat ini. liatnya kayak ikan belut yaa

Reply

wah ternyata kaya akan manfaat ya...

Reply

Ikan sidat ini mirip belut, tapi banyak manfaatnya ya. Keren ih Bengkulu, bisa berprestasi ke tingkat nasional berkat ikan sidat.

Reply

Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.