Menu

Jumat, 05 Agustus 2016

/



Assalammu'alaikum Wr. Wb

Salam, hello apa kabar. Kali ini saya mau berbagi cerita seputar masa menunggu pesawat datang di bandara. Ya, dengan kata lain pesawatnya belum datang alias delay. Kata petugasnya sih, delaynya cuma satu jam tetapi bisa saja lebih. Tunggu saja pemberitahuan berikutnya. Duh, satu jam mau ngapain aja ya. Terbang dengan membawa nak-anak dan orang tua saja sudah rempong. Apalagi ditambah delay ya, hihihi. Bisa bikin kening berdenyit-dentit nih.

Saya lihat wajah Ibu saya dan dua anak saya. Mereka sempat tersenyum kecut dan menyeringai

"Lalu, apa yang akan kita lakukan selama menunggu pesawat datang. Masa cuma duduk di sini"

Yup, Nawra benar. Semestinya ada yang bisa dilakukan selain hanya duduk dan ngobrol menunggu pesawat datang. Apalagi berpergian dengan anak-anak. Mana mau mereka duduk manis ditempat. Pastinya mau bermain-main. Beberapa mainan baru sudah saya tarok di bagasi. Buku bacaan sudah lecek mereka bolak-balik. Main gagjet, kuatir batere cepat habis ntar gak bisa menghubungi keluarga.

Lalu, ngapain aja ya. Oke anak-anak kita keliling dulu ya. mari kita keluar sejenak dari gate ini. Karena saya hanya membawa tas dan kantong bekal makanan mereka. Jadinya ya enak aja kalo mau hilir mudik kemana-mana. Gak berat

Kami akhirnya memilih bermain di kids zone bandara. Letaknya di ruangan khusus setelah pemeriksaan terakhir sebelum masuk ke gate. Anak-anak pun sangat senang, tersenyum girang ketika saya ajak ke sana. Mereka langsung berlarian ingin mencoba permainan yang ada.

Tempatnya juga nyaman dan aman buat anak-anak. tetapi tetap saja butuh perhatian dan pengawasan dari kita , karena yang bermain di sana juga banyak. Dengan pengwasan kita bisa menghindari terjadinya rebutan, berantem  dan ujung-ujungnya bisa memancing keributan, ada anak yang suka memukul dan pastinya ada yang dipukul. Ada anak yang menjerit karena berebutan atau akan ada anak yang menanggis karena gak kebagian mainan. Jadi ya, kudu diawasi.

Nawra dan Athifah, akhirnya memilih permainan perosotan, mereka segera bermain.






Karpet yang disediakan di zona permainan anak ini juga sangat aman dan nyaman buat anak. Jadi bisa mengurangi gesekan dan luka saat anak terjatuh, berguling-guling atau tiduran. Bersih dari sampah sehingga anak bisa terbebas dari kotoran, virus dan jamur.

Lihatlah mereka sangat ceria bermain dan menikmati waktu. Gak kepikiran lagi bete menunggu pesawat datang. Rasa bosan seolah pergi yang ada hanya bermain dan kesenangan


Ibu saya juga lupa, gak mengeluh dan bertanya-tanya lagi kapan pesawatnya datang. Melihat, menemani dan memperhatikan cucu-cucunya bermain, membuat nenek lupa dan ikutan senang. Nenek pun bisa tertawa senang. Sembari menikmati snek dan bekal yang saya bawak dari rumah.



Satu hal yang perlu dilakukan saat menunggu pesawat datang karena delay adalah dengan membuat anak-anak atau anggota keluarga kita sibuk, sehingga waktu akan cepat berlalu dan mereka lupa. Mengajak mereka melakukan banyak aktivitas seperti ngobrol-ngobrol, curhat, makan-makan. Jika mengajak anak-anak makan ajaklah mereka bermain.





Akan tetapi, meski bandara terlihat sepi, jangan sesekali membiarkan anak atau anggota keluarga kita untuk berpergian sendiri. Apalagi jika bersama orang tua. Pastikan kita tahu mereka ada dimana dan mau kemana. pastikan juga bahwa mereka tahu apa yang akan mereka lakukan. 

Beritahu dengan mereka nomer gate dan kita akan duduk dimana, siapa yang akan menjaga jika ada yang ada keperluan keluar gate. Pastikan itu semua dengan baik, sehingga dapat menghindari timbulya kejadian yang tidak kita inginkan, Misalnya kehilangan anggota keluarga, barang tercecer atau lain sebagainya.

Demikian cerita saya hari ini ya, semoga bisa memberikan informasi dan inspirasi bagi kita semua. 
Salam, see u .




4 comments

Asyik ya kalau ada zona permainan anak. Di Bandara Balikpapan dan Banjarmasin saya lihat juga ada zona permainan anak. Meski begitu kita juga ga mau delay ya mbak :-)!

Reply

iya mba, meski begitu gak maulah kena delay

Reply

Sangat Menarik untuk anak-anak.

Semoga ke depan, Bandana punya pojok literasi. agar yang hobi baca bisa nambah ilmu. Aaamin

Reply

iya betul, cuma kuatir bukunya diambil, hihihi

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin