Menu

Selasa, 14 Maret 2017

/

Assalammualaikum Wr. Wb

Menyusui adalah perbuatan atau tindakan yang terjadi secara alamiah. Sejak dahulu kala. Sejak adanya kehidupan. Banyak wanita di seluruh dunia mampu menyusui dengan baik. Tanpa perlu ilmu, tanpa perlu membaca buku, tanpa perlu pelatihan dan lain sebagainya untuk bisa menyusui. Namun zaman sekarang, dengan kemajuan zamn. melakukan sebuah kegiatan secara alamiah bukanlah sebuah perbuatan yang mudah dan bisa dilakukan oleh setiap orang. Termasuk menyusui. 

Banyak para ibu, terutama ibu muda. Ibu yang pertama kali melahirkan. Akan mengalami suatu rasa kecemasan untuk bisa atau tidak memberikan ASI kepada bayi baru lahir.

Hal ini juga akan sama dirasakan oleh ibu-ibu yang sudah melahirkan untuk yang keberapa 

Entah ibu yang melahirkan secara normal atau yang melahirkan dengan tindakan operasi. 

Semua akan mengalami hal yang sama, saat hendak memberikan ASI kepada bayi untuk pertama kali.

Apakah ASI akan keluar dengan baik
Apakah ASI cukup untuk bayi
Apakah bayi bisa menyusui

Dan kecemasan serta pertanyaan lainnya yang hinggap di pikiran para ibu yang habis melahirkan. Meskipun menyusui adalah perbuatan alamiah. Namun Menyusui juga adalah sebuah seni dan perlu dipelajari.

Saya pun mengalami hal yang sama, meskipun sudah melahirkan untuk keberapa kalinya. Saat anak pertama lahir, saya memang terkesan panik ketika tau ASI tidak keluar. Oleh karena itu usai melahirkan saya langsung mengkonsumsi sayuran penambah ASI, lalu minum susu khusus buat ibu menyusui. Hasilnya, pada hari ketiga payudara saya bengkak karena ASI penuh. Sedihnya, harus dipompa dan dibuang karena baby Nawra tidak mau , tidak mampu menelan  ASI yang banjir. La, dia juga baru belajar menyusui. Belum pandai. Belum bisa menampung ASI yang muncrat. 

Berangkat dari kejadian tersebut pada kelahiran selanjutnya saya tidak mau lagi kalap makan dan minum ini itu demi menambah asupan ASI secara cepat. Saya mulai paham yang diperlukan bukan saat pertama ASI harus segera keluar banyak, akan tetapi produksi ASI yang cukup dan banyak setiap hari. hingga anak berusia dua tahun. Itu yang lebih tepat dan lebih diutamakan untuk dicarikan solusinya.

Annasya, anak saya berusia sepuluh bulan. Alhamdulillah masih minum ASI setelah minum ASI eksklusif selama enam bulan. Alhamdulillah ASI cukup dan melimpah. Masih suka menetes dan basah kalo terlambat atau agak lama tidak disusui.



Sebab bayi baru lahir karena masih baru, ya ibu dan bayi sama-sama masih belajar. Jadi belum tentu bisa semuanya terlaksan dengan baik, harus banyak belajar dan mencoba. Kunci pentingnya tetap diberikan ASI meski terlihat tidak ada ASI atau kurang. Semakin sering dihisap makan akan memancing syarat di seputar payudara untuk memproduksi ASI. Oleh karena itu tak perlu buru-buru. Bayi juga belum begitu banyak butuh ASI. Lambungnya juga masih kecil.

Namun seiring sejalan, semakin bayi tumbuh dan berkembang maka kebutuhan ASI akan semakin banyak. Kita harus memikirkan jangka panjangnya.

Sekarang ini partisipasi dan keinginan para ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif semakin meningkat. Kesadaran yang semakin tinggi dari para ibu ini mendorong terbentuknya berbagai kegiatan yang memberikan motivasi untuk ibu untuk memberikan ASI kepada bayi sejak lahir hingga berusia enam bulan

Para ibu baru melahirkan yang ingin menyusui bisa menambah ilmu dan wawasannya dengan bergabung dengan berbagai grup online atau komunitas yang berhubungan dengan pemberian ASI. Bahkan saat ini sudah ada istilah duta ASI. Papa Asi dan sejenisnya. Banyak sekali. Yang semuanya berfokus kepada memberikan edukasi kepada para ibu untuk memberikan ASI kepada bayi hingga berusia enam bulan.

Saya juga sering dan rutin membawa Annasya untuk ke Posyandu. Banyak informasi yang didapatkan di Posyandu untuk ilmu dan pengetahuan tumbuh kembang anak. Menimbang berat badan, mendapatkan vitamin, imunisasi termasuk pengetahuan tentang ASI


Para ibu perlu mengetahui apa saja yang mempengaruhi produksi ASI pada seorang Ibu. Di dalam buku saya yang berjudul Nutrisi Pintar Ibu Hamil dan Menyusui Golongan Darah, saya secara khusus membahas mengenai beberapa aspek yang bisa mempengaruhi jumlah produksi ASI. Buku ini dapat dibeli seluruh toko buku di Indonesia ya. Ada empat seri sesuai dengan golongan darah, A, B, AB dan O



Ada 7 hal yang dapat mempengaruhi ASI seorang ibu, yang menentukan jumlah ASI banyak atau sedikit.

1. Aspek Psikologi

Menyusui merupakan naluri seorang ibu kepada bayinya.keberhasilannya dipengarungi oleh niat yang kuat dan rasa kasih sayang yang besar.

2. Inisiasi ASI

Masa inisiasi atau awal pemberian asi adalah ketika bayi mendapatkan asi pertama kali dari sang ibu.pada perinsipnya asi akan diproduksi bila ada perbedaan semakin cepat asi diberikan semakin cepat asi keluar. Oleh karena itu dianjurkan segera menyusui bayi dalam 30 menit  setelah melahirkan.

3. Rawat Gabung

Rawat gabung adalah cara merawat bayi baru lahir dengan menempatkan ibu dan bayi dalam satu kamar.bayi diletakkan didekat ibu sehingga mudah diraih.cara ini memungkinkan ibu dan bayi dapat bnersama-sama pada 24jam pertama setelah melahirkan

4. Status Gizi 

Ukuran tinggi badan dan indeks masa tubuh (IMT) ibu hamil akan berpengaruh pada produksi ASI. Semakin tinggi IMT,maka makin tinggi pula kandungan lemak dan energinnya.Selain itu,ibu dengan berat badan lebih akan menghasilkan ASI lebih banyak terutama pada bayi usia 0-2 bulan

5. Kontrasepsi.

Beberapa kontrasepsi yang menggunakan hormon akan mempengaruhi pada penurunan produksi ASI ibu. Menyusui sebaiknya menghindari pemakaian KB hormonal yang mengandung estrogen. Hormon ini dapat menurunkan kualitas dan kuantitas ASI terutama enam bulan pertama menyusui. jika tetap ingin memasang KB hormonal, maka tunggulah setidaknya enam minggu setelah suplai ASI mapan. Selain itu mulailah dengan dosis yang rendah . Cobalah hormon progestin yang terbukti aman bagi bayi dan tidak mempengaruhi produksi susu

6. Posisi Menyusui

Keberhasilan menyusui juga dipengaruhi oleh benar tidaknya posisi saat menyusui. Sebaiknya posisi ibu sangat nyaman saat menyusui baik dalam posisi duduk atau berdiri

7. Makanan dan Minuman

Ada banyak bahan makanan dan minuman yang dapat meningkatkan produksi ASI. Misalnya daun Katuk , daun pepaya, daun singkong dan lain sebagainya.

Namun, jika ketujuh aspek tersebut sudah dilakukan atau dihindari. Tetapi ASI masih juga sedikit. Apakah kita boleh minum obat atau suplemen untuk menambah ASI.

Jawabannya boleh saja, apalagi jika produknya sudah terbukti berkhasiat dan memang bisa menambah produksi ASI. KIta bisa saja mencobanya.

Saya aja, sewaktu anak pertama itu, Minum Susu menyusui satu hari sampai 400 gram loh demi untuk meningkatkan hasil produksi ASI.

Saat ini ada suplemen baru yang bisa diminum oleh para ibu yang baru melahirkan untuk menambah produksi ASI . Namanya ASI Booster Tea.



Saya jelasin dulu ya apa itu ASI Booster Tea, supaya lebih jelas. 

ASI Booster Tea merupakan minuman teh pelancar ASI alami pertama di Indonesia yang bisa meningkatkan jumlah ASI hingga 900% hanya dalam waktu 24 Jam.

Keunggulan ASI Booster Tea :

• Melancarkan ASI hingga 900% dalam waktu 24 Jam – 72 jam
• 100% herbal yang aman untuk ibu & bayi
• Lebih ekonomis, tanpa konsumsi susu formula
• Sudah dikonsumsi jutaan ibu menyusui


Kenapa harus ASI Booster Tea, ya karena manfaatnya banyak sekali, terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas tinggi. Adapun komposisi Asi Booster Tea sebagai berikut :ASI booster Tea (walaupun tanpa kandungan daun teh) adalah sebuah suplemen penambah ASI yang terbuat dari bahan alami (herbal) dengan komposisi Fenugreek seed, fenugreek powder, FENNEL SEEDS,Fennel powder, ANISE, cinnam venum, alpinia 

Silakan dicek dan dibaca bahan-bahan yang terkandung di dalam ASI Booster berikut ini.




Mengapa Asi Booster Tea bisa lebih unggul dari pelancar ASI lainnya?

Karena Asi Booster Tea diracik secara tidak main-main, dengan komposisi takaran bahan yang benar-benar tepat dan presisi sehingga begitu ampuh melimpahkan asi sekaligus benar-benar aman bagi ibu & bayinya.

Banyak banget kan manfaatnya, kemudian ada juga ni testimoni dari pemakai ASI Booster Tea. Terlihat banget ya, ASI menjadi bertambah produksinya setelah rutin minum ASI Booster Tea ini.


Gimana masih galau bunda? gak usah galau ya kalo ASI sedikit, seilakan diminum ASI Booster Tea ini. Kita ikhtiar dulu ya. Semoga dimudahkan dan berhasil cocok sama ibu.

Kalo ASI melimpah, tentu ibu sennag dan anak pun girang. In sya Allah keduanya juga sehat ya.

Salam, selamat berjuang ya memberikan ASI



8 comments

BAnyak yang cocok ya pake asi bosster tea ini. Semangat bumil2 hehehe

Reply

Lucunya anaknya , Mak. Cium dari Bandung :*

Untung ada ASI Booster ya, mak. jadi lancar terus ASInya.

Reply

Jadi pengen segera ngASI lagi nih, kangen masa2 ngASI, semoga nanti lancar lagi. Mau coba ASI booster tea jg ah nanti.

Reply

Ayah juga besar pengaruhnya untuk membuat ASI ibu selancar air terjun Niagara....

Reply

iya, bnayak yang sukses

Reply

iya salam cium balik untuk uwak cantik

Reply

semangat ya bumil, semoga semuanya lancar sehat sampai melahirkan

Reply

betul itu pak, klo gak didukung para Ayah ASI, ngk sukses juga emak2 ni

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.