nav#menunav { border-bottom: 1px solid #e8e8e8; }

Menikmati (Katanya ) Daun Pepaya Jepang Untuk Nambah Selera Makan

Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar sahabat Milda, semoga selalu sehat dan berlimpah rejeki serta kebahagian. Gimana kabar awal bulan eh awal tahun ini. Semoga selalu semangat. Saya kebetulan terkena Flu dan agak menurun selera makan. Jadi pengen makan yang original dulu deh. Kali ini saya mau Menikmati  (Katanya ) Daun Pepaya Jepang   


https://www.mildaini.com


Saya memang suka lalapan, namun sejak program anak ketiga. Dahulu kala, Dimana dokter kandungan menyarankan kepada saya untuk tidak makan lalapan yang masih mentah. Tetapi harus dimasak, minimal sampai air rebusan mendidih. Dengan sendirinya, kebiasaan makan lalapan mentah yang menjadi kesukaan saya berkurang. Bahkan sempat saya tinggalkan sama sekali, demi bisa hamil lagi.


Kenapa, Calon Ibu Hamil Tidak disarankan Makan Lalapan Mentah


Diketahui saat ini, sayuran entah jenis apa pun sudah menggunakan obat pengusir hama, atau pestisida yang pastinya mengandung zat kimia. Meski sayuran sudah dicuci bersih, tentu saja tidak menjamin sayuran tersebut bersih dari cairan pestisida. Cairan pestisida yang tertinggal dapat mempengaruhi kesehatan sang calon ibu hamil


Ingin Makan   (Katanya ) Daun Pepaya Jepang  


Entah kenapa saat masih di kantor, saya pengen sekali makan daun papaya Jepang ini. Tadinya mau saya duetkan dengan daun pepaya yang biasa kita kenal selama ini. Tapi ketika saya singgah ke pasar menjelang pulang dari kantor, ternyata susah menemukan penjual daun papaya lokal ( saya sebut aja daun papaya lokal yah)

Akhirnya, hampir ke luar daerah pasar, dekat pintu gerbang pasar Minggu kearah Sentiong di daerah Kota Bengkulu. Saya menemukan penjual daun pepaya Jepang ini. Saya pun membeli satu ikat. Saya mau coba dulu karena ini baru pertama kali saya makan daun pepaya Jepang.   

Satu ikat daun pepaya Jepang ini dijual seharga dua ribu rupiah,murah yah. Warna hijaunya yang pekat dan menawan. Membuat saya tersenyum manis, membayangkan enaknya makan daun pepaya ini dengan cabe halus tanpa apa pun. Saya menyebutnya makanan original.


https://www.mildaini.com


Merebus Daun Pepaya Jepang


Sebelum saya bertanya dengan teman-teman di kantor, kata mereka merebus daun papaya Jepang ini sama halnya kayak merebus  daun singkong. Batangnya mirip kayak daun singkong, jadi saya hanya mengambil daunnya saja. Lantas saya  rebus saja dengan tambahan garam sesuai dengan selera.

Untuk sebagian orang merebus daun pepaya atau daun singkong selain ditambahkan garam , ada juga yang menambahkan sedikit minyak goreng. Saya tidak menambahkan minyak, hanya menggunakan garam saja.


Sahabat Milda, bisa menonton video berikut ini yah



Untuk lama merebus, tergantung selera. Kali ini, saya ingin lebih lembut, jadi tidak butuh banyak tenaga saat mengunyahnya sebab sudah lembut. Meski kata sebagian orang, kalo direbus lama, bisa menghilangkan zat vitamin yang ada pada sayur. Saya abaikan soal pengetahuan umum tersebut, hehehe.


Saatnya Makan dengan Daun Pepaya Jepang


Seperti ulasan dipostingan saya sebelumnya, saya berusaha unuk berhenti makan nasi. 

Bisa dibaca di sini Aku Berhenti Makan Nasi

Jadi, kali ini saya makan nasi sedikit saja. Ditambah dengan goreng ikan dengan garam saja, buah timun dan cabe halus yang original.


https://www.mildaini.com


Satu ikat rebusan daun papaya Jepang tadi, saya bagi dua. Saya sisakan jika ingin kembali makan nantinya. Kalo sayuran seperti ini, hanya saya dan suami yang makan. Anak-anak tidak mau, palingan kakak Nawra. Itu pun kalo diolah lagi, misalnya dimasak gulai santan dengan campuran ikan teri. Kalo polos begini, sudah bisa diprediksi tidak akan laku.


Rasa Daun Pepaya Jepang


Bagi saya yang hanya penikmat makanan , rasa daun pepaya Jepang ini mirip dengan daun pepaya lokal tapi  mirip juga dengan daun singkokng. Jadi bingungkan. 

Tapi lebih tepatnya, kalo dimakan tanpa apa pun. Daun pepaya Jepang ini rasanya hambar alias tidak ada rasa apa pun. Tapi ketika dicampur dengan cabe, rasanya jadi bikin selera makan bertambah. Meski saya tidak nambah nasi, tapi akhirnya saya nambah daun pepaya Jepangnya dan sambal.

Jadi kesimpulan saya setelah makan daun Pepaya Jepang untuk pertama kali ini, saya menikmati dan akan makan sayur ini untuk selanjutnya. Sebab ia memberikan rasa baru dalam selera makan saya


Mencoba Bertanam Daun Pepaya Jepang


Kabar baiknya, ternyata teman saya ada yang punya tanaman ini di rumahnya. Jadi saya minta bibitnya untuk dicoba ditanaman di rumah. Katanya, cara tanamnya juga sangat mudah sehingga kemungkinan besar akan cepat tumbuh di rumah. 


https://www.mildaini.com


Istilah teman saya, kalo ditanam di atas tanah, in sya Allah akan tumbuh. Tapi kalo diletakkan di atas kasur, nggak bakal tumbuh. Oke deh, saya jadi bersemangat untuk bertanam pepaya Jepang ini.

Kalo kamu, sahabat Milda. Bagaimana , apakah sudah makan daun pepaya Jepang ini                                                                                                                                                                                                 


Baca Juga

Related Posts

0 comment

Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin