Menu

Sabtu, 13 Februari 2016

/




Kelas Menulis Kedua


        Alhamdulillah pada pertemuan yang lalu kita sudah mulai dengan mengali ide , memetakan konsep dan melakukan observasi terhadap artikel yang akan di tulis. 

          Hampir semua peserta kelas nulis, membuat satu buah artikel. Ada yang sudah diketik rapi dan ada juga yang masih ditulis tangan. Salut saya sama ibu-ibunya. Eh, tapi ada yang salah membuat bukan artikel tetapi cerpen, hehehe. Gakpapa ya yang penting sudah menulis ya. 

          Semua idenya menarik, sebagian besar memang membahas mengenai kegiatan belajar mengajar di sekolah. Hal-hal yang berkaitan dengan murid, sekolah dan mata pelajaran serta cara guru mengajar. Termasuk soal masalah-masalah yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Jelas ya, wong pesertanya guru semua, hihihi.


          Kalo pertemuan lalu, saya mengingatkan bagaimana cara mudah menulis artikel. Kali ini yang akan dibahas mengenai bagaimana cara mengirimkan artikel tersebut ke media massa. 




Saya sudah  menyiapkan beberapa bahan yang berkaitan dengan hal tersebut. Saya membawa beberapa contoh tulisan saya yang sudah pernah dimuat di media massa seperti koran, tulisan yang saya posting di blog dan yang pernah saya ikutkan lomba.


Selain itu saya juga membawa alamat redaksi koran yang akan dituju oleh para ibu untuk mengirimkan artikelnya.

Pada saat ini fokus ibu-ibu akan mengirimkan artikelnya ke koran lokal terlebih dahulu. Untuk Bengkulu, hanya koran Rakyat Bengkulu dan sesekali Radar Bengkulu yang mempunyai kolom opini pembaca. Selebihnya belum ada. Semoga nanti kian bertambah ya, jadi kita bisa lebih leluasa memilih untuk mengirim ke koran apa dan peluangnya juga akan semakin besar.

Saya membagikan materi dan menjelaskan poin-poinnya secara detil. Lalu diadakan tanya jawab dan diskusi. Alhamdulillah semua mulai paham dan mengerti.


Setelah itu kami melakukan bedah artikel, tulisan para ibu yang sudah selesai kami baca dan diskusikan secara bersama-sama. Sehingga ada sesi perbaikan dan penambahan informasi. Dan akhirnya sempurna, siap dikirimkan ke media massa.

Di pertemuan berikutnya, kami akan membahas bagaimana cara mudah menuliskan cerita atau cerpen. 

Untuk memberikan semangat kepada para ibu-ibu akhirnya saya membuat proyek menulis sebuah buku antologi cerpen dan puisi yang berisikan pengalaman para guru yang tergabung di Salimah Bengkulu.



Ketika saya gulirkan hal tersebut, mereka jadi tambah semangat. Bahkan ibu ketua Salimah pun menyambut dengan senang hati. Beliau siap mengontak anggota Salimah lainnya yang basisnya guru dan mau menulis.

“Wah, bakal seru ini nanti, semoga bisa segera terealisasi ya. Semangat Buibu” Ucap Ibu Syafnizar.

Ternyata dengan membuatkan proyek penulisan seperti ini, dapat membuat semangat ibu-ibu untuk menulis semakin meningkat.

Saya sengaja, dalam metode belajar kelasa menulisnya tidak banyak teori, tetapi lebih banyak praktiknya dan langsung direalisasikan.

“Jadi, untuk pertemuan pekan depan, saya harap ibu-ibu sudah menyiapakan naskah cerpennya ya. Tulis tangan juga gakpapa. Kita lihat dan bahas nanti kalo sudah dibuat ya”

Ibu-ibunya tersenyum dan manggut-manggut.



“Wah, ini namanya kurikulum 13 ya Mbak Milda” ungkap salah satu Ibu diikuti dengan gemuruh suara  ibu-ibu  yang lain.

“Iya Bu, ngapain kita banyakin teori dan nyatat materi. Kan udah dari SD belajarnya, sekarang kita tinggal nulisnya aja Bu” jelas saya sambil tersenyum.

Hari ini, alhamdulillah sudah selesai pertemuannya, nanti akan dilanjutkan dengan pertemuan ke tiga membahas soal menulis cerita. Semoga ibu-ibunya tetap semangat ya.

Buat ibu lain yang mau mendaftar, boleh aja. Silakan hubungi ibu Syafnizar ya. 

Sampai jumpa dipertemuan Sabtu depan ya.   
6 comments

wah keren bikin antologi cerpen n puisi, pengen suatu saat bisa bikin antologi juga

Reply

Waa.. senengnya ada kelas menulis juga.. jadi pengen ngompori ibu2 arisan buat ngeblog juga nih mbak :D

Reply

Wah keren banget nih mbak :D
sayang kok khusus emak emak ya.. Hehehe

Reply

iya mb, sangat memotivasi, hayuuk kita bikin juga

Reply

iya, asik kayaknya kalo diskusi ttg blog juga

tapi yang ini fokusnya nulis artikel ama cerita dulu deh

Reply

iyalah, soalnya Salimah itu anggotanya para emak2 sahaja

ntar kita bikin yang khusus bapak2 ya :)

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin