Menu

Sabtu, 26 Desember 2015

/






        Saat melakukan kegiatan meresensi itu artinya kita sedang bertanya apakah pembaca akan memetik atau tidak manfaat dari suatu  karya untuk dirinya secara pribadi (fisik, emosi, intelek, watak atau mental hidup rohani) dan apakah suatu karya tersebut juga bermanfaat  bagi perkembangan masyarakatnya. Penulis resensi harus bisa menyampaikan dua lapis penilaian atau pertimbangan. Yaitu nilai literasi dan maanfaatnya untuk hidup dan nilai literasi yang terungkap dari apresiasi tersebut, serta manfaatnya bagi masyarakat secara luas. 

Tujuan Dari Kegiatan Resensi antara lain adalah

1. Mengungkap penghayatan dan penikamatannnya terhadap sebuah buku.

2. Menyingkap pesona buku sehingga rih buku menjadi lebih hidup dan pembaca lain dapat mengungkap kekaguman terhadap kemampuan pemahaman bacanya.

3. Mengapresiasi kebutuhan masyarakat akan buku yang diresensinya itu.


Berdasarkan substansi buku yang dikritik, resensi terbagi menjadi dua, yaitu:

1. resensi karya fiksi (karya sastra)

2. resensi karya nonfiksi (karya ilmiah)

Tahapan Menulis Resensi

A. Pratulis, meliputi hal-hal sebagai berikut:

a. Jenis buku
b. Topik umum buku
c. Segi khusus buku
d. Tujuan pengarang
e. Tema pengarang
f. Metode penataan atau alur
g. Nada, yang terkait dengan sikap pengarang terhadap topik dan pembaca
h. Suasana, yang terkait dengan tema, gaya, yang terkaitdengan kekuatan pengungkapan
i. Sidang pembaca yang ditinjau, kebutuhan yang dilihat
j. Latar belakang pengarang
k. Ringkasan isi buku

B. Penulisan, meliputi ide-ide berupa kritik yang telah dipersiapkan pada tahap pratulis, diekspresikan dalam wujud karya tulis resensi, dengan struktur tulisan berikut.

1. Paragraf pembuka (sekurang-kurangnya satu paragraf)

a. memberitahukan terbitnya buku baru dengan adat penerbitnya, yaitu pengarang, judul buku, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, jumlah halaman buku, termasuk yang berangka Romawi;
b. menyingggung kebutuhan masyarakat akan suatu bidang;
c. memberitahukan jenis buku, topic dan segi khusus buku, pembaca yang dituju, pemenuhan kebutuhan pembaca;
d. memberitahukan riwayat hidup dan reputasi pengarang, latar belakang penulisan buku, persamaan dan perbedaan dengan buku sejenis.

2. Paragraf peringkas (sekurang-kurangnya satu paragraf)

a. memberitahukan tujuan, tema buku, intisari isi buku.
b. memberitahukan sikap pengarang terhadap topik dan pembaca serta nadanya.

3. Paragraf tanggapan (kurang lebih tiga paragraf)

a. menanggapi bahasanya
b. menanggapi pengalaman indraan
c. menanggapi pengalaman nalaran

4. Paragraf penyimpul (sekurang-kurangnya satu paragraf)
 Menyampaikan manfaat buku untuk masyarakat pembaca, yangng menyangkut baik nilai kenikmatan maupun kehimatan.

C. Pasca Tulis, dalam tahap ini penulis resensi mengoreksi dan merevisi bagian-bagian dari hasil koreksi. Tujuannya adalah untuk meyakinkan bahwa resensi ini sudah sempurna dan dapat disampaikan kepada khalayak.

        Mudah bukan cara melakukan kegiatan resensi. Hayuk, dicoba dari buku-buku koleksi pribadi kita yang ada di rumah. Pilihlah salah satu buku yang kita anggap menarik. 

Lalu cobalah ikuti tahapan dari menulis resensi tersebut. Setelah itu kita baca kembali ulasannya yang kita tulisan. Lakukan pengeditan secukupnya agar tulisan terlihat lebih menarik. Lalu baca lagi tulisan yang sudah diperbaiki tersebut. Jika dirasa sudah cukup sempurna, lalu segera kirimkan kepada penulisnya, penerbit atau media untuk mereka baca dan terbitkan.

Setiap penulis akan merasa sangat senang jika ada yang bisa melakukan resensi terhadap karyanya. Dengan membaca resensi, penulis akan mendapatkan informasi mengenai karya yang sudah dia hasilkan. Penulis bisa mengetahui sisi kelebihan dan kekurangan serta manfaat dari tulisannya bagi orang lain.

        Oke, tunggu apa lagi mari kita membaca buku dan meresensinya, semangat ya!
4 comments

Iya setuju sama pernyataan mbak.e di atas
akunya blum terbiasa buat resensi buku.
Kudu dibookmark ini mbak
hhhee mkasih bnyak utk sharingnya ya mbam ^_^

Reply

Sama dik, saya juga belum terlalu paham soal resensi, padahal bukunya banyak juga. makanya saya ngebahas soal ini, supaya semangat buat nulisnya juga :)

Reply

Kayaknya aku Harus sering-sering menulis resensi nih kayaknya. Biar makin terbiasa. Makaish infonya mba

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin