Menu

Jumat, 10 Juni 2016

/

Mildaini.com. Pengen bayi baru lahir kulitnya bersih dan lembut. Pasti mau ya. Kita aja yang sudah gak bayi lagi, hehehe. Kepengen punya kulit kayak bayi kok. Malah ada kan kosmetik yang menggunakan kata-kata kulit selembut bayi pada tagline produknya. Menjual banget.

Namun ada banyak bayi yang baru lahir ditemukan dalam kondisi berbagai jenis. Misalnya saja banyaknya lemak yang  menempel di bagian kepala dan lipatan kulit. Ada juga yang ditemukan banyak kulitnya yang terkelupas, seperti bersisik. Terus kulitnya kusam kayak orang tua. Pokoknya gak seperti bayangan kita soal kulit bayi deh, berbeda sekali.

Emang semua kondisi tersebut bisa dibersihkan. Tetapi butuh waktu yang agak lama juga. Belum lagi kasian bayinya karena mendapatkan perlakuan dan perawatan yang bisa membuat dia tidak nyaman. Misalnya , saat mandi yang menjadi lebih lama karena si ibu sibuk membersihkan kulit bayi. Atau setelah mandi, saat bersantai. Si ibu sibuk membersihkan bayinya, mengoles dengan berbagai salep atau minyak. 

Bahkan ada juga yang gemes akhirnya menarik paksa kulit bayi yang terkelupas sampai berdarah. Duh, seremnya ya. Jangan sampai kita melakukan hal tersebut ya . Kasian dedek bayinya.

Nah, berdasarkan pengalaman saya empat kali hamil dan merawat bayi baru lahir.  Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghindari hal tersebut. Tindakan itu dapat kita lakukan baik sebelum bayi lahir saat masih hamil dan setelah bayi lahir.

Saat ini saya ingin berbagi pengalaman saya supaya kulit bayi baru lahir bersih dan wangi sejak masa kehamilan. Ya, saat masa kehamilan. Dari kehamilan satu bulan hingga waktu melahirkan.

Selama masa kehamilan saya sangat rutin mengkonsumsi dua jenis bahan makanan ini. 


Minum Air Kelapa Muda

Kegiatan ini saya lakukan sejak memasuki kehamilan tujuh bulan dengan frekuensi jarang dan semakin mendekati masa melahirkan frekuensi makan dan minumnya semakin sering. Dari sepekan sekali, tiga hari, dua hari bahkan hingga setiap hari untuk makan nanas dan minum air kelapa muda. 


Minum air kelapa mudanya yang lebih bagus adalah air kelapa muda saja tanpa diberikan tambahan apa pun. Misalnya tambahan gula merah atau gula pasir. Saya lebih suka menyebutnya air kelapa muda murni. Kalo mau pesen di restoran cukup bilang begitu. Air kelapa muda murni. Ada restoran yang juga menyajikan langsung dengan batok kelapanya. Kita juga bisa mengeruk daging kelapanya. Saya juga doyan memakannya. Saya sangat menyukai melakukan kegiatan ini. Begitu juga dengan anak saya Nawra dan Athifah, mereka suka mengeruk kelapanya.

Tetapi sering juga beli air kelapa muda dapatnya benar-benar muda, hehehe. Daging kelapanya belum ada. Kalo dikeruk pake sendok, daging kelapanya mirip , maaf ingus. Makanya di Bengkulu, kelapa muda dengan kondisi begitu. Disebut juga air kelapa muda slemo, hihihi. 

Harga satu buah kelapa biasanya yang siap minum sepuluh ribu rupiah. Banyak dijual di sepanjang pantai Panjang dan Jakat di kota Bengkulu. Minumnya juga seru karena ada menu yang lain. bersama keluarga dan asiknya lagi sambil menikmati pemandangan dan suasana pantai. Jika waktu luang saya dan keluarga selama kehamilan ini melakukan hal tersebut. Sekalian refresing. 

Tapi kalo sedang sibuk, terpaksa beli kelapanya di pasar saja. Nanti diminum rame-rame di rumah. Harga satu butir kelapa biasanya saya beli lima ribu. Tetapi kadang dapat dengan tiga buah kelapa dengan harga sepuluh ribu.


Kelapa yang sering saya beli warnanya hijau muda, ukurannya juga sedang dan kondisi kulitnya mulus. Kalo bisa beli yang masih menyatu dengan tandan kelapanya. 

Makan Nanas
 
Selanjutnya makan buah nanas. Kalo buah nanas saya seringnya beli langsung yang masih pakai kulit. Soalnya lebih murah dan hemat juga. Satu buah nanas palingan harganya lima ribu sampai tujuh ribu perbuah. Sedangkan kalo beli di tukang rujak. Harga satu potongnya tiga ribu rupiah. Mahal ya, dan selisih harganya jauh. Emak-emak pasti langsung ingat konsep berhemat. Iya, meski kalo dikupas sendiri pasti repot, membuang mata nanasnya. Belum lagi jika cara dan lamanya merendam nanasnya yang salah di dalam air garam. Bisa membuat lidah gatal, huhuhu.


Oh, ya untuk mengurangi rasa gatal. Ketika sudah dikupas, rendam dulu potongan nanas yang sudah dicuci bersih ke dalam rendaman air garam. Setelah beberapa lama, lalu tiriskan dan baru dimakan.

Oh, ya nanas tidak boleh dimakan pada saat hamil muda. Bisa membuat janin keluar atau keguguran. Tetapi malah sebaliknya nanas bagus dimakan saat usia kehamilan sembilan bulan.

Alhamdulillah setiap hamil saya selalu makan nanas dan minum air kelapa muda secara rutin. Hal ini juga sudah menjadi anjuran dalam keluarga besar saya. Resep turunan dari orang tua dan leluhur kami. Meski sebagian orang tidak mempercayainya. Namun saya dan keluarga saya yang lainnya sangat percaya. Dua jenis makanan tersebut bisa membuat kulit bayi baru lahir bersih dan wangi.

Hal ini terbukti bukan saja terhadap anak-anak saya. Akan tetapi pada semua anak kakak, sepupu atau keponakan kami. Saat melahirkan kondisi bayi saya kulit bayinya sangat bersih dan wangi.

Demikian cerita pengalaman saya untuk membuat kulit bayi baru lahir supaya bersih dan wangi. Pengalaman ini, sengaja saya tuliskan agar anak-anak saya tahu dan teman-teman saya juga bisa mencoba melakukannya saat hamil.

Semoga teman-teman semua mendapatkan informasi dan inspirasi dari pengalaman saya tersebut ya.

Tetap semangat ya, sehat dan ikhlas menjalani kehamilannya
Salam 



6 comments

Duh dedeknya bikin gemes :-*
bisa dipraktekan nih kalau udah berumah tangga besok :D

Reply

Makasi ya kak share nya :)

Reply

Oh..nanas boleh ya mb. Klo aku air klpa muda. Bener kok. 2 anakku kulitnya bersih2☺

Reply

iya, jangan lupa ini dipraktekin ya

Reply

iya, kalo keluargaku menyarankan, makan nanas saat hamil tua sih mba

Reply

iya, sama2 , semangat ya bumil

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin