Menu

Kamis, 24 Desember 2015

/






       Pernah pinjam uang sama seseorang. Pernah lupa bayar utang. Pernah pura-pura gak tau atau mendadak amnesia ketika ditagih seseorang soal utang. Atau kita pernah marah-marah ama seseorang yang kita pinjami utang. Mungkin saya atau kita semua pernah mengalami kondisi ini ya. 

Seperti kata seseorang dunia tanpa hutang piutang gak bakal rame. Atau ada yang bilang, gak bisa hidup donk kalo gak utang. Mana ada orang di dunia ini yang gak pernah atau gak punya utang. Bahkan bayi baru lahir aja udah ada utangnya, hehehe. 

        Ya, mau bagaimana lagi salah satu gaya hidup sekarang adalah ya berhutang, apalagi sekarang proses untuk berhutang itu gak terlalu rumit . Semua bisa berhutang. Dan hebatnya lagi semua hal bisa kok dibeli dan dibayar dengan dicicil alias diutang. Asal punya identitas aja, barang bisa dikredit. 

        Terus saking mudahnya hidup kita dengan utang. Kita juga mudah sekali untuk berhutang kepada keluarga, sahabat atau teman. Demi uang juga kadang kita bisa saja melakukan hal yang tega terhadap mereka. Utang  kadang membuat hubungan keluarga, sahabat dan teman hancur. Ya, karena utang, karena kita tidak bisa bayar, kita lupa atau kadang kita memang tak mau membayar utang kepada keluarga, sahabat atau teman kita. Sedih ya, kalo udah kejadian kayak gini.

        Lalu, bagaimana sih seharusnya sikap kita kalo berhutang ama orang. Terus kalo ditagih ama orang, bagaimana seharusnya kita bersikap. Marah-marah atau bilang apa ya. Supaya yang punya utang gak marah-marah. Apalagi kalo udah pas jatuh tempo tanggal yang kita janjikan tapi kita gak mampu bayar. Supaya hubungan kita tetap baik ama mereka yang memberikan kita utang. Supaya dia gak kesal ama kita meski kadang kita memang gak bisa bayar, lupa bayar atau apalah alasannya. Bisa gak kita tetap bersikap baik dan manis ama mereka yang memberikan kita pinjaman uang. 

Nah, kali ini saya mau berbagi ilmu dari seseorang yang shalih. Menurut Syekh Abdul Aziz bin Fathi As Sayyid Nada dalam kitab Mausuu’atul Aadaab Al-Islamiyah menjelaskan adab yang menjelaskan adab yang perlu diperhatikan pada saat, akan , sedang dan telah berhutang.

Berikut ini adalah adab berhutang:

1.  Tak Berhutang Kecuali Darurat,
Tidak boleh seseorang berutang untuk keperluan yang tidak penting hanya demi gengsi atau pamer

2.  Berniat Untuk Melunasi
”Barang siapa yang meminjam harta orang lain dan bertekad untuk mengembalikannya maka ALLAH SWT akan membantunya untuk memulangkan harta tersebut dan barang siapa ingin memusnahkannya,maka ALLAH SWT akan memusnahkannya (HR:Bukhari Muslim)

3.  Berusaha Untuk Berutang Dengan Orang Baik
Jika seseorang berutang kepada orang soleh,niscaya dia akan merasa tenang saat berhutang sebab dengan orang soleh tidak akan mengungkit-ngungkit pemberiannya dan tidak akan menyebarkan berita tentang utang tersebut.

4.  Berutang Sesuai Dengan Kebutuhan, Meminimalkan Utang.

5.  Lunasi Utang Tepat Waktunya
Rasulullah bersabda “Orang yang menunda pelunasan utang padahal dia sanggup melunasi adalah cara yang zalim”

6.  Membayar Dengan Cara yang Baik
Mengembalikan sesuai dengan jumlah utang ,dan mengucapkan terima kasih. 

                Nah, itu tadi beberapa adab atau sikap yang bisa kita lakukan jika kita berhutang ama orang. Tetaplah berbuat baik kepada mereka. Tetaplah bersikap baik. Berkata dan menjawab setiap tagihan mereka dengan baik dan sopan. Meski kita belum sanggup bayar saat itu. Tetapi tetaplah kita harus menghadapi mereka dengan baik dan ucapkanlah perkataan yang baik supaya mereka tetap tenang. Lalu tetaplah bersabar meski dia sudah marah-marah kepada kita karna gak bayar utangnya. 

        Selanjutnya tetaplah berusaha untuk membayarnya dengan segala cara. Doakan yang telah memberikan utang kepada kita dengan harapan-harapan yang baik. Dan yang paling utama, kita harus berusaha dan berupaya untuk tidak gampang berhutang dengan siapa pun. Sebaiknya mengelolah uang dengan baik dan menahan keinginan jika belum punya uang untuk membeli atau memiliki sesuatu. Hidup justru akan lebih indah kalo tanpa utang loh, hehehe.

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin