Menu

Minggu, 20 Maret 2016

/


  


        Sudah sepekan Nawra putri pertama saya (9 tahun) baru saja memasuki masa pemulihan karena sakit Thypus. Kondisinya sekarang sudah lumayan membaik. Demamnya sudah pergi dan nafsu makannya sudah datang kembali. Alhamdulillah.

          Obat dari dokter sudah habis dia minum, ada tiga jenis obat yang dia minum. Satu obat dimakan sebelum makan , ini supaya gak muntah. Satu obat dimakan tiga kali sehari setelah makan dan satu jenis obat lagi empat kali sehari setelah makan.

          Untuk urusan minum obat Nawra, alhamdulillah tidak begitu susah. Bahkan pada hari Jumat, dia kepengen sekolah sedangkan masih minum obat. Dia mau membawa obatnya ke sekolah dan tetap meminum obatnya dengan disiplin.

          Waktu itu, saya sudah memberitahu guru di sekolahnya, bahwa Nawra sakit dan tak bisa masuk sekolah. Nah, di hari kamis karena sudah empat hari sekolah Ustadnya menelpon, bahwa besok rencana mau kunjungan ke rumah membezuk Nawra.

          Mendengar kabar tersebut, Nawra ogah dikunjungi ama guru dan teman-temannya. Makanya di hari jumat dia maksa buat sekolah. Meski di hari sabtu dia kembali libur karena pelajaran di hari itu tidak terlalu efektif, paling hanya eskul saja. Jadi Nawra bisa kembali istirahat dua hari. Di hari senin, dia sudah sekolah seperti biasa.

          Satu hal yang saya salut kepada Nawra, selama sakit. Apa saja. Nafsu dan keinginan makan tetap sama, malah suka minta dibelikan makan ini dan itu. Jadi seolah perbaikan gizi, hehehe.

          Waktu tes darah, memang positif dinyatakan Nawra sakit Thypus, jadi harus minum obat, banyak istirahat dan mengurangi jajan di luar. Dia diminta untuk tidak makan makanan yang pedas, berbumbu merangsang seperti penyedap dan pengawet, makanan asam dan makanan olahan lainnya. Seperti Nugget, Sosis dan teman-temannya. 

          Lalu saya mulai memasak sendiri makanan tersebut, apalagi makanannya juga tak begitu susah untuk diolah sendiri. Nawra juga sangat menyukainya. 

          Saban hari selama sepekan ini, memang saya bertanya kepadanya mau makan atau dimasakan makanan apa.

          Inilah beberapa menu masakan yang saya bikin untuk Nawra selama dia mengalami masa pengobatan di rumah. Alhamdulillah setiap menu ini dilahap penuh semangat oleh Nawra. 

          Pertama, Bubur Ayam
          Di hari pertama sakitnya, saya memberikan dia bubur ayam. Porsinya juga setengah saja. Ada ayam dan telur membuat Nawra kembali mendapatkan energinya. Tetapi bubur ayam ini hanya mau di makan Nawra dua kali, pagi dan siang. Sorenya dia minta makan nasi putih saja, gak kayak bubur dan gulai yang gak pedas. 


Kedua, Pindang  atau Sop Ayam
          Lalu, saya membuat pindang Ayam. Ayamnya sengaja saya bagi dua. Mau saya masak pindang dan sop saja. Masak pindang kan mudah ya, bumbunya semua diiris saja. Karena ayam sudah mengeluarkan minyak. Setiap masak pindang atau sop saya tak pernah menumis bumbunya. Oh, ya di dalam pindang saya tambahkan beberapa potong irisan kentang sedangkan di dalam sop saya tambahkan beberapa sayuran seperti kol, buncis, wortel, kacang arcis, brokoli dalam jumlah sedikit. Tetapi harus ada.


Ketiga, Opor Tahu dan Telur Ayam
          Saya memasak opor tahu dan telur. Di dalam gulai opornya saya masukan beberapa potongan buncis, hal ini supaya Nawra tetap makan sayur. Telurnya saya rebus lalu digoreng dulu baru dimasukan dalam kuah opor. Untuk tahu sengaja saya membeli tahu goreng, jadi gak perlu menggoreng kembali.


Keempat, Sop Daging atau Tulang Sapi
          Nawra sangat suka makanan yang ada kuahnya. Saya membuatkan dia sop daging dan tulang sapi, di dalam sopnya saya masukan juga sayuran segar. Seperti brokoli, buncis, kol, wortel dll. Daging dan tulangnya sengaja saya rebus lama supaya empuk dan sumsum tulangnya keluar. Waktu Nawra menghirup kuahnya, dia akan mendapatkan asupan kalsium juga yang baik buat tulangnya. Sengaja saya buat kuahnya agak banyak.... sekalian juga karena harga daging dan tulang mahal ya, hehehe. 


Kelima, Opor Ayam dan Kentang
          Wah, kalo opor Ayam selalu laris nih, bukan cuma Nawra yang sakit. Semua pasti doyan makan opor Ayam. Kali ini saya masak opor Ayam dicampur dengan kentang. Kentangnya setelah dikupas, dicuci bersih lalu saya goreng sebentar. Santan yang digunakan juga gak terlalu kental dan semua bumbu tak perlu ditumis lagi karena ayam dan santan sudah mengeluarkan minyak.

Keenam, Semur Ayam dan Tahu
          Memang Nawra paling doyan makan Ayam, sehingga menunya banyak yang menggunakan Ayam. Tetapi sebisanya saya juga selalu menambahkan jenis makanan yang lain. Kali ini saya masak semur atau gulai kecap Ayam dan Tahu. Lamanya memasak dengan api kecil , membuat bumbu dan rasa kecap menempel makyus di ayam dan tahu. Nawra jadi ketagihan, dia makan tanpa nasi berulang kali. 

Ketujuh, Sop atau Pindang Kepiting
          Ini bagian yang paling seru saat makan. Yap, makan kepiting. Makan kepiting itu seru kan, bagaimana cara makannya, mencari sela letak dagingnya. Belum lagi setiap makan kepiting sampahnya pasti banyak. Ya dari capit, cangkangnya yang tak bisa digigit dan dikuyah. Kuahnya yang gurih dan banyak, membuat Nawra seolah minum kuahnya. 

Kedelapan, Sop Telur Mata Sapi dan Kacang Panjang
          Ini menu yang sangat praktis namun lebih sehat daripada makan mie instan. Yap, sop telur mata sapi dan kacang panjang. Saya membuat telur mata sapi lalu memasukannya ke dalam kuah yang sudah saya beri bumbu. Selain itu saya masukan beberapa potong kacang panjang. Untuk mendapatkan aroma agak pedas, bisa juga ditambahkan dengan irisan cabe merah. Tetapi kali ini saya tidak menggunakan cabe. Nawra juga sangat doyan.

          Nah, itu dia tadi Mommi cantik, beberapa resep yang saya buat untuk Nawra selama dia sakit Thypus. Alhamdulillah semua makanan tersebut dia makan dengan lahap bahkan ‘menambuh’ saking enaknya.

          Memang yang paling sehat dan enak itu , makanan yang diolah dan dimasak di dapur sendiri ya. Lebih sehat dan terjamin serta lebih hemat. 

          Mohon doanya ya, supaya Nawra sehat dan sakitnya gak berulang kembali. Bisa beraktivitas seperti sedia kala. Aamiin.
18 comments

wow, kepitingnya menggugah selera :)

Reply

Waahhh kok enak2 mbakk.. pas aku kena tipes dari RS dapet makanan yg hambar2 hiksss

Reply

hemmm jadi ngiler nih siaang2 lihat suguhan berkuah lezat. Smeoga kaka Nawra kembali sehat dan enerjik beraktifitas ya, berkat masakan umi yang lezat, sehat dan penuh ketulusan cinta.

Reply

Nawra, semoga segera pulih ya sayaang.. Btw saya dan sepupu juga langganan tipus mba, makasih bgt sharingnya yaa. Ntar saya blg ke mamahnya ttg tips ini :')

Reply

Masakannya buat perut keroncongan mbak :))
Dari beberapa menu makanan buat Nawra, ada yang belum pernah saya buat, seperti opor tahu + buncis. Mau coba buat ah.. he..he.. makasih udah kasih ide ya mbak :)

Reply

iya mb, di sini mudah dan murah , maklum dekat pantai

Reply

harusnya orang sakit dikasih makan yang enak2 ya mb, hehehe

Reply

hahahha, maaf mb

ma kasih ya doanya

Reply

aamiin, ma kasih doanya mb

hayuuk dicoba mba

Reply

hehehe

hayuuk mb dibuat mudah kok

Reply

ini mah juga buat orang sehattt..pasti lahap..abis enak semua.. bukannya kalo tipes harus makanan lembut-2 dan ga boleh pedas...

Reply

Telur mata sapinya bisa juga dibuat di sup/gulai pindang

Reply

Aduh mampir di sini bikin perut protes, makanannya enak semua :)

Reply

betol Mba Ade, telur mah, makanan serba bisa ya

Reply

hahaha, maaf ya Mba sudah membuatmu lapar

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin