Menu

Kamis, 15 Maret 2018

/
Assalamualaikum.Wr.Wb

Mildaini.com_Merencanakan Mudik Lebaran Dengan Smart.. Suatu siang seorang teman yang berada di pulau Jawa menghubungi. Meminta saya membantu dia untuk mengecek dan mengontrol tiket pesawat murah. Ya , salah satu usaha saya adalah juga jualan tiket pesawat sih, hehehe. 

Jadi ikutan promosi. Dia berencana ingin mudik ke pulau Sumatera. Awalnya saya sempat kaget, cepat banget nyari tiket pesawat sekarang. Puasa aja belum. Eh, setelah dia jelasin dan saya ngecek kalender juga. Ternyata hanya tinggal dua bulan saja. Duh, berasa cepat sekali ya waktu berlalu. Alasannya sih, supaya dapat harga hemat sehingga pesan tiket jauh,-jauh hari. Memang iya, demi mudik banyak orang melakukan banyak cara. Termasuk mencari tiket murah jauh-jauh hari. 

Kalo lebaran, bandara rame sekali, hihihi
Selain memesan tiket transportasi ada banyak juga persiapan lainnya yang harus diperhatikan demi sebuah tujuan mudik. Demi mudik yang sukses. Kita perlu juga merencanakan. Terutama merencanakan Mudik lebaran dengan dana yang hemat. Termasuk juga rela melakukan pinjaman uang untuk keperluan mudik

Nah, kali ini saya ingin berbagi pengalaman dengan teman-teman mengenai cara , baik trik dan tips untuk merencanakan Mudik lebaran dengan dana hemat.

Kita bahas dulu apa itu Mudik

Istilah mudik cuma ada di Indonesia sih sosial budaya yang terbentuk ini dari dulu sudah mendarah daging bagi setiap orang yang berada di luar kampung kelahirannya. Jadi istilah ingin pulang ke kampung halaman. Dan inilah disebut dengan nama mudik. Namun belakangan ini , istilah mudik tidak hanya dipakai saat waktu lebaran saja. Ada banyak orang menggunakan istilah mudik di luar waktu lebaran. Dengan tujuan untuk pulang ke kampung halaman. Misalnya , saat liburan. Kami menyebutkan istilah mudik ke kota Palembang dari kota Bengkulu. Padahal sedang tidak lebaran.

Persiapan yang harus diperhatikan saat merencanakan Mudik.
Selain yang pertama saya bahas soal mencari informasi mengenai harga tiket pesawat. Ternyata untuk mudik banyak juga yang harus dipersiapkan dan masuk dalam perencanaan.

1. Uang

Ini otomatis ya , namanya juga mudik pasti butuh banyak dana. Uang yang diperlukan kadang terpaksa harus menguras tabungan bertahun-tahun. Bagi seorang perantau, pulau mudik tanpa membawa uang banyak. Itu sama halnya dengan kegagalan.

Jadi kalo mudik itu harus banyak bawa uang.

Tips menyiapkan uang untuk mudik. Bagi yang sudah menikah sebaiknya membuat perencanaan yang baik soal mudik ini. Kapan harus mudik atau berlebaran di rumah orang tua sendiri dan Kapan mudik ke rumah mertua. Seorang  teman bercerita , mereka selalu membuat kesepakatan untuk secara bergantian mudik ke tempat orang tuanya dan mertuanya perdua tahun. 

Kebetulan mereka tinggal di kota Jakarta. Orang tuanya di Bengkulu sedangkan mertuanya di Solo. Jadi setiap dua tahun mereka merencanakan untuk mudik secara bergantian . Ilustrasinya begini. Jika tahun ini mudik ke Bengkulu maka tahun depan mereka di Jakarta batu di tahun berikutnya mereka mudik ke Solo. Tahun tidak mudik itu digunakan sebagai tahun menabung. Jadi lebaran cukup di rumah saja.
Banyak yang mmeilih mudik dengan pesawat karena efisien.

Uang dan mudik

Untuk sebagian orang ketika pulang mudik  dan membawa uang adalah sebuah lambang kesuksesan berada di negeri rantau. Ada juga yang menggunakan istilah, pantang pulang tanpa bawa uang. 

Apalagi yang kerja di kota besar , ketika mudik apalagi saat lebaran, biasanya juga menyiapkan uang untuk salam tempel bagi sanak saudara. Buat anak keponakan, sepupu bahkan tetangga.

Jadi selain untuk keperluan sendiri, mudik lebaran kadang bagi sebagain orang memang butuh uang yang banyak.

Padahal sebenarna tidak demikian, namun sosial budaya kita seolah membentuk situasi itu juga. Urgensi saat mudik itu adalah silaturahim dan persaudaraan, menjalin kembali hubungan kekeluargaan yang sempat terputus akibat perbedaan tempat.

2. Mempersiapkan Keluarga

Tips ini tidak khusus untuk yang sudah berkeluarga, yang single pun boleh menerapkan hal ini. Sebab intinya sama aja. Dalam hal ini bisa keluarga kita sendiri atau keluarga kita bersama suami dan anak-anak. 

Saat merencanakan mudik, kita perlu mempersiapkan kondis ini, 1) memberitahu keluarga terlebih dahulu rencana mudik yang akan dilakukan 2) Mudik akan dilakukan sejak kapan 3) Berapa lama mudik 4) Rencana mudik kemana saja, bisa menyebukan nama daerahnya, 5) Perjalanan mudik akan menggunakan transportasi apa. 6) Apa target mudik kali ini.

Untuk poin keenam memang masih banyak yang merencanakan dan menerapkan hal ini, kebanyakan masih fokus dengan cara mudik dan uang ang harus dibawa. Banyak yang lupa mengenai soal target mudi. Contoh di awal saat merencanakan mudik dibuatlah target tempat atau saudara yang mana saja yang akan dikunjungi.  
 
Mudik itu bagus juga dijadikan ajang jalan-jalan keluarga.
Sudah pasti saudara-saudara kita  tersebut tidak mungkin tinggal satu rumah dan berada di dalam area wilayah yang sama. Apalagi jika ada yang berada di luar kota. Oleh karena itu perlu juga untuk menetapkan sebuah target mudik. Hal ini juga akan berkaian dengan jumlah dana yang kita butuhkan dan berapa lama mudik yang akan kita lakukan.

Selain hal itu, kita juga harus mempersiapkan kondisi kesehata, dengan menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi dan menjaga pola tidur serta istirahat yang cukup. Teruama jika mudik dengan membawa anak-anak.

3. Rencana selanjutnya adalah merencanakan persiapan Psikologis Mudik. Ini maksudnya, adalah mempersiapkan diri kita dan keluarga. Banyak hal yang akan ditanyakan orang saat kita mudik. Nah, kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menjawab semua itu. Meski hal ini ga penting, tetapi patut juga kita ketahui. Misalnya, orang akan bertanya. 1) Kerja dimana , di bagian apa, gajinya berapa, sampai ada juga yang akan bertanya soal lowongan kerja,  2) Sudah menikah atau belum, kapan akan menikah, punya anak berapa. Bagi yang belum nikah atau belum punya anak, kadang suka baper dengan pertanyaan ini loh.

Oleh karena itu saat merencanakan mudik, kita juga mempersiapkan hal ini. Minima sudah ada antisipasi jika hal-hal seperti itu ditanyakan.
Kumpul keluarga itu emang seru dan bikin sehat jiwa raga, kecuali kantong
Banyak juga hal-ha yang lain tak tersduga yang perlu juga kita pesiapkan, semisalnya ada saudara yang menikah, sakit atau meninggal dunia. Semua itu juga butuh dana cadangan 

Oleh karena itu, mumpung masih ada waktu untuk mempesiapkan semua hal soal mudik, terutama mempersiapkan  dana buat mudik, mari kita melakukan banyak hal untuk itu semua.

Semoga informasi ini bermanfaat ya bagi teman-teman semua, selamat merencanakan untuk mudik

Salam!!
8 comments

Mau mudiiikkkk..kebayang makanan emakk hehe

Reply

Setujuuuu, mudik emang jadi ajang kumpul keluarga dan saatnya jalan sama keluarga. Tapi bisa jadi banyak yang pikirannya sama trus macet deh...Hihihi nikmatnya macet-macetan sama keluarga

Reply

Mudik ayo kita mudik, seru banget keluarga Mba Milda ini,selalu kompak.

Reply

Tahun ini kami rencananya gak mudik dulu. Mau buat tabungan aja haha.

Reply

Bener banget mbk, kalo mudik itu modal yang sangat utama ya uang. skrang aja mira dan suami sudah mulai nabung buat persiapan mudik hari raya nanti.

Reply

hihi... gak terasa ya bentar lagi mau puasa, abis itu lebaran. Nah kalo lebaran ada tradisi mudik. Sebelum mudik penting banget merencanakan keuangan dengan baik agar acara kumpul keluarga semakin happy

Reply

saya kalau mudik sendirian mbak... hahahha.. belum mempersiapkan keluarga..

Reply

Aku kalau mudik biasanya beli dan cek tiketnya jauh-jauh hari... terus oleh.oleh pasti

Reply

Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.