Menu

Kamis, 23 November 2017

/

Liburan Ribet, Repot Liburan Bawa Anak? Begini caranya supaya tetap enjoy.  Sejak dulu, aku suka melakukan liburan. Meski hanya dalam satu kawasan saja. Beda kabupaten atau kota dalam satu provinsi. Istilah orang sekarang Stay Cation ya. Nah, dulu sebelum istilah itu tenar, aku sudah sering melakukan berbagai perjalanan. Dengan istilah popular sekarang TRAVELLING. Kalo kata orang Bengkulu dan teman-teman aku, sering menyebut  orang yang suka berpergian itu dengan istilah Melalar alias si tukang jalan.

Nikah dan Hobi Melalar

Kesenangan aku melalar sejak SMP dan SMA tetap aku lakukan  meski aku kuliah dan akhirnya menikah. Salah satu keinginan  atau doa aku waktu minta jodoh dari sekian untaian permohonan itu ada nyelip satu keingin begini, ini boleh kok di tiru doanya 

“Ya, Allah aku ingin menikah dengan seseorang yang punya hobi jalan-jalan dan maunya suamiku itu berasal dari luar kota”

Alhamdulillah, doa itu terkabulkan. Aku punya suami yang Ayahnya orang Sekayu, Palembang dan ibunya orang Belitang dan keturunan Yogjakarta. Jadi aku bisa jalan-jalan di berbagai wilayah tersebut dengan alasan silaturahim atau mudik.

Lalu, dikabulkan juga sama Allah doa, aku ingin suami yang hobi jalan-jalan. Nah, ini kayaknya ada yang salah saat aku memanjatkan doa dulu. Suami saku emang orangnya suka jalan, jalan kaki apalagi, hahaha.

Jadi pesan aku, kalo berdoa yang jelas dan detail ya, supaya proposal doa kita itu pas diajukan ama malaikat kepada Allah semua sudah dalam keadaan jelas sehingga tinggal di ACC

Asik ya, akhirnya punya teman jalan , suami sendiri, lebih hemat juga kalo jelong-jelong.

Dulu sih saya udah backpackeran, nginap di masjid pun sudah


Relakan  Saja Yang Penting Liburan

Selepas kuliah aku kerja dan pilihannya untuk kerja di sebuah sekolahan adalah dengan alasan yang sudah melalui pertimbangan yang matang. Ingin kerja, dapat uang dan juga bisa liburan, tanpa harus ribet dengan urusan BOHONG Ijin atau Cuti Melulu demi sebuah perjalanan. Jadwal kegiatan sekolah itu ya jelas, kalender akademiknya juga tertib. Termasuk soal jadwal liburan, jadi kita bisa menjadwalkan liburan jauh-jauh hari dan menabung. Jadi merencanakan liburan juga nyaman tanpa perlu takut ditanyain atau ditelpon boss sebab ga masuk kerja. Saat kerja ya kerja, saat liburan, ya mari kita liburan. Janagn dibuat terbalik ya!

Oleh karena itu, biasanya uang gaji juga habis buat liburan. Dulu ya, tahun 2003 – 2006. Aku sering melakukan perjalanan darat, kemping dan menginap di mana saja. Bahkan pernah di masjid. Buat mendukung dana jalan-jalan, saya dulu sampai sekarang sih suka jualan. Sampai akhirnya punya toko sendiri. Jadi kerja di sekolahan iya, ini buat pencitraan dan punya toko iya, ini buat pemasukan, hahaha. Karyawan saya sampai tahu banget jadwal saya dan keluarga kalo musim liburan datang. Pasti toko tutup untuk beberapa hari. Semisalnya sepuluh hari.

Meski ribet , liburan ama keluarga itu candu
Demi liburan tersebut aku juga, ga suka kredit barang ini-itu. Apalagi buat perabotan rumah. Barang di rumah aku apalagi perabotan, furniture dan lain sebagainya. Ga pernah ikut trend, selagi masih bisa dipake dan kondisi bagus , masih saya pertahankan. Rumah apalagi, saya ga ikut trend juga. Orang-orang sibuk ganti model minimalis, cat rumah , gorden bahkan toples setiap tahunnya. Aku sih ga, uangnya biasanya habis digunakan buat jalan-jalan. Kami biasa mudik setiap tahunnya. Apalagi aku dan suami bukan penganut paham Rela Utang Demi Liburan, kami ga gitu orangnya. Jadi kalo tabungan atau simpanan habis buat liburan, ya sudahlah!

Aku dan suami sering banget berpergian naik motor, tapi ga begitu lama sih. Keburu aku hamil. Jalan-jalannya terbatas, paling sering sih keluar rumah, nyari makanan, hihihi. Maklum bumil suka lapar. 
Awal perkawinan ini, Biasa motoran di jalan Bengkulu_Curup

Anak Lahir , Lahir Juga Model Liburan Baru

Dari ketiga anak saya, Kakak Nawra anak pertama emang yang paling puaslah ya liburan. Maklum dia baru mendapatkan adik setelah berusia enam tahun. Nawra udah sering kami bawa kemana-mana. Dari jalan darat, laut sampai udara sudah semua dia nikmati.

Zaman dulu, jalur penerbangan ke Bengkulu masih sangat jarang, kalopun ada harganya juga masih belum terjangkau. Jadi kami kalo berpergian ke pulau Jawa sering sekali naik bus. Pengalaman naik bus di jalan yang jelek, curam, macet. Bus yang tiba-tiba mendadak berhenti di tengah jalan, lalu semua penumpang diminta turun dan berjalan kaki di tengah hutan. Itu sudah pernah aku dan keluarga alami. Ya, mirip-mirip ketegangannya dengan film Night Bus. Belum lagi pengalaman nyebrang di Merak Bangkahuni dan sebaliknya, sudah pernah semua kami alami. Yang paling diingat oleh Nawra adalah saat momen wajib di kapal untuk makan Pop Mie. Bahkan sebelum bus masuk kapal penyeberangan tersebut, para penjaja Pop Mie sudah mendatangi bus kami. Hal itu, paling diingat oleh Nawra.

Nawra di atas kapal penyeberangan Merak-Bangkahuni


Kalo dulu jalannya cukup berdua, sekarang nambah personil. Itu Nawra udah kemana-mana. Anaknya sih unik, kalo dalam perjalanan dia tidur. Kalo mobilnya berhenti baru dia bangun. Begitu juga kalo naik pesawat. Aku ga pernah ngerasa dan menjadikan anak itu sebagai beban apalagi hal-hal yang bikin ribet. Malah sebaliknya, anak dan keluarga adalah motivasi terbesar aku buat menikmati liburan. Anak dan suami adalah stimulan terbesar bagi aku buat selalu bikin rencana buat liburan kemana saja. Bahkan jika aku sedang sendirian di suatu tempat, maka aku selalu berdoa untuk bisa balik lagi ke tempat itu bersama dengan keluarga, terutama anak dan suami.

Jadi liburan bawa anak itu memang asli ribet, banyak persiapannya. tapi meksi demikian aku kecanduan kok liburan bawa anak. Apalagi sekarang udah tahu caranya supaya lebih smart liburan bawa anak.

Liburan Zaman Now

Seiring dengan kemajuan perekonomian dan perkembangan teknologi. Begitu juga dengan kemajuan kehidupan kami.Baik secara finasial dan kemandirian terutama dalam soal keuangan. Kami pun tetap melakukan liburan, bahkan dengan cara yang lebih mudah lagi.

Jika dulu liburan sering sekali menggunakan jalur darat alias naik bus ke pulau Jawa dan Palembang. Dengan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Pantat sampai panas. Dengan kebiasaan itu juga yang akhirnya membuat anak-anak saya selalu menjadi anak yang nyaman jejalan. Ga rewel dan merepotkan. Bahkan lebih terkesan menikmati. 

Sekarang bahkan aku bisa pulang pergi dalam satu hari ke Jakarta. Bagaimana tidak, jadwal penerbangan paling pagi dari Bengkulu ke Jakarta ada jam enam pagi. Sedangkan jadwal dari Jakarta, terakhir ada di jam 19.20. Jadi sangat memungkinkan untuk bisa pulang pergi dalam satu hari.

Dengan banyaknya jadwal penerbangan dan maskapai yang bermunculan hal ini menimbulkan iklim bisnis yang kompetitif. Dimana tersedia banyak pilihan pesawat terbang, jadwal keberangkatan bahkan pilihan harga serta fasilitas. Tukang jalan kayak aku tentu saja sangat kegirangan dengan  kondisi ini. Belum lagi kadang banyak diskon atau bonus. Tambah makin enak.

Pesawat emang lebih menarik dan bikin muda buat liburan

Satu hal lagi yang membuat liburan itu tambah enak dan nyaman. Nyari tiket pesawatnya mudah banget, bisa cuma lewat smartphone saja. Ga perlu datang ke konter penjualan tiket pesawat yang dulu sering aku lakukan. Terus ga bisa cek atau mencari tahu harga tiketnya. Jika ingin tahu harga tiket pesawat maka aku harus mendatangi atau menghubungi orang di biro perjalanan atau agen tiket pesawat.

Kalo sekarang, kita bisa tahu dan mengecek bahkan memantau harga tiket yang kita inginkan. Jika kita merasa cocok dengan harga tiketnya maka kita bisa issued tiketnya. Jika belum , maka kita bisa mencari dulu atau menunggu dulu harga tiket lainnya yang up-date. Jadi ga ada juga yang namanya istilah main harga.

Banyak sekali aplikasi tiket pesawat yang bisa kita gunakan. Salah satunya TRAVELOKA. Dengan layar birunya yang bikin kita betah buat ngubek-ngubek atau mencari kebutuhan tiket dan tujuan destinasi yang kita inginkan . Sesuai dengan anggaran tabungan kita.

Selain itu yang bikin surprise, acap kali harga yang tertera dengan yang kita harus bayar itu berbeda. Seolah kayak dapat durian runtuh. Memang akan lebih hemat jika kita memilih langsung paket tiket dan hotel sekaligus.Jadi untung dua kali. Soal pembayaran , pilihan cara bayarnya juga banyak Hal ini membuat kita tak merasa panik dan kuatir kalo lewat tenggat pembayarannya.
 

Akhirnya Emak Ribet Bisa Liburan

Sejak punya bayi dan balita, dua orang adiknya Nawra. Saya tentu saja harus menggunakan strategi lain buat bisa tetap liburan tanpa ribet karena sibuk dengan urusan anak. Kebayang kan ya ketika liburan di suatu tempat, kita masih sibuk mencari tiket, kamar hotel dan juga fasilitas liburan lainnya seperti transportasi dan guide. Membayangkannya saja sudah repot. Maunya ya, liburan tinggal duduk manis dan semua dilayani ya, mau kan ya!

Jadi saya lebih suka menggunakan jasa tour and travel. Dimana kita tinggal duduk manis, mengikuti semua schedule yang ada lalu bahagia. Gimana ga bahagia, kan kepala gak pening ngurus ini, ngurus itu. Kita cuma diminta fokus untuk menikmati liburan. Keluarga saya sangat suka menggunakan jasa tour and travel tersebut. Apalagi jika perginya rombongan. Jadi lebih seru.
 
Boarding Pass Zaman Jadul, Kertasnya Bagus dan Berwarna :)
Di Traveloka juga tersedia pilihan untuk paket wisata. Misalnya paket wisata ke Bangka Belitung. Dengan memilih destinasi tersebut, kita akan diberikan infomasi mengenai harga tiket, kamar hotel, destinasi yang akan dikunjungi dan lain sebagainya. Semua sudah terangkum detil, kita tinggal menyiapkan uangnya saja.

Apalagi Emak ribet kayak saya yang punya anak dan balita tapi suka jejalan. Dengan adanya aplikasi ini bisa membantu memudahkan untuk tetap bisa waras dengan pergi liburan bersama keluarga.

Akhir tahun ini ada rencana saya dan keluarga ingin ke Jakarta dan sekitarnya. Baru membuka aplikasinya saja, sudah bikin adem. Pengen banget bisa ke Pulau Tidung dekat dengan Kepulauan Seribu. Paket wisata ini tersedia di Traveloka.

Ingin pergi liburan namun budget terbatas? Anda dapat memesan tiket pesawat dan kamar hotel sekaligus untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Dengan memesan keduanya dalam bentuk paket, perencanaan liburan Anda menjadi lebih praktis karena urusan selesai dalam satu waktu. Anda juga bisa memilih berbagai paket wisata yang kami tawarkan, dan modifikasi sesuka hati untuk mendapatkan kombinasi yang Anda inginkan.

 Gimana, adem kan baca info pengantarnya. 

Paket Wisata Pulau Tidung di Traveloka


Bagian yang dimodifikasi ini yang juga bikin kita lega. Bisa menyesuaikan dengan kondisi waktu, kebutuhan dan yang paling penting modifikasi DUIT.

Selain itu supaya kita ga buta-buta amat dengan tujuan destinasi yang kita inginkan. Traveloka juga memberikan beberapa informasi dan wawasan lokasi wisata yang akan kita tuju. Mulai dari pengenalan nama lokasi wisata, alat transportasi yang ada dan bisa kita gunakan untuk menuju ke lokasi, destinasi obejk wisata apa saja yang bisa kita kunjungi dan lain sebagainya.

Sekali lagi, layanan seperti ini buat Emak ribet kayak aku sangat membantu dan menjadi salah satu solusi, agar tetap bisa liburan meski dalam kondisi ribet. Harga paketnya juga jauh lebih murah kalo kita pesan sekaligus tiket dan kamar hotelnya. Belum lagi ada diskon kalo kita melakukan pembayaran. Jadi selisih uangnya bisa kita gunakan untuk membeli oleh-oleh, membayar retribusi ke berbagai destinasi atau buat icip kuliner.

Oh, ya satu hal lagi yang saya suka dari Traveloka ini adanya fasilitas mudah untuk re-shcedule. Kita tinggal rubah saja dan ga perlu tambahan biaya. 

Dengan kemajuan dunia digitalisasi saat ini membuat semua orang #JadiBisa liburan kemana saja dengan bantuan Traveloka. Aku udah membandingkan bahkan menjalani gimana rasanya liburan zaman jadul dengan zaman now. Dengan aplikasi serba canggih. Lebih membuat langkah dan sayap kita bisa terbang entah kemana saja kita inginkan. Tanpa rasa takut ribet meski bersama anak dan keluarga  untuk liburan malah akan untung dan ketagihan.
 
Udah, mau akhir tahun, yuk bersiap-siap merencanakan liburan.Traveloka dulu liburan kemudian. Dijamin liburan kamu ga bakal ribet meski bawa anak. Malah akan ketagihan.



14 comments

saya juga gitu dulu mba, pengen dapat suami orang pulau jawa supaya saya bisa jalan-jalan, nggak di jambi aja gitu. Alhamdulillah kesampaian. Kan enak ya kalau jalan - jalan sama suami, dibayari dan ada yang bantu angkat-angkat koper hihi.

Saya juga kalau nyari tiket dan hotel ya tinggal buka traveloka, lebih murah daripada beli di agen tiket.

Reply

Wah enah ya kalau dapat jodoh yang hobinya sama gini. Bisa lebih bahagia. Ini info trevelokanya cukup menginspirasi. terimakasih :)

Reply

Memang asik lho Mba jalan2 bareng pasangan. Suami saya juga tukang ngeluyur yang jauh2 nih...hehe tapi selalu sama saya :)

Reply

wah aku jadi rindu liburan sama anak2, sekarang ankku semua merantau luar kota dg kesibukan yang susah cari waktu bisa liburan bareng lagi

Reply

jadi pengen liburan make traveloka mba. beneran nggak ribet yaa

Reply

Sekarang kalau mau liburan memang lebih gampang, ya. Mau nyari hotel atau pesawat tinggal cek aplikasi. Apalagi kalau harganya murah kayak traveloka. Bisa pengen jalan-jalan terus deh

Reply

alhamdulillah, senang ya Mba bisa jalan-jalan sama suami dan anak-anak. Kapan waktu saya mau ke Jambi deh

Reply

iyah, emang doanya begitu dulu, hahaha

Reply

direncanakan aja Mba ke mana gitu ya, langsung ke tkp aja . anak dari tempat rantau saja, hehehe

Reply

cobaian aja Mba, aseli gak ribet loh

Reply

betul, dampak perkembangan internet marketing ya, jadi kita banyak merasakan kemudahan

Reply

Hobi melalar dan makan enggak? Xixixi semangat terus euy. Mantap jalan-jalan plus mudik emang keren

Reply

Waah aku juga doanya gitu ingin punya suami yang hobi jalan-jalan, tapi belum terkabul hehe..
Seru banget liburan bareng keluarganya Mbak :D

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.