Menu

Selasa, 12 September 2017

/

Dulu saya belajar ngeblog  ketika jadi utusan mewakili  Bengkulu untuk hadir pada sebuah acara pelatihan blog dan sosial media di tahun 2012 di Medan.

Udah lama juga ya....

Waktu itu blog belum ngehit kayak sekarang.  Harga domain dan hosting.  Beeaaah,  masih mahal banget dan penyedia layanan domain dan hosting masih sedikit.  Saya masih menggunakan blog gratisan belum mampu  untuk ganti domain blognya.

Waktu berlalu  tanpa terasa,  akhirnya blog saya sudah berdomain berbayar.
 

Saya menikmati asiknya punya dan nulis blog berdomain pribadi.  Lebih semangat.  untuk blog personal  sesuai dengan nama saya udah lumayan juga update tulisannya. Saya menulis banyak hal. ,   saya  berceloteh banyak hal seputar keseharian yang saya alami, mengenai pengalaman. Memang lebih mirip dengan blog curhatan, hehehe.

Blog saya belum dikhususkan untuk ikut lomba, lebih kepada sarana untuk mengasah dan melatilah 17 h kemapuan untuk tetap semangat menulis. Setetlah 17 buku antologi dan 4 buku solo saya terbit. Keinginan untuk terus menghasilkan karya dalam sebuah buku semakin meningkat. Apalagi kalo pas udah terima royaltinya, hehehe. Jadi tambah semangat.

Oleh karena itu saya butuh terus mood yang bagus untuk menulis dan butuh semangat yang tetap terjaga stabil untuk menulis. Makanya saya memilih menulis blog untuk menjaga semangat menulis tersebut, agar setiap hari tetap terjadi proses menulis. Walau hanya dalam bentuk curhatan. 

Meski ada juga sih beberapa kali saya menang artikel blog, namun saya masih anggap hal itu adalah sebuah keberuntungan. Sebab masih banyak ilmu mengenai blogging yang belum saya ketahui dan belum bisa saya terapkan di blog saya. Atau bisa jadi selera jurinya, pas sama saya

Nah, ternyata setelah dijalanin, bukan cuma menulis buku saja yang butuh mood dan semangat untuk tetap semangat menulis. Ternyata nulis blog juga butuh semangat dan motivasi yang juga gak kalah besar saat hendak menulis sebuah buku. Meskipun menulis blog hanya dengan modal tulisan sedikit, misalnya 500 kata dan satu foto pendukung. Artikel kita sudah bisa diposting atau dipublish dan di share ke mana-nama lewat akun sosial media. Sangat berbeda jauh dengan menulis buku yang butuh begitu banyak kata dan halaman untuk bisa diterbitkan dan dishare kemana-mana.

Nunggu terbitnya juga lama dan butuh penolakan ke berbagai penerbit. Apalagi kalo penulis pemula yang belum banyak pengalaman soal menerbitkan buku

Jadi Ternyata Nulis Blog yang singkat itu juga butuh mood…

La, iya dong, butuh banget mood dan ide-ide baru, supaya tulisan juga dibaca oleh orang lain dan tentu saja tampilannya menarik. Butuh belajar foto juga, belajar soal blogging. Cuma Cuma mampu menuliskan saja

Sama repotnya ya dengan Nulis Buku

Untuk sebagian orang gak repot sih, malah lebih mudah nulis blog daripada nulis buku tapi bagi orang lain ada juga yang bilang sama susahnya.

Apa yang harus dilakukan untuk tetap semangat menulis blog, terutama bagi pemula. Yang belum tau arah nulis blognya apa, dan belum icip duit dari blog. Pasti butuh motivasi ya.

Makanya saya lakukan beberapa hal ini untuk memompah semangat ngeblog di tengah terpaan kata MALAS dan BAD MOOD

Barangkali ada yang butuh pengalaman saya, yuk disimak 

Perbaiki Niat

Ini penting, tanyakan diri sendiri. Ngeblog itu buat apa. Lalu komitmen dan fokuslah terhadap tujuan dan niat tersebut. In sya Allah niat baik akan selalu ada penolong dan jalan keluarnya

Gabung Komunitas Blog

Saat ini banyak sekali grup atau komunitas blog baik secara online dan offline. Kita bisa memilih sesuai kebutuhan dan minat kita. Misalnya suka traveling, yuuk, gabung ke komunitas travel blogger, suka dandan atau biuti blogger, ya gabunglah ke komunitas Beauty Blogger dan banyak lagi.
Bersama Blogger dis ebuah acara di Yogjakarta
Dulu Baper banget liat blogger di luar sana, khususnya pulau Jawa. Yang tiap sebentar bikin kegiatan dan kumpul-kumpul. Jadi kepengen ikutan juga, tetapi otomastis berat di ongkos ya. Jadi saya termotivasi untuk mendirikan komunitas blogger juga, lalu saya mengajak teman-teman yang lainnya , hingga berdirilah Komunitas Blogger Bengkulu.

Dengan adanya komunitas blogger daerah bisa melakukan banyak kegiatan secara offline. Belajar tentang blogging juga menjadi lebih menarik. Penuh semangat sebab bertemu langsung dan tentunya juga seru, apalagi pas sesi foti-foto. Sesi berfoto bisa lebih lama dari sesi materinya loh, hahaha.
Acara #MiladPertamaBloggerBengkulu

Iya kan, pasti kalian pernah mengalami hal tersebut!

Gabung di grup online juga sangat efektif, misalnya gabung grup Whatapp. Kita bisa saling bernagi informasi mengenai ilmu blogging terkini, saling bertanya, berbagi info lomba, event sampai info soal job dan yang tak kalah seru adalah melakukan Blogwalking atau bewe.

Apa itu Blogwalking atau Bewe

Langkah selanjutnya untuk tetap semangat adalah dengan melakukan BLOGWALKING atau BEWE, berkunjung ke blog teman-teman, membaca dan melihat posting yang telah teman buat serta meninggalkan komentar atau jejak di blognya. Kadangkala saat melakukan bewe kita mendapatkan berbagai informasi dan ide tulisan. Jadi bewe sangat bagus untuk memupuk kreatifitas dan ide menulis. Jika sadang  malas menulis maka lakukanlah bewe ke blog teman-teman. Namun tetaplah bewe dengan baik ya, tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar dan berilaknlah komentar yang sesuai dengan isi postingan dan sopan santun.
Bobe saat ikut seminar nasional

Jika sudah Bewe tetapi masih juga malas nulis, coba ikuti LOMBA BLOG. Hadiah yang mengiurkan kadang menjadi motivasi yang ampuh untuk merontokkan kemalasan, mulailah ikuti lomba blog yang sekiranya kita kuasai bahannya dan kita mampu menuliskannya.

Ada begitu banyak lomba blog, bahkan ada web yang secara khusus isi postingannya adalah berbagai informasi lomba dan event. Kita tinggal pilih saja sesuai dengan selera dan kira-kira ingin hadiah apa. Kadang kala ikutan lomba adalah salah satu cara untuk belajar dan update berbagai informasi secara cepat.

Salah satu Lomba Blog Bulan September

One Day One Post

Coba buatlah jadwal untuk membuat postingan secara teratur, gak perlu panjang-panjang. Cukup dimulai seperti saat kita nulis status di sosial media Cuma dilegkapi beberapa foto penunjang. Sekitar 350 – 500 kata. Isinya juga awali dengan hal-hal yang dekat dengan kita, yang kita sukai dan yang bikin senang. Saat menulis tak perlu berpikir, banyak hal terutama mengenai pendapat orang menganai tulisan kita. Tapi cobalah focus terhadap penyelesaian tulisannya. 

Jika tidak bisa one day one post. Maka coba dengan menulis pada setiap misalnya tanggal genap, atau tanggal ganjil. Jika kita komitmen maka setiap bulan akan terkumpul sekitar 15 tulisan di blog kita.

Kaitkan dengan Sosial Media

Saat ini sosial media Instagram dan Twitter selalu yang dituju atau diminta turut serta saat member informasi mengenai blogger. Akun sosial media tersebut selalu diminta dan snagat berkaitan dengan blogger. Oleh karena itu jika rasa malas nulis blog dating coba ganti dengan nulis status di sosial media saja. Lalu nanti akan menjadi kebiasaan untuk menulis yang agak panjang, bukan cuma sekedar share  forto saja. Ada keterangan yang menyertai foto tersebut dengan caption yang menarik dan bikin penasaran.
Kelas Blogger tentang Sosial Media
Kalo masih juga belum keluar zona malasnya,coba akukan piknik atau travelling deh, siapa tahu sepulang dari jalan-jalan akan timbul semangat dan ada ide untuk menulis.

Terakhir, coba ganti dan rubah DOMAIN BLOG, dari yang gratisan menjadi yang berbayar.Biasanya jika sudah blog berbayar, karena ingat harus bayar domainnya mahal, jadi rugi kalo gak up date tulisannya. Sayang jika harus buang-buang uang dan tenaga buat daftar dan ngurusin domain blog. Yang udah pernah pasang domain , pasti awalnya sudah merasakan repotnya ya.  

Jika berbagai tips di atas gak juga menghapus rasa MALAS dan MOODY buat nulis blog. Maka udah deh HAPUS saja blognya, hahaha. Ngapain punya blog kalo gak ditulis.

Udah ya, segitu saja pengalaman saya mengatasi rasa malas nulis Blog…Semoga bermanfaat.



8 comments

makasih mbak, memang badmood dan malas kadang membuat adik malas update blog, kadang ada semangat. dan bacaan ini sangat membantu n memotivasi. untuk adik sendiri yang masih belajar. dan izin share ya mbak :D

Reply

Hehe.. iya mbak. Saya juga sering blogwalking digrup biar rame

Reply

Wah sangat menginspirasi kakak, semoga selanjutnya jadi semakin semangat menulis.

Reply

Aku termasuk tipe orang yang gampang bosan buat nulis apalagi udah sibuk di dunia nyata. Jadi biasanya aku nulis blog tengah malam dan sekitar jam 2 atau jam 3 pagi baru mulai tidur disebabkan harus upload postingan di sosmed, share di insta story dan whatsapp story. Untuk atur waktu nulis blog suka nggak tentu kadang seminggu 2 kali kadang seminggu sekali

Reply

Aku sedang menumbuhkan lagi semangat ngeblog nih, mbak. Kelamaan nggak nulis bisa bikin semangatku kendor lagi. Terimakasih suntikan semangatnya mbak Milda :)

Reply

Hapus saja blognya. Ngapain punya blog kalo ga ditulis.

Duh, serasa tertampar mbak. Harus diniatin banget buat tetap rajin posting di blog nih.

*harus rajin nulis di blog* *self reminder*

Reply

Mood sangat mempengaruhi saya untuk nulis. Kalau lagi bagus, hampir tiap hari bisa nulis. Tapi kalau lagi males, seminggu belum tentu kelar satu tulisan.
Kalau ingin semangat, ikut lomba juga jadi cara untuk membangkitkan keaktifan menulis. Beginilah hitam putih menjadi blogger. Hehehe

Reply

Makasih motivasinya mbak, saya kadang ada jg rasa malesnya, tapi ya itu tadi spt yg mbak Milda bilang kl ingat harus bayar domain ya harus nulis

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin

Diberdayakan oleh Blogger.