Menu

Sabtu, 09 April 2016

/




          Rumah saya tak begitu jauh dari bibir pantai. Ya hanya berjarak sekitar kurang lebih setengah kilo. Jarak yang lumayan dekat itu membuat saya dan keluarga tidak kesulitan untuk mendapatkan berbagai sumber makanan dari laut. Dalam kondisi segar.

          Nelayan pulang dari pantai mendaratkan pukeknya sekitar jam sepuluh hingga jam dua belas siang. Tangkapan laut yang mereka bawak beragam dan pastinya segar. 

          Hari ini saya berniat untuk masak kepiting. Iya, Nawra dan Athifah sangat suka makan kepiting. Bahkan mereka sangat lihai mengigit dan mencari daging kepiting di sela-sela capitnya.

          Biasanya kepiting saya buat pindang saja dengan agak banyak kuahnya. Sehingga mereka bisa juga mneghirup kuahnya, hehehe. Atau saya goreng bumbu.  Di goreng hingga kering sehingga makan kepiting seperti makan kerupuk, tetapi kepitingnya yang kecil ya. 


          Namun kali ini saya ingin menambahkan sayuran ke dalam olahan kepiting. Jadi saya berencana membuat sup sayuran  kepiting. Biar sekalian nanti anak-anak juga bisa makan sayurnya.

          Kalo masak kepiting, saya dan suami sering kali tak kebagian kepitingnya. Paling kuahnya saja. Oleh karena itu kali ini saya akan menambah menu dengan membuat goreng tempe yang gurih.

          Anak-anak saya belum terlalu berani makan yang pedas, tetapi kadang mereka mau juga coba mencoba makan sambel. Saya akan membuat sambalnya juga. Biar ada pedas-pedasnya. Mudah saja sambal goreng atau saya tumis  saja sebentar. 

          Di pantai kebetulan  tadi ketika saya membeli kepiting, si penjual menambahkan capit kepitingnya saja. Katanya ada yang membeli kepiting tetapi dia hanya ingin badan kepitingnya saja, sedangkan capitnya dia minta ditinggalkan saja. Ah, dia tidak tahu kalo di capit kepiting ini banyak tersimpan daging kepiting yang lezat


          Tak perlu dibilangin dua kali, saya langsung mengambil capit kepiting yang ditawarkan oleh penjualnya. Untung ni, anak-anak juga suka makannya.

          Oke ya, sekarang saya sudah masak. Ini hasilnya

Yang pertama, saya rebus dulu kepitingnya dengan bumbu-bumbu alami.  Saya tadi membeli bumbu sop yang paketan, yang masih kasar, saya masukan bumbu tersebut satu bungkus. Setelah terlihat warna berubah. Kepiting kalo dimasak warna kulitnya menjadi oren yang cantik. Setelah matang, saya tambahkan sayuran berupa wortel, kentang, buncis , brokoli dan kol. 

Setelah itu saya iris tipis tempe, dan diberi garam lalu digoreng dengan kering.

Sisa minyak menggoreng tempe tadi saya kurangi sedikit lalu saya gunakan untuk menumis cabe giling dengan menambahkan bawang dan tomat. Kalo sedang ada terasi, saya juga sering menambahkan terasi.  Ditumis sebentar saja, jangan sampai mutunga ya. Nanti rasanya pahit.
 
Nah, mudah dan praktis kan masak sup kepiting. Cobain deh di rumah, dijamin anak-anak dan suami doyan. Sup kepiting ini makin enak dimakan dalam kondisi cuaca yang dingin. Bisa memberikan kehangatan di tubuh dan pastinya di keluarga kita. 
Selesai ya, mudah kan masak yang sehat di rumah. Sebentar saja sudah jadi.

6 comments

Seumur-umur baru sekali makan kepiting,..
waktu itu kayaknya dagingnya sedikit banget, jadi enggak bisa menikmatinya secara puas. Hehehe

Reply

Weeh bikin ngiler mba. Saya sampai sekarang ga bisa masak kepiting.

Reply

hahaha, emang rada susah makan daging kepiting. harus sering diulang2

Reply

wah, sayang benar Mba, mudah kok

Reply

saya baru sekali makan kepiting mba..itupun beli. Susah makannya..harus telaten ya. apalagi kalau di suruh masak...dijamin ..kurang yummy pastinya hehe..

Reply

iya mba, harus sering latihan, hehehe

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin