Menu

Kamis, 31 Maret 2016

/


           10 Langkah Cerdas Belanja Online Asik dengan Aplikasi MyCOD JNE     
        

          Akhir bulan Februari 2016 yang lalu, JNE salah satu ekspedisi kesayangan para penjual dan pembeli online seperti saya meluncurkan 7 program unggulannya.
  Ketujuh program atau produk layanan tersebut adalah Aplikasi MyJNE; JNE-PopBox; @box prepaid; Promo JNE Super Speed; JNE International Shipment; Layanan CD Music dan JNE Trucking. Seluruhnya merupakan perwujudan dari rencana pengembangan bisnis perusahaan yang fokus pada pengembangan di bidang Information Technology (IT) dan infrastruktur. 

Acara Peluncuran 7 Program JNE. Sumber Web JNE

       Salah satu program unggulan tersebut adalah aplikasi MyJNE yang menyediakan fitur layanan Tarif, Cek Status Pengiriman, MyCOD dan MyCOD Wallet.
          Untuk cek tarif dan status pengiriman udah biasa ya kita  gunakan. Sering malah. Tetapi untuk MyCOD dan MyCOD wallet, pasti belum banyak yang tahu. Apa an sih itu.
          Baiklah, mari kita cari tahu. Setelah membaca, mempelajari dan memahami aplikasi tersebut saya mulai paham dengan apa yang dimaksud oleh JNE tersebut dengan program MyCOD itu.
          Ya, sebagai seorang pedagang pakaian. Alhamdulillah sejak dulu sebenarnya saya sudah menggunakan layanan tersebut. Hanya saja tidak dengan istilah begitu. Bisa saja saya sebut dengan cara konvensional.
          Lebih mudahnya saya jelaskan begini ya. Untuk pasokan pakaian di toko saya kebanyakan berasal dari pulau Jawa. Terutama Jakarta dan sekitarnya. Hampir setiap bulan saya dihubungi oleh para produsen pakaian. Mereka menawarkan pakaian model terbaru untuk saya beli dan pasarkan di Bengkulu.
          Sebelumnya kami memang saling berkenalan, ya via sosial media atau saling telponan. Mencari tahu satu sama lainnya. Bahkan untuk hubungan yang sudah lama kami juga bisa saling bersilaturahim langsung. Kopdar begitulah, kira-kira.
          Pada proses itu, biasanya saya dikirimin barang contoh dulu. Setelah melihat barangnya dan setuju mau order, saya kemudian dikirimin barangnya. Uangnya bisa saya bayar diawal pemesanan atau setelah barang datang. Sering juga saya memberikan down payment atau uang muka dulu dan pelunasannya nanti karena belum tahu total belanja dan ongkos kirimnya berapa. Sehingga pelunasan atau pembayaran sering juga baru saya lakukan setelah terima barang.
Jadi saya baru mengirimkan uang kepada penjualnya. Setelah barang datang. Dalam proses itu komunikasi antara saya dan penjual harus terjalin intensif.
Rekam Orderan Belanja Saya Dengan Cara COD Konvensional

Jika barang sudah saya order, penjual mengirimkan saya barang dan total pembayarannya. Termasuk info resi dan ekspedisinya. Sedangkan saya belum mengirimkan uang. Itu seringkali saya lakukan. Dan hal ini berlangsung lama, ya bisnis kepercayaan.
Untungnya antara saya dan penjual memang murni ingin bekerjasama dan berbisnis. Tidak ada unsur atau modus ingin menipu. Jadi ya hubungan saya baik-baik saja. Bahkan sampai sekarang. Untuk barang repeat order, hampir tiap pekan dia kirimkan dan saya selalu membayar setelah barang datang.
Akan tetapi jika ketemu pedagang yang nakal dan tidak bertanggungjawab, hal ini tentu saja akan membuat transaksi belanja tidak aman apalagi nyaman. Jauh bangetlah dari apa yang diharapkan yang ada malah pusing dan hubungan bisnis menjadi buruk. Bahkan bisa saja ujung-ujungnya berurusan dengan pihak berwajib, akibat masalah tipu menipu. Sudah banyak kan kejadian jualan konvesional atau online yang berbau tipu menipu dengan berbagai modus. Saya pun pernah mengalaminya.
Nah, proses jual beli atau transaksi yang saya lakukan tersebut sekarang juga sudah disediakan oleh JNE. Ya, tentunya dengan istilah dan layanan serta jaminan keamanan yang lebih baik. JNE merumuskan hal tersebut dan menuangkannya dalam sebuah aplikasi mudah yang diberi nama MyJNE , yang di dalamnya juga tersedia layanan seperti cerita saya di atas yang disebut MyCOD JNE. 

Secara sederhana aplikasi MyCOD JNE ini mirip dengan transaksi yang saya lakukan tersebut. Hanya saja lebih aman, nyaman dan terkendali dengan jelas. Salah satunya ada jaminan keamanan bahwa uang tidak jatuh ke tangan penjual nakal atau sebaliknya pembeli tidak menerima barang yang dia pesan.
Termasuk keuntungan bagi  si penjual salah satunya tak lama menunggu uangnya kembali. Dan uangnya aman tersimpan, kapan pun bisa diambil atau dicairkan.
Kemudian kemudahan layanan yang diberikan MyCOD JNE tersebut bisa melayani penjual personal atau pembeli personal. Asalkan punya akun yang sama di MyCOD JNE. Berbeda dengan yang saya lakukan sebelumnya. Hanya tingkat produsen dan penjual besar yang sudah mempunyai toko atau menjual dalam jumlah banyak. Tidak melayani pembelian personal.
Aplikasi Itu adalah fitur My COD yang memungkinkan para individual seller menghubungkan data pesanan toko online dengan sistem JNE. Menggunakan JNE sebagai mediasi pembayaran.Untuk My COD atau cash on digital, menurut Menurut Mohamad Feriadi, Presiden Direktur JNE mengatakan ini adalah fitur utama yang diunggulkan dalam aplikasi My JNE. “Berbeda dengan istilah COD pada umumnya, fitur ini memungkinkan pengguna memiliki rekening virtual untuk bertransaksi,”
Kira-kira sudah paham apa belum ya, kalo belum . Baik akan saya jelaskan secara mendetil deh, tentang aplikasi MyCOD JNE ini, kita akan lakukan pertahap ya, supaya jelas dan berasa manfaatnya. Dan tak ragu untuk menggunakannya.
Langkah awal untuk menggunakan aplikasi ini kita harus mendonlot dulu aplikasinya. Silakan buka playstore dan cari aplikasi MyJNE. Lalu kita instal. Atau klik saja di bawah ini.

 Klik Aplikasi MyJNE

Setelah itu kita  buka fitur tentang MyCOD JNE. Fitur itu ada di halaman depan, letaknya di bagian bawah pada saat pencarian tarif. Fiturnya berbaris di sebelah tulisan Home, Nearby, My COD dan MyCOD Wallet. Klik aja tombol MyCOD, maka akan muncul gambar ini



Setelah tampil gambar seperti itu , kita lakukan sign up. Artinya kita mendaftar untuk membuka akun di MyCOD JNE. Baca dengan seksama dan isi semua data yang diminta dengan teliti dan benar. Sehingga prosesnya nanti akan lancar

Setelah kita mengisi data seperti ini, ada permintaan nama, alamat email, no hape dan passwod. Kita isi saja dengan benar. Lalu nanti kita ikuti semua tahapannya dengan baik ya dan lakukan semuanya sesuai perintahnya.

Oke sekarang sudah terdaftar ya di akun MyCOD JNE. Kita bisa bertransaksi kapan saja dan dimana saja dengan mudah.
Eiit, mendaftar sudah, lalu bagaimana cara bertransaksinya. 

Oke deh, saya jelaskan ya . Agar bisa langsung dicoba.
Sebelum melakukan transaksi, kita harus menghubungi dan mengecek seluk beluk Online Shop yang akan kita beli barangnya . Ya, berkenalan dulu dan memastikan bahwa OlShop tersebut memang betul mempunyai akun yang sama di MyCOD JNE.
Lalu kita juga memang mempunyai tabungan virtual atau deposit di akun MyCOD JNE . Ya. Saldonya masih ada, jadi bisa transaksi.
Setelah semua itu oke, baru kita bisa bertransaksi. Layanan MyCOD ini sederhananya istilah kata, bahwa kita  mempunyai deposit atau tabungan virtual di JNE. Nanti kalo ada transaksi atau kita mau membeli barang maka pihak JNE yang akan membantu mulai dari pembayaran  kepihak penjual, pengiriman barang sampai barang tersebut  tiba di tangan kita. Deposit atau tabungan  kita akan terpotong dengan sendirinya. Kita tak perlu repot berkomunikasi atau ‘ngeping ‘ penjualnya secara langsung. Asik kan!

Begini ya cara kerja aplikasi MyCOD JNE ini. 

Pertama , ketika kita akan membeli barang pada suatu Olshop . pastinya kita akan mempelajari detil informasi dan seluk-beluk barang yang akan kita beli. Setelah cukup jelas, barulah kita putuskan akan membeli apa saja.
Dalam hal ini tentu saja penjual sudah memberikan informasi yang lengkap seputar barang jualannya. Seperti, bahan, ukuran, warna, termasuk berat barang dan lain sebagainya. Jadi semua infromsinya lengkap dan tak perlu ada tanya jawab lagi.

Kedua, saat akan memulai transaksi kita lakukan dengan meng’klik’ tombol merah yang ada di aplikasi. Kita tinggal memasukan data. Kita masukan informasi barang yang akan dibeli tersebut dikolom yang sudah disediakan oleh MyCOD JNe. Meliputi nama pembeli, nomer kontak (hp), nama barang  yang ingin di beli. Pada saat memasukan nama barang akan muncul juga harganya , kita tinggal klik saja. Setelah itu nanti akan muncul sub total belanjaan kita. Terakhir akan muncul total secara keseluruhan belanjaan kita yang sudah ditambahkan dengan biaya ongkir dan biaya lainnya jika ada. Termasuk jika ada potongan harga atau diskon.

Ketiga,  MyCOD JNE akan memproses belanjaan kita tersebut secara otomatis. Lalu menyiapkan invoice kepada pembeli. Pembeli bisa juga menerima invoice ini dalam bentuk sms atau email.

Keempat,  MyCOD akan melakukan pembayaran. Akan terjadi proses verifikasi pembayaran. Jika verifikasi sukses maka MyCOD akan mengirimkan invoice kepada penjual untuk mengirimkan barang. Invoice yang dikirim MyCOD kepada penjual dapat juga diterima atau diakses oleh penjual melalui email atau sms.

Kelima, Setelah menerima invoice dari MyCOD JNE. Maka penjual menyiapkan barang orderan tersebut dan mengirimkan barang tersebut kepada pembeli melalui MyCOD JNE. 

Keenam, setelah itu pihak MyCOD JNE akan mengirimkan resi kepada pembeli dan penjual. Ya, seperti layaknya pengiriman biasa. Penjual dan pembeli dapat juga mengecek status no resi tersebut di layanan MyJNE di fitur Shipment. Di sana akan diketahui barang sudah sampai dimana dan akan diterima pembeli kapan.

Ketujuh, Selanjutnya pihak MyCOD JNE akan mengirimkan barang pesanan pembeli ke alamat yang tertera di invoice tersebut sesuai dengan nomer resi yang juga sudah diberikan kepada pembeli dan penjual.

Kedelapan, pembeli menerima barang pesanannya melalui MyCOD JNE

Kesembilan, pihak JNE akan mentransfer atau membayar sejumlah uang kepada penjual sesuai dengan harga barang yang dibeli. 

Kesepuluh,  penjual menrima informasi pembayaran dan  bisa mencairkan uang tersebut kapan saja. Dengan mudah , aman dan nyaman.

Dan transaksipun selesai, bagaimana mudah kan cara menggunakannya. untuk mengecek berapa saldo kita, bisa di klik aja MyCOD Wallet ya sehingga dapat diketahui dengan cepat.
Menggunakan layanan MyCOD JNE ini baik pembeli dan penjual akan sama-sama merasa senang, tanpa ada rasa kuatir apalagi ketakutan akan penipuan.
Dengan adanya layanan MyCOD JNE ini, pembeli dan penjual akan sama-sama merasa diuntungkan. Tidak takut uang masuk di Olshop nakal. Atau barang tidak dikirim meski uang sudah dibayar. Karena dalam hal ini pihak MyCOD JNE adalah bagian dari mediasi transaksi tersebut. MyCOD JNE akan membantu pembeli dan penjual melakukan transaksi dengan sangat nyaman dan mudah .
Ide cerdas Aplikasi MyCOD JNE ini akan semakin membuat para penggila belanja online seolah merasa sangat dilayani. Dimanjakan.
Aparat kepolisian dan masyarakat secara luas juga akan terbantu dengan aplikasi MyCOD JNE ini karena juga dapat membantu mengurangi kejahatan Online. Khususnya pada jual beli secara online. Dimana hampir setiap hari kita mendengarkan di sosial media atau media massa banyak sekali kasus yang terjadi akibat transaksi jual beli online. Mulai dari orang biasa sampai dengan para pejabat. Mulai dari yang jumlahnya sedikit sampai dengan yang berjumlah puluhan juta. Mengerikan sekali.
Nah, dengan adanya aplikasi MyCOD JNE ini maka kejahatan serupa atau dengan modus baru jual beli online diharapkan dapat diminimalisir. Pembeli khususnya akan lebih merasa terlindungi dan terjamin keamanannya.
Oleh karena itu tak perlu takut ya atau ditipu saat belanja online kan sudah ada aplikasi MyCOD JNE yang bisa bikin kita aman dan nyaman.

Masih takut belanja online, gak kales.... MyCOD JNE solusinya

Hayuuk, donlot sekarang MyCOD JNE, pasang akunnya dan teruslah belanja! Belanja online itu asik dan menyenangkan loh.
4 comments

langkah cerdas bertransaksi pakai MyCOD ya. terima kasih sudah berpartisipasi ya mbak

Reply

Iya Mb, Terima aksh ya udah mampir

Reply

Sukses buat lombanya, Mbak :D

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin