Menu

Sabtu, 22 November 2014

/
Hari ini, adalah kegiatan mabit ( Malam bina iman dan takwa) pertama kali yang diikuti oleh kakak Nawra di sekolahnya. Yang diwajibkan untuk hadir adalah siswa laki-laki dan perempuan kelas 3 – 6 SDIT Rabbani Tanah Patah.

Di surat pemberitahuannya diharapkan sudah datang jam 17.00 wib. Namun karena kakak Nawra harus les renang dulu, terpaksa datang tadi jam 18.00 wib. Pas kak Nawra datang teman-temannya sudah siap  hendak melakukan salat maghrib. Teman-temannya menyambut kak Nawra dengan riang gembira.

Yah, untuk keterlambatan datang hari ini sudah saya konfirmasi sebelumnya dengan ustad Rusman, sebagai wlai kelasnya karena meski ada kegiatan di sekolah. Jadwal les renangnya harus tetap berjalan seperti biasa. Sayang waktunya dan kegiatannya sudah terjadwal.

Sebelumnya juga setelah salat Dzuhur, kak Nawra tidur siang dulu supaya tidak terlalu capek untuk mengikuti rangkaian kegiatan mabitnya nanti. Mana Abahnya sedang dinas keluar kota, di Bekasi, jadi ya terpaksa saya bolak balik mengantar dan mengurusi keperluannya sendiri. Menjemput dan mengantar. Semoga menjadi ladang amalan kebaikan dan ibadah. Aamiin

Apa sih, persiapan kak Nawra mabit yang pertama kali ini. Wuih, banyak sekali yang perlu dipersiapkan. Diantaranya adalah membawa bantal (ini harus memilih, apa mau membawa bantai atau boneka  : Kak Nawra memilih bantal) selimut atau kain, senter (kebetulan ada senter kepala cik sum), terus membawa sikat gigi dan pasta giginya, membawa autan atau lotion anti nyamuk, membawa pakaian tidur, mukena, dan yang pasti membawa bekal makan malan dan sneknya. Pokoknya banyak amat dan komplit, ckckck

Untuk persiapan mabit ini, kak Nawra heboh banget. Tasnya di bawa kemana-mana, perlengkapannya juga dicek berkali-kali, kuatir ada yang tertinggal atau lupa. Adek Athifah tidak boleh memegang tasnya, hehehe. Padahal dedek Athifah pengen tau dan mau cari tahu. Semua ingin dia pegang dan liat. 

Melihat beitu banyak persiapan yang harus dibawa, terpaksa kak Nawra mengeluarkan tas dorong strawbery shortcake yang jarang sekali dia pergunakan kecuali akan berpergian jauh ke luar kota. “ada gunanya juga tas ini ya Mi,” seloroh kak Nawra

Salah satu permintaannya malam ini adalah membawa makan ayam fried chicken. Jadi tadi seusai renang dari teluk benoal di Hibrida, kami langsung menuju ayam Labaik di daerah Lingkar Barat, tak jauh dari tempat ojek mangkal. Namun sayang nasinya sedang habis, jadi cuma membeli ayam fried chicken bagian dada saja. Nasinya terpaksa beli nasi uduk di Tanah Patah.  Modal makannya malam ini ayam sepuluh ribu dan nasi lima ribu, hehehe. Lumayan hemat daripada beli di saimen ya.

Alhamdulillah, akhirnya hari ini semua dapat dijalani, renang tetap jalan dan sekarang mabit. Semoga kak kuat dan sehat ya. Tadi sebelum pulang, saya sempat berpamitan dan menitipkan kak Nawra kepada ustadzah-ustadzahnya. 

Besok, in sha Allah akan saya jemput sekitar jam 07.30 wib sesuai dengan jadwal yang sudah ada di surat pemberitahuan. 

Semoga malam ini kak Nawra mendapatkan pencerahan, ilmu bermanfaat dan bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik. Menjadi muslimah dan pelajar yang sholeha. Aamiin.
2 comments

Assalammualaikum,
Salam kenal, mba.. sy Nina. Kbetulan sy br pindah k Bengkulu.
Lg cr tempat buat tmp les renang anak saya. Kalau dr klinik ummi dr. Yudho, ini k arah mana y tmpnya?

Terimakasih byk sblmnya..

Reply

Wah, dekat banget dengan Klinik pak Yudo, cari aja kolam renang Teluk Benoal. temui pak Heri

Reply

Terima ksih sudah mampir dan komen di blog saya. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin