Menu

Selasa, 05 April 2016

/




          Suatu pagi, saudara saya datang ke rumah membawa satu kantong buah rimbang. Masih dalam kondisi baik dan segar. Enak sekali jika diolah menjadi masakan yang pas. Saya udah kebayang sepiring gulai tauco, hmmm.
          Tetapi melihat jumbah rimbang yang banyak, membuat saya justru kebingungan. Mau dimasak apa ya. Soalnya, kalo masak , gak sebanyak ini. Rimbang cuma buat campuran gulai saja. Bukan bahan yang utama. Ini bisa diolah atau dimasak beberapa kali yak.
          Buah rimbang yang memiliki rasa pahit ini membuat anak-anak saya tidak begitu menyukainya. Paling yang makan cuma orang dewasa saja, hihihi. Sering saya akali dengan masak tauco, eh rimbangnya gak pernah disentuh ama anak-anak. 
Kalo dilihat dari bentuknya , buah rimbang  masuk dalam suku terong-terongan. Mempunyai buah  yang biasanya dimanfaatkan untuk bumbu masakan dan sayur. Di dunia, buah ini dikenal dengan nama turkey berry atau mini eggplant. Keren ya nama rimbang. 
Rimbang adalah sejenis tanaman semak kecil yang tingginya bisa sampai 5 meter. Akan tetapi kebanyakan kurang dari 2 meter. Semua bagian dari tanaman rimbang berduri, kecuali buahnya saja yang berbulu. Bentuk daun bulat telur dengan pangkal mirip jantung pisang dan ada juga yang berujung bulat (tumpul).
Panjang daunnya 7-20 cm dengan lebar antara 4-18 cm.  Bunga rimbang memiliki jumlah yang banyak dengan bentuk seperti bintang dengan warna putih dan sedikit kuning di bagian tengahnya. Ukuran buah kecil dan jumlahnya banyak (bergerombol). 
Tanaman ini bisa tumbuh liar di hutan, dataran rendah, sampai dengan dataran tinggi dengan ketinggian 1600 meter di atas permukaan air laut. Sangat cocok tumbuh di Indonesia. Untuk penanaman tumbuhan rimbang ini lebih baik dilakukan saat musim kemarau akan tetapi  dapat tumbuh juga apabila ditanam ketika penghujan.
Akan tetapi khasiat yang tekandung dalam buah rimbang akan berkurang jika buah dicampur dalam masakan dibandingan dengan langsung dimakan mentah. 
Sewaktu saya posting gambar rimbang di fesbuk, teman saya yang orang Tapanuli, mengatakan rimbang bermanfaat untuk tambahan sayur pucuk ubi tumbuk, sedangkan dalam masakan sunda sering diperlakukan atau disamakan dengan leunca, dijadikan lalap atau sayuran. 
Namun sebagain teman saya banyak yang bercerita tentang testimoni mereka, makan rimbang untuk pengobatan mata minus. Sebagian besar berhasil. Oleh karena itu, orang Bengkulu bagian selatan menyebut rimbang ini dengan sebutan buah ‘Therang’ artinya ya terang, bisa mmebuat mata menajdi terang .
Manfaat buah rimbang untuk mata sudah dikenal orang, namun tahukah anda ada beberapa nama lainnya. Buah rimbang ternyata tak hanya mempunyai satu nama saja, melainkan ada banyak. Diantaranya, terong teter, terong pipit, terong belut, cokowana, ribbang (batak toba), takokak (sunda), cepokak atau pokak (jawa).
Manfaat Rimbang
  1. Sebagai campuran dalam berbagai masakan seperti yang telah disebutkan di atas;
  2. Pengganti pembungkus tembakau rokok;
  3. Dipakai pada pengobatan alternatif karena kandungan vitamin A dan C yang tinggi;
  4. Harga tergolong murah dan terjangkau.
  5.  
Khasiat Rimbang bagi Kesehatan
1.   Untuk mengobati mata rabun dan minus. Hal ini karena rimbang banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata. Cara makannya lebih baik dalam keadaan mentah. Makan saja secara rutin sekitar 3 – 4 buah. Menurut pengalaman teman saya yang matanya minus. Dengan mengkonsumsi rutin buah rimbang setiap hari, mata minusnya sudah berkurang jauh. Bahkan sekarang dia tak perlu lagi memakai kacamata.
2.   Mengatasi rasa bengkak akibat benturan atau pukulan suatu benda
3.   Mengobati pinggang yang kaku
4.   Mengatasi sakit lambung
5.   Mengobati jantung yang berdebar-debar
6.   Mengobatai gangguang menstruasi. Misalnya haid tidak teratur
7.   Menambah nafsu makan
8.   Menghilangkan batuk
9.   Memperancar peredaran darah dan mencairkan darah yang beku
10.       Kaya akan zat antioksidan. Buah rimbang juga banyak mengandung vitamin C
Buah rimbang memiliki kembaran, yaitu leuca. Buah rimbang memang memiliki bentuk bulat kecil layaknya leunca. Tetapi keduanya tetap berbeda, terutama pada bulu-bulu rimbang yang tidak terdapat di buah leunca.
Tetapi keduanya sangat berbeda. Saat dimasak buah leuca akan menjadi warna ungu kehitaman dengan biji yang banyak di dalamnya dan kulitnya tampak mengkilap. Sangat berbeda dengan rimbang.

Nah, kalo di daerahmu buah ini disebut apa dan enaknya diolah menjadi apa? bagi-bagi informasinya ya .

29 comments

Bentuknya kaya Leunca ya Mba Milda. Beda apa sama ya, ga tau aku jadinya hehe.

Reply

kalo melihat fotonya, sepertinya ini baru pertama kali saya melihat buah rimbang ini Mbak Milda..

Reply

baru dengar tentang tanaman ini, makasih infonya ya mba

Reply

Wah bermanfaat nih mbak untuk mata saya yang agak agak rabun dikit gitu karena kelamaan ngeblog, ahi hi hi.

Reply

makasih infonya Mbak.. di sini ada banyak tanaman itu. tapi saya belum pernah makan heheh

Reply

mereka seperti kembar, tapi beda jauuuuuuuuh

Reply

hehehe, enak kok mba kalo udah diolah

Reply

iya mba, sudah terbukti kalo buat mata

Reply

cobain aja, rutin makannya setiap hari...biar ngeblognya makin okey

Reply

hehehe, nah skrg udah tahu kan,, bagus buat mata loh. cobain deh

Reply

Aku tau buah ini pertama kali dari Naqiyyah syam di blognya. Ternyata selama ini aku nyebut ini leunca..biasa dipake buat bikin sambal oncom sunda

Reply

Hmmm... sepertinya baru sekarang saya denger dan tahu buah rimbang.Di setiap daerah ada buah ini gak, ya?

Reply

mirip buah apa itu ya yang gatel kalo dimakan, kolang kaling klao g salah

Reply

Kok ane ngerasa asing sama buah rimbang ya mbak ?? :-/
huhuhu...

Reply

Klo di Sleman srg lihat buah tsb tp gak tahu namanya apa. Tp klo dilamongan, Sy belum pernah lht buah rimbang ini

Reply

wah, beda Mba ama leunca...ini bagus buat mata, hehehe

Reply

untuk darah Tropis Indonesia sebagian besar ada, cuma namanya aja beda2

Reply

hahaha, bkan dong..kolang-kaling pohonnya besar, kalo ini sejenis pohon terung

Reply

ah, dirimu...padahal suka jalan kan..ke hutan biasanya ada loh

Reply

in sya Allah di lamongan juga ada kok Mba :)

Reply

Nah, aku pikir juga leunca hehe

Reply

Wah saya baru tahu ternyata rimbang banyak manfaatnya, rimbang itu bukanya lenca ya mbak ?

Reply

beda dong, emang orang banyak salah sih

Reply

Mb..aku baru sekali liat. Kenapa di Jogja nggak ada tanaman rimbang...? Atau aku yang kuper. Bener. Klo buah ceplukan...aku tau mb. Tapi dia manis. Biasa tumbuh di sawah gitu..

Reply

ada kayaknya Mba, mungkin jarang terlihat aja

buah ceplukan, apaan itu mba

Reply

Itu cepokak kalo gak salah tapi cepokak bahasa apa ya? Sunda kayaknya

Reply

Aku baru tahu ada buah ini. Penasaran juga pengen nyoba rasanya

Reply

rasanya kayak terung mba, cuma ini kecil

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin