Menu

Sabtu, 26 Maret 2016

/


Mengenal Jenis dan Pengolahan Coklat Bubuk

 
 Pye Brownies, Salah Satu Olahan Kue yang Menggunakan Bahan Coklat

Selain teh dan kopi, coklat bisa menjadi pilihan yang baik bagi penikmat minuman panas. Minum secangkir coklat panas akan terasa sangat nikmat di musim hujan seperti ini. Rasa coklatnya yang khas dapat mendatangkan mood dan efek menenangkan bagi yang meminumnya.

 Minuman coklat dapat dibuat dari campuran coklat bubuk, susu dan gula. Bisa juga menggunakan krim sebagai pengganti susu. Selain untuk minuman, coklat juga digunakan untuk membuat berbagai jenis kuliner unik  seperti kue, roti, cereal, makanan ringan, permen, coklat batangan, es krim dan produk-produk makanan lainnya.

Coklat ini sendiri adalah coklat yang beraroma kuat. Coklat jenis ini dibuat dengan cara menghaluskan biji coklat yang telah dikeringkan dan dipisahkan dari lemak coklatnya. 

Setelah itu diproses penambahan tepung dan pemanis, kemudian dilanjutkan dengan proses pengeringan. Coklat yang dihasilkan adalah coklat dengan tekstur halus berbentuk bubuk, dengan daya tahan lebih lama. Ada beberapa jenis yaitu:

1.   Beraroma pahit dengan warna pekat. Jenis ini biasanya ditambahkan pada pembuatan roti atau kue. Dan bersifat sifat mengeringkan adonan.
2.   Coklat bubuk sedang adalah coklat yang mempunyai kepekatan sedang. Coklat jenis ini mudah didapatkan. Ada tersedia banyak di pasar, toko bahan-bahan kue dan supermarket.

Cara pengolahan coklat itu sendiri ada 2 macam yaitu:

Proses Natural

Tahap pertama proses ini dimulai dengan pembersihan biji coklat /kakao kemudian dipanggang untuk menumbuhkan aromanya. Setelah itu dilakukan proses pemisahan antara kulit dan biji. 

Lalu dilanjutkan dengan alkalisasi, yaitu penambahan Calium Carbonat. Hasil alkalisasi kemudian dilakukan proses penggilingan menjadi cocoa liquor dan penambahan bahan pencampur. 

Setelah itu dilakuka  proses ekstraksi dengan cara ditekan. Hasil ekstraksi berupa lemak coklat (cocoa butter) dan padatan yang disebut cocoa press cake. 

Terakhir,  lemak coklat akan diproses menjadi coklat batangan dan cocoa press cake akan dihaluskan menjadi coklat jenis bubuk.

Proses Fermentasi

Pada proses fermentasi coklat hasil panen dibelah dipisahkan bijinya, kemudian dikumpulkan pada suatu wadah berupa container kayu. Biasanya dasar container dilengkapi lubang kecil untuk drainase dan aerasi. Fermentasi akan terjadi selama 2 – 6 hari.

 Setelah itu dilanjutkan dengan proses pengeringan hingga diperoleh kadar air 7 – 8 %. Biji kemudian disortir dan di sangrai. Langkah selanjutnya hamper sama dengan proses Natural, yaitu proses ekstraksi untuk mendapatkan lemak coklat dan padatan yang selanjutnya diolah menjadi coklat jenis bubuk.

Merk coklat jenis bubuk yang biasa dijumpai di pasaran diantaranya adalah:

1.   Bensdorp,
2.   Van Houten,
3.   Tulip Bordeux,
4.   Windmollen.

Tiap orang pasti memiliki selera yang berbeda dalam memilih coklat bubuk yang disukai. Biasanya pemilihan berdasarkan pengalaman dari pemakaian sebelumnya. 

Harga juga menentukan. Jika digunakan sebagai bahan minuman tidak menjadi masalah, tetapi untuk pembuatan kue biasanya agak lebih rumit. Merk yang dianjurkan untuk kue biasanya Bensdorp. 

Namun semuanya tetap kembali pada selera orangnya. Baca juga berbagai resep masakan tradisional dan modern di resep masakan tradisional 
Diberdayakan oleh Blogger.