Menu

Senin, 23 Oktober 2017

/

Sore itu saya hendak berangkat menjemput ananda Nawra pulang sekolah. Dia sekarang sudah kelas 6 SD, jadi pulangnya jam empat sore. Saya sudah siap dengan segala perlengkapan. Biasanya kalo mau pergi itu saya membawa satu tas yang berisi handphone dan dompet yang ada uangnya serta surat -surat kendaraan. ya, buat jaga-jaga di jalan namanya juga pake kendaraan ya.


Pas, mau berangkat pas saya melihat ke luar, kok terlihat langit mulai mendung ya. pertanda akan turun hujan. Jadi saya pun mulai menambah persiapan yaitu, membawa jas hujan. Sejujurnya saya paling malas pergi seperti ini , baru berangkat saja motor saya sudah penuh dengan barang bawaan. Apalagi bagasi motor saya standar , muatannya sedikit. Jadi harus diletakkan di bagasi depan. 

Saya pun melipat dengan paksa, jas hujan saya yang sudah menegang. Kalian tahu ya, jas hujan itu kalo basah , kita jempur. lalu setelah kering, mau kita lipat. Bahannya seketika menjadi  tegang. Susah untuk dilipat. kalo pun dipaksa dilipat. bentuknya akan memakan tempat alias tegang. harusnya yang namanya barang dilipat otomatis volume atau bentuk barangnya akan mengecil bukan. Tapi ini sebaliknya, hahaha.

Gak usah dijelasin panjang lebar deh, kalian juga pasti mengerti maksud saya dan saya yakin juga banyak yang pernah mengalami hal yang saya ceritakan ini.

Tapi, mau gimana lagi. Saat ini saya butuh jas hujan, agar tidak kehujanan dan tetap nyaman di jalan. Jas hujan terpaksa saya letakkan di bagsasi depan. Gak terlalu penuh sebab si Athifah, anak kedua saya gak mau ikutan menjemput.

Motor siap dihidupkan dan akan seketika meluncur, tetapi...angginggggengggg, baru mau menghidupkan motor. Abinya Nawra, berteriak dari dalam rumah. Tak lama suara itu makin mendekat ke arah saya. Sambil menyodorkan sesuatu, saya pun segera mengambilnya.

"Yak, kenapa gak bilang dari tadi Bi, kalo ada kiriman begini!"

Yang ditanya cuma nyengir kuda, tak bersalah, "Lupa!, Tadi di dalam tas. Jadi baru ingat pas mau mengeluarkan laptop"

Ya, sudah mari kita buka saja kalo begitu, ini barang akan membuat saya tetap cantik meski sedang kehujanan, hahaha. Saya jadi gak sabaran



Sebuah jas hujan teman-teman. Cocok banget ya buat sore ini. Buat mendukung perjalanan saya. Tagline yang ada di merknya bikin saya keki. Biasanya sih saya cuek ya ama penampilan saat mau hujan. Yang kepikiran cuma gimana caranya supaya gak kehujanan. Boro-boro mau mikirin tetap cantik. Gak kebasahan aja, udah untung banget.




Selain itu, saya juga diingatkan dengan pesan yang indah sebagai seorang muslimah yang baik. Bahwa saat hujan ada beberapa kewajiban bagi seorang muslim. Wow, jas hujan ini sejak awal sudah mengajak dan mengingatkan penggunanya untuk tetap menjadi baik meski saat hujan. Keren deh. Wajib baca doa juga ya dan bersyukur saat hujan, jangan ngomel apalagi ngedumel.




Ternyata jas hujan ini sangat praktis dan bahannya sangat lembut . Mudah dilipat. Saru hal yang saya suka adalah, packingnya yang juga bagus dan elegan. Tasnya bikin saya tetap bisa ngeceng di motor. Tasnya juga keren.

Dengan kemasan yang praktis dan efisien ini, saya pun enak menggantung jas hujan di motor. Yup, itu kalo belum dipake ya enak dilipat sebab belum basah. Duh, sini saya kasih tau ternyata ini jas hujan terbuat dari bahan anti air atau waterproof atau yang sering kita sebut juga dengan bahan daun talas. Dimana air tidak meresap ke dalam bahan jas hujan. Hanya memantul saja alias tidak tembus. Jadi bahannya mudah kering efeknya baju kita juga gak mudah basah alias kering juga.


Oh, ya jas hujan merk Sheba ini ada banyak juga jenis dan modelnya. kalo yang aku ceritain atau yang aku punya ini namanya Sheba Barkhiya. Bahannya taslan premium : tekstur permukaannya seperti daun talas. Tidak tembus air dan mudah dikeringkan.
Ukuran : ALL SIZE
LD 130cm
PB 135cm (pundak - kaki)
- Kantong di kanan dan kiri.
- Ikat pinggang untuk menyesuaikan dengan ukuran badan.
- Tetap muat jika sedang memakai tas ransel.
- Disain serupa "long coat", TANPA RESLETING, hanya dengan perekat. Lebih Praktis 

Pas aku pake, kata suamiku tidak seperti jas hujan. malah terlihat seperti menggunakan gamis. Jadi wajar saja kalo dibilangin tetap cantik meski hujan. Penampilan saya saat menggunakan jas hujan Sheba ini seperti saya menggunakan baju saja.




Padahal aslinya jas hujan ya, tapi karena di desain dan bahannya emang bagus. Jadi ya, seperti gak pake jas hujan sih. Lebih cantik ya. Tangannya juga fashionable, bikin gaya.


Oh, ya kalo kamu penasaran dengan jas hujan Sheba ini, bisa hubungi kontak di bawah ini ya. Sekalian juga order, mumpung bisa gaya saat hujan, ini mulai mau masuk musim hujan ya.

Supertwin Shop
Instagram @supertwinshop
Wa/ Hp 0878 0009 0037
8 comments

Jas hujannya cakep banget, baru ngerti ada model kayak gamis gini.

Kalo kehujanan aku bersyukur banget mbak, sambil tengadah tapi waktu di bangjo sih. Menikmati rejeki yang tercurah langsung dari langit :D

Reply

ih lucu mba Shebanya warnanya cakep modelnya juga lucu 😍 berapaan mb?meluncur ah ke tokonya

Reply

Jas hujannya lucu mbak! Biasanya kan jas hujan ya seadanya aja, eh ini bisa juga buat gegayaan.. ^^

Reply

Oh iya ya, desainnya bagus, Mbak Milda..

Reply

Waaa... kenapa aku telat baca postingan ini. Aku baru 5 bulanan ini beli jas hujannya.

Reply

Ini kece neh, boleh neh beli.

Reply

Whaaa cakep nih jas hujannya Mba, fashionable banget * . *

Reply

Wuaaa.. Langsung pengennn... Lucuuu

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.