Menu

Senin, 15 Februari 2016

/







          Usai menjemput Nawra les Bahasa Inggri di Colorado Course, kami memutuskan untuk makan nasi goreng. Salah satu alasannya kerena tadi di sekolah Nawra tidak menghabiskan bekal makan siangnya karena basi, hiik.

          Iya, tadi Nawra minta dibawain bekal nasi uduk. Mungkin karena dimasaknya sudah lama dan makannya pas jam dua belas siang saat istirahat siang , nasinya sudah tak enak lagi. baiklah kita lupakan sejenak nasi uduk yang basi tersebut,

          Di dekat lokasi les Nawra di sekitaran Jalan S. Parman tersebut banyak terdapat tempat pilihan makan. Setelah melihat dengan seksama, akhirnya pilihan jatuh pada Kedai Bandung (KDB) Bengkulu. Tempat yang asri dan sedikit berbeda membuat makin mantapnya pilihan kami ke sana

          Nawra memilih menu nasi goreng KDB
          Saya memilih minuman juice Melon dan Surabi rasa coklat susu
          Serta air mineral yang segar satu botol

          Pesanan kami tak lama datang, dalam kondisi masih hangat. Nawra menunggu sejenak untuk makan karena masih panas.

          Tampilan nasi gorengnya rapi, ada nasi yang dibentuk bulat seperti biasa, ada irisan tomat dan timun. Ada sambal serta irisan atau suwiran ayam goreng. Rasa ayam gorengnya gurih. Nasinya juga enak dan pas di lidah. Oh, ya nasi goreng tak ada kerupuk rasanya tak lengkap bukan. Di pinggiran piringnya ada beberapa buah kerupuk oren. Nasi goreng siap dimakan, yummy.



          Juice Melonnya enak, segar dan manis. Kali ini rasa manisnya agak sedikit berlebihan apalagi jika diminum setelah makan Surabi, makin terasa manis. Saya iseng akhirnya Surabi, saya olesin sambel yang ada di nasi goreng, sehingga rasanya agak pedas, hehehe.

          Karena agak sedikit pedas, minum juice Melonnya jadi tambah asik. Tak berasa terlalu manis. Malah ngepas di lidah. Rasa Melonnya yang segar membuat ketagihan dan rasa haus hilang.



          Surabi coklat susu ini sedap sekali, apalagi jika disantap selagi hangat. Berasa empuk, gurih dan manis. Lumeran susu dan coklatnya membuat Surabi kian terasa sedap disantap. Saya menghabiskan Surabinya pelan-pelan. 

          Ketika akan memotong Surabinya tadi dengan pisau, sendok garpunya goyang-goyang, hehehe. Lalu saya meminta kepada pelayan untuk menukarnya dengan yang lain. Setelah diganti memotong Surabi menjadi lebih nyaman apalagi saat memakannya.



          Untuk tiga jenis makanan tersebut, kami dikenai harga sebanyak Rp. 36.000,- lumayan murah ya atau mahal. Ya, tergantung dengan pembeli dan selera ya.

          Di sana selain menu pesanan kami tersebut juga tersedi berbagai menu yang lain. Sebagian besar makanan dan minumannya sudah sangat akrab dengan lidah kita. Jenis minuman pun beragam. Surabi juga tersedia dalam berbagai rasa. Harga makanan dan minumannya juga sangat terjangkau di kantong. Lokasinya yang strategis membuat tempat makan ini selalu rame dikunjungi .

          Sepanjang kami menikmati makan, kami dan dan pengunjung yang lain disuguhi dengan live musik. Ada sekumpulan orang dengan mengunakan dua buah gitar dan seorang vokalis yang menghibur pengunjung dengan lantunan lagu-lagu yang asik. Pengunjung pun dipersilahkan jika ingin menyumbangkan lagu kesayangannya.

          Selama kami makan, kira-kira kami mendengarkan sekitar lima lagu. Ada lagu pop Indonesia dan beberapa lagu luar negeri. 

          Kami dan pengunjung yang lain sangat merasa terhibur dan sangat menikmati sore yang akan segera berganti senja. Tak berapa lama langit Magrib segera muncul. Kami pun segera pulang. 

          Oh, ya di sana pengunjung tetap dikenai biaya parkir. Baik kendaraan motor dan mobil. Itu sudah biasa ya. Cuma harga makanannya sepertinya sudah termasuk harga pajak karena dislip bonnya saya tak melihat adanya tambahan biaya pajak. Yang biasanya sebesar 10 persen.

          Kalo kangen Bandung di Bengkulu, ya mampir aja deh ke Kedai Bandung Bengkulu, dijamin rasa kangennya hilang.  
18 comments

wah enak tu ya, jadi pecinta kuliner Bandung bisa makan disana.

http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

Reply

Ada juga ya kedai makanan Bandung di Bengkulu.... Wah enak nya ^_^

Reply

Surabinya kok kayaknya encer/lembek banget gitu ya mbak hehe..
kalo di smapit gak ada kedai khusus khas bandung, paling roti bakar sama bubur ayam hehe

Reply

Aduh saya pengen surabi mba, dah lama ga makan surabi.

Sudah saya follow blognya ya mba

Reply

Waah asyik nih ntar kalo pulkam bisa mampir

Reply

Ih nasi gorengnya masih dikasih toping sambel, enaknyaaa... bikin laperrr

Reply

Iya Mb, lumayan obat kangen

Reply

hehehe, kayaknya makanan Bandung ada dimana-mana ya Mb

Reply

iya, Mb hayuuk cari sebelum ngences

ma kasih yo

Reply

lumayanlah yuk, harganya juga damai

Reply

iya, sambelnya manis2 pedas begitu, hehehe

Reply

iyap, itu kayaknya karena masih panas lalu diberi susu dan coklat,
kalo menurut Nawra sih sama kayak martabak cuma ini bentuknya kecil

Reply

Jusnya pas banget buat udara panas gini ....

Reply

Aih nasgornya bikin perut keroncongan jam segini

Reply

hahaha, Mba ku...hayuuk makan

Reply

aku orang Bandung, dan belum pernah ke Bengkulu Mba.. hehehe salam kenal ya.. blognya udah aku follow.. please followback ya Mba..aku udah kirim ke emailnya:) makasi Mba...

www.olivelatuputty.com/blog

Reply

wah, hayuuk kemari Mb..soal makanan aman banyak kok makanan Bandung di sini

oke deh :)

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin